Sabtu, 09 Desember 2017

MUI sampai Ormas Pemuda Maluku Utara Menolak Khilafah di Indonesia

Ternate, Bupati Tegal?



Organisasi masyarakat (ormas) kepemudaan, keagamaan dan Lembaga Sosial Masyarakat di Maluku Utara (Malut) menyampaikan pernyataan sikap menolak keberadaan organisasi yang bertujuan mengganti dasar negara Pancasila menjadi khilafah. Pernyataan sikap tersebut dikemukakan pada pada konferesi pers di Meeting Room Florida, Ternate, Maluku Utara, Rabu, 19 April lalu.

Pernyataan sikap tersebut adalah sebagai berikut: pertama, menolak seluruh aktivitas dan ideologi HTI tentang khilafah di NKRI terutama di Maluku Utara karena berakibat pada perpecahan anak bangsa.

MUI sampai Ormas Pemuda Maluku Utara Menolak Khilafah di Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)
MUI sampai Ormas Pemuda Maluku Utara Menolak Khilafah di Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)

MUI sampai Ormas Pemuda Maluku Utara Menolak Khilafah di Indonesia

Kedua, menolak semua kegiatan dan propaganda HTI tentang khilafah di NKRI, terutama di Malut apalagi dengan maksud merubah Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia.

Selanjutnya, mendesak kepada instansi terkait, dalam hal ini pihak Kepolisian, Kejaksaan, Kesbangpol dan sebagainya, untuk membubarkan HTI, karena tidak sesuai dengan kultur dan budaya Indonesia sekaligus mengancam keutuhan NKRI.

Bupati Tegal

Mereka juga mendesak kepada aparat yang berwenang untuk menindak secara tegas organisasi atau perseorangan yang menyebarkan ideologi yang mengarah pada gerakan anti-NKRI, dan meminta kepada pengikut HTI untuk kembali pada ajaran Islam Ahlusunnah wal-Jama’ah (Aswaja) dalam bingkai NKRI.

Salah seorang tokoh pemuda Ternate Rahdi Anwar menyampaikan, pada dasarnya ia dan warga Maluku Utara tidak menolak secara agama, tapi menolak karena kelompok tersebut berupaya mengantikan Pancasila sebagai dasar negara ini.

Pancasila, menurutnya, adalah rumusan para pendiri bangsa, maka sudah menjadi tugas dan kewajiban pemuda di seluruh tanah air untuk tetap menjaga dan mempertahankannya dari gangguan ideologi lain.?

Peryataan sikap tersebut ditandatangani 22 perwakilan Ormas di Malut yang hadir dalam deklarasi penolakan HTI yakni,

Bupati Tegal



1. Drs. H. Harun ? Ginoni,M.Ag (MUI Malut)

1. Dr. Adnan Mahmud (Ketua PCNU Kota Ternate)

2. Suratin Ibrahim ? (Ketua MUI Kota Ternate)

3. Din senen ? (Ketua Parmusi Malut)

4. Rizal Ambarak ? (Ketua FKPPI Kota Ternate)

5. Hi. M. Kasim Haya (Ketua KBPP Polri)

6. Rahdi Anwar ? (Ketua PC Ansor Kota Ternate)

7. Helon Sauban (GMKI Cabang Ternate)

8. Risno wahid ? (KNPI Kota Ternate)

9. Iwan marwan (GMNI Cab. Ternate)

10. Maswa (PC Fatayat NU) ?

11. Ismail Maulut ? (Ketua HMI Cab. Ternate)

12. Rusdi S Tawari (KAHMI)?

13. Silfan Jaguna (IMM Cab. Ternate)

14. Amirudin Ais (Pemuda Muhamadiyah Malut)

15. Muhlis Abas (GPI)?

16. H Nurhadi (LDII Malut)

17. PC PMII Cabang Ternate

18. Garot Baisya

19. Garuda KPP-RI Malut

20. Cengke Malut

21. Santrani Abusama (Pemuda Pancasila Malut)(Abdulharis Doa/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Amalan Bupati Tegal

Bupati Tegal - Kabupaten tegal. MUI sampai Ormas Pemuda Maluku Utara Menolak Khilafah di Indonesia di Bupati Tegal - Kabupaten tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Bupati Tegal - Kabupaten tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Bupati Tegal - Kabupaten tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Bupati Tegal - Kabupaten tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock