Tampilkan postingan dengan label Kajian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kajian. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Maret 2018

Matori Abdul Djalil Meninggal Dunia

Jakarta, Bupati Tegal

Mantan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Matori Abdul Jalil meninggal dunia pada Sabtu (12/5) malam di Jakarta setelah menderita sakit pada beberapa bulan terakhir. Politisi dari kalangan Nahdlatul Ulama itu meninggal dalam usia 64 tahun.

Sejumlah karangan bunga bertuliskan ucapan duka cita berjejer di depan rumah almarhum Jl Elang Emas Prima, Tanjung Barat Jakarta Selatan, antara lain dari Ketua Dewan Syura DPP PKB KH Abdurrahman Wahid dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno putri.

Selasa, 30 Januari 2018

Kopisoda, Komunitas Pecinta KH Sholeh Darat

Semarang, Bupati Tegal

Sekelompok orang yang mencintai dan berusaha mendalami keilmuan KH Sholeh bin Umar as-Samarani alias Mbah Sholeh Darat membentuk sebuah komunitas bernama “Kopisoda” (Komunitas Pecinta KH Sholeh Darat). Mereka menggelar pengajian rutin, mempelajari sejarah, serta menelursuri karya-karya salah satu mahaguru ulama Nusantara itu.

Ahad (20/3) kemarin, Kopisoda menggelar pengajian perdana kitab Hidayatur Rahman. Kitab yang berisi tafsir surat al-Fatihah dan al-Baqarah ini merupakan ringkasan dari salah satu karya Mbah Sholeh Darat, kitab Faidurrahhman, yang konon pernah dihadiahkan kepada RA Kartini sebagai kado pernikahan.

Kopisoda, Komunitas Pecinta KH Sholeh Darat (Sumber Gambar : Nu Online)
Kopisoda, Komunitas Pecinta KH Sholeh Darat (Sumber Gambar : Nu Online)

Kopisoda, Komunitas Pecinta KH Sholeh Darat

Pembacaan kitab yang dipandu H. Inamuz Zahidin tersebut diselenggarakan di Masjid Kyai Sholeh Darat Jalan Kakap Darat Tirto Nomor 212 Semarang Utara. Kegiatan maulid Nabi dan peringatan haul Mbah Sholeh Darat juga telah digelar empat kali di masjid ini.

Bupati Tegal

Agus Taufik, keluarga KH Sholeh Darat, mengapresiasi pembentukan Kopisoda sebagai sarana melestarikan dan mengaji kitab-kitab KH Sholeh Darat. Ia yakin, masih banyak keilmuan guru pendiri NU KH Muhammad Hasyim Asy’ari dan pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan tersebut yang masih terpendam bersamaan dengan kitab-kitabnya yang belum ditemukan.

Bupati Tegal

"Ikhtiar kami bagian dari keluarga dan jamaah ingin melestarikan perjuangan Mbah Sholeh Darat," tutur Agus Taufiq. Menurutnya, kegiatan seperti ini perlu dikembangkan secara istiqamah.

Acara pengajian dimulai dengan pembacaan tahlil dipimpin K. Mukri selaku sesepuh takmir masjid. Hadir dalam kesempatan ini H Ashom (ketua PCNU Kota Semarang), H. Inamuzzahidin (koordinator Kopisoda), Hj Sri Suhanjati Sukri (tokoh Aisyiyah), H Imam Taufiq dari MUI Jateng, M. Rikza Chamami (dosen UIN Walisongo), dan pecinta kajian Mbah Sholeh Darat lainnya. Rencananya, kegiatan serupa diadakan rutin tiap Ahad minggu ketiga saban bulan.

Menurut Sri Suhanjati Sukri yang menggeluti penelitian mengenai Mbah Sholeh Darat berharap ke depan ada Mbah Sholeh Darat Center untuk menampung dan mengambangkan pemikiran dan hasil karya Mbah Sholeh Darat.

Tercatat 13 kitab yang telah ditemukan Kopisoda. Dan pada pertemuan kali ini Agus Taufiq memperlihatkan temuan kitab tambahan, yakni Aqiqatut Tajwid dan Fil Biladil Mukarramah al-Musyarrafah.

Para anggota Kopisoda yang aktif berkominikasi melalui media sosial ini akan berkunjung ke berbagai masjid dan lintas organisasi untuk mengenalkan lebih dalam sosok Mbah Sholeh Darat. Pertemuan mendatang 17 April bertempat di masjid Kauman Agung Semarang.

"Tidak ada sekat diantara kita, mbah Sholeh Darat milik kita semua," kata Agus Taufiq. (Mukhamad Zulfa/Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Tegal, Kajian Bupati Tegal

Minggu, 28 Januari 2018

PMII Bangkalan Jadikan Zikir dan Pikir Landasan Gerakan

Jakarta, Bupati Tegal - Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bangkalan menyatakan komitmen untuk zikir dan pikir sebagai titik tolak gerakannya. Mereka meyakini keduanya dapat mengantarkan gerakan mereka pada kesalehan individu dan kesalehan sosial.

Demikian disampaikan Ketua PMII Bangkalan Mufti Shohib dalam peringatan Harlah Ke-56 dan Isra Mi’raj di altar Stadion Gelora Bangkalan, Senin (25/4) malam.

PMII Bangkalan Jadikan Zikir dan Pikir Landasan Gerakan (Sumber Gambar : Nu Online)
PMII Bangkalan Jadikan Zikir dan Pikir Landasan Gerakan (Sumber Gambar : Nu Online)

PMII Bangkalan Jadikan Zikir dan Pikir Landasan Gerakan

“Dengan semangat dzikir sebagai maifestasi penghambaan kader, dengan semangat berpikir sebagai manifestasi tanggung jawab intelektualitas kader, dan dengan semangat amal sholih sebagai manifestasi PMII selaku insan pergerakan, PMII Bangkalan berkomitmen mengawal realisasi nilai zikir, pikir dan amal saleh di kalangan mahasiswa, birokrasi, kalangan politisi, akademi, dan masyarakat secara umum,” kata Mufti Shohib di hadapan ratusan kader PMII Bangkalan.

Pada peringatan harlah ini mereka mengangkat tema Meneguhkan Semangat Jihad PMII dengan Zikir, Pikir, dan Amal Sholeh. Mereka membaca shalawat bersama. Mereka juga menggelar tabligh akbar yang diisi da’i alumnus PMII KH Farmadi Hasyim. Peringatan ini  dimeriahkan oleh jam’iyah shalawat Nasyid Islami Bangkalan.

Bupati Tegal

Bupati Tegal

Mufti Shohib meyakini tema yang diusung ini dapat menggerakan aktivis PMII Bangkalan menuju arah yang lebih baik.

Peringatan ini merupakan acara puncak dari sejumlah rentetan acara yang diselenggarakan PMII Bangkalan dalam rangka peringatan Harlah Ke-56 PMII. Sebelumnya mereka mengadakan lomba karya ilmiah, lomba debat, pembinaan jurnalistik, publik speacking, dan temu alumni PMII Bangkalan.

Wakil Bupati Bangkalan Ir KH Mondir Rofii menyampaikan apresiasinya atas peringatan ini. “Kegiatan ini merupakan langkah yang sangat bagus oleh PMII Bangkalan. Mudah-mudahan PMII Bangkalan semakin berjaya dan mampu menjadi jawaban atas maraknya persoalan kebangsaan kita,” kata Ir KH Mondir Rofii. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Kajian, Santri Bupati Tegal

Senin, 22 Januari 2018

Usai Bom di Samarinda, Para Ulama Sulbar Diminta Tingkatkan Kepedulian

Mamuju, Bupati Tegal - Setelah kasus bom gereja di Samarinda, Badan Nasional Penanggulangan Teroris langsung melakukan langkah dalam menghambat ajaran radikalisme dan terorisme di Indonesia. Kali ini BNPT melibatkan ulama dan dai se-Sulawesi Barat untuk ikut serta dalam melakukan proses pencegahan paham kekerasan dalam masyarakat.

Kegitan ini menghadirkan Direktur Deradikalisasi BNPT Irfan Idris sebagai pembicara nasional. Dalam paparnya ia menyampaikan bahwa, "Kita dikuasai kelompok radikalisme, untuk itu kita harus sharing informasi dalam menghambat paham kekerasan ini," ujarnya, Kamis (17/11) itu di hadapan 150 peserta dialog pelibatan dai FKPT Sulbar di Hotel DMaleo.

Usai Bom di Samarinda, Para Ulama Sulbar Diminta Tingkatkan Kepedulian (Sumber Gambar : Nu Online)
Usai Bom di Samarinda, Para Ulama Sulbar Diminta Tingkatkan Kepedulian (Sumber Gambar : Nu Online)

Usai Bom di Samarinda, Para Ulama Sulbar Diminta Tingkatkan Kepedulian

Irfan mengatakan, kelompok teroris adalah kelompok kecil tapi memiliki rencana yang besar, dan masyarakat adalah kelompok besar tapi tidak memiliki rencana yang besar. "Untuk itu saya mengajak kepada seluruh Indonesia khususnya masyarakat Sulawesi Barat dalam meningkatkan kepeduliannya dalam menghadapi tejangan kelompok kekerasan ini" pintanya.

Bupati Tegal

Menurutnya, dunia pendidikan dan tokoh pendidikan juga menjadi ujung tombak dalam melakukan tindakan pencegahan terhadap paham anti toleransi, khususnya bagi generasi muda negeri ini.

"Kehadiran BNPT dalam melakukan pencegahan dengan menggunakan pendekatan lunak perlu kita apresiasi dengan ikut terlibat dalam menghalau paham radikalisme dan terorisme dengan mengedepankan prinsip-prinsip moderat dan toleransi," tutupnya. (Mahbib)



Bupati Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Kajian Bupati Tegal

Minggu, 21 Januari 2018

IPNU-IPPNU Jepara Gelar Lomba Cipta Puisi

Jepara, Bupati Tegal . Pimpinan Cabang (PC) IPNU-IPPNU kabupaten Jepara dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda dan Pahlawan menggelar Lomba Cipta Puisi. Perlombaan ini mengangkat tema “Sumpah Pemuda Bangkitkan Semangat Jiwa Kepahlawan Kader Bangsa”.

Puisi mesti dikirim peserta selambat-lambatnya Rabu (5/11) mendatang. Persyaratan lomba, di antaranya, peserta merupakan pelajar MTs atau sederajat, MA atau sederajat, serta Pimpinan Ranting IPNU-IPPNU se-Kabupaten Jepara dengan usia 12-23 tahun; peserta juga mesti mendapat rekomendasi dari instansi terkait; serta menyertakan fotokopi kartu pelajar/ KTP.

IPNU-IPPNU Jepara Gelar Lomba Cipta Puisi (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU-IPPNU Jepara Gelar Lomba Cipta Puisi (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU-IPPNU Jepara Gelar Lomba Cipta Puisi

Persyaratan lain peserta adalah individu, setiap instansi diperbolehkan mengirimkan lebih dari 1 peserta dan setiap peserta hanya diperbolehkan mengirim satu puisi.

Bupati Tegal

 

Ketua IPNU Jepara, Muhammad Khoironi menyatakan kegiatan bertujuan untuk membangkitkan semangat menulis pelajar NU. Disamping itu, untuk mendorong kepedulian terhadap sejarah dan kemajuan bangsa.

Bupati Tegal

Bagi pemenang lanjut Khoironi 3 juara akan memperoleh tropi, sertifikat dan buku. “InsyaAllah karya terbaik akan kami bukukan dan publikasikan di web IPNU-IPPNU Jepara, tambahnya.

Info lanjut mengenai lomba silakan menghubungi 085 290 462 092 / 085 641 158 922/ 085 225 192 933. (Syaiful Mustaqim/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Kajian, Internasional Bupati Tegal

Kamis, 18 Januari 2018

MWCNU Semin Pilih Kepengurusan periode 2012-2017

Gunungkidul, Bupati Tegal. Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Semin menggelar konferensi di Komplek Pondok Pesantren Al-Jauhar Sunan Pandanaran Dusun Tlepok Desa Semin Kecamatan Semin Kabupaten Gunungkidul, Ahad (22/4).?

Konferensi kali ini bertemakan “Menjalin Persaudaraan Untuk Membangun Kesadaran Bermasyarakat Berbangsa Dan Bernegara Yang Rohmatan Lil ‘ Alaminn.” Acara ini dibuka langsung oleh Camat semin.?

MWCNU Semin Pilih Kepengurusan periode 2012-2017 (Sumber Gambar : Nu Online)
MWCNU Semin Pilih Kepengurusan periode 2012-2017 (Sumber Gambar : Nu Online)

MWCNU Semin Pilih Kepengurusan periode 2012-2017

Selain itu Pengurus Muhammadiyah serta berbagai kalangan pemerintahan Kecamatan Semin baik sipil maupun militer Juga ikut serta dalam acara pembukaan konferensi tersebut. Konferensi MWCNU Semin Ke 10 ini diikuti 150 peserta dari PRNU se-Kecamatan Semin, Pengurus MWCNU Kecamatan Semin masa khidmat 2007-2012 dan dari PCNU Kabupaten Gunungkidul.

Bupati Tegal

“Rencananya acara pelantikan pengurus terpilih ? MWCNU Kecamatan Semin masa khidmat 2012-2017 akan dilaksanakan Pengajian Akbar yang Insyaallah akan dihadiri oleh Al-Habib Syeikh Bin Abdul Qodir Assegaf pada bulan Juni 2012,” tutur Mulyadi selaku Ketua panitia.

Dalam pemilihan Rais Syuriyah dilakukan dengan musyawarah yang memilih KH Mustajib Muhyi. Pemilihan Ketua Tanfidziyah juga dilakukan dengan musyawarah dan berhasil memilih Mulyadi ? sebagai Ketua Tanfidziyah MWCNU Semin Periode 2012 – 2017.

Bupati Tegal

Untuk penyempurnaan kepengurusan dibentuk Badan Formatur yang terdiri dari wakil Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama’ Kabupaten Gunungkidul, KH Mustajib Muhyi Sebagai Rois Syuriah terpilih, Mulyadi dan dibantu oleh 11 anggota yang terdiri dari wakilPengurus MWCNU demisioner dan ranting NU se-Kecamatan Semin.

Redaktur ? ? ? : Syaifullah Amin

Kontributor : ? Khairul Rasyid

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal PonPes, Kajian Bupati Tegal

Selasa, 16 Januari 2018

Rem Kaki

Salah satu kegemaran Gus Dur adalah berkunjung dan berbincang dengan para kiai di berbagai pelosok, bahkan yang terpencil sekalipun. Suatu kali, Gus Dur berkunjung ke salah seorang kiai di Rembang, yakni Kiai Sulang Wahab.

Kiai yang namanya nyetrik ini cukup populer di kalangan pengikutnya. Istrinya adalah seorang anggota DPRD.

Saat itu istri Kiai Wahab mendapat jatah sepeda motor dinas yang kemudian langsung saja dijajal oleh kiai itu. Dan ternyata akibatnya lumayan, dia menabrak sebuah rumah. Sepeda motornya rusak sana-sini dan dia sendiri luka-luka.

“Kenapa Kiai bisa nabrak begitu?” tanya Gus Dur.

Rem Kaki (Sumber Gambar : Nu Online)
Rem Kaki (Sumber Gambar : Nu Online)

Rem Kaki

“Habis saya ngeremnya pakai rem kaki,”? jawabnya.

“Loh, bukannya memang musti pake rem kaki?” tanya Gus Dur heran.

Bupati Tegal

“Maksudnya, remnya pakai kaki saya, karena saya nggak tahu itu cara ngeremnya bagaimana,”

“Besok lagi jangan diulang, kiai! Rumah yang ditabrak bisa roboh,” kata Gus Dur. (Moh. Lilik Wijanarko Nawawi)

Bupati Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Tokoh, Kajian Bupati Tegal

Senin, 15 Januari 2018

LPBI NU Gelar Pelatihan Pemetaan Kajian Risiko Bencana

Jakarta, Bupati Tegal - Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) dengan dukungan dari Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Australia menyelenggarakan Pelatihan Penyusunan Kajian Risiko Bencana. Pelatihan yang berlangsung di di BBPBAP Jepara, Senin-Jumat (20-24/2) ini merupakan rangkaian program penguatan kapasitas pemerintah dan masyarakat lokal dalam kesiapsiagaan untuk respon bencana yang cepat dan efektif.

Pelatihan ini diselenggarakan untuk memperkenalkan dan mengaplikasikan aplikasi Java Open Street Map (JOSM) yang merupakan sumber terbuka (open sources) sebagai salah satu tools dalam penanggulangan bencana alam.

LPBI NU Gelar Pelatihan Pemetaan Kajian Risiko Bencana (Sumber Gambar : Nu Online)
LPBI NU Gelar Pelatihan Pemetaan Kajian Risiko Bencana (Sumber Gambar : Nu Online)

LPBI NU Gelar Pelatihan Pemetaan Kajian Risiko Bencana

Pelatihan ini diikuti oleh 22 orang peserta yang merupakan perwakilan dari BPBD, OPD Terkait, LPBI NU, Pramuka, PMI, Perguruan Tinggi yang berasal dari Kabupaten Jepara dan Kudus, Jawa Tengah.

Bupati Tegal

Pelatihan dibuka oleh Kepala BPBD Kabupaten Jepara Lulus. Dalam sambutannya Lulus menyampaikan apresiasi program yang dilakukan oleh LPBI NU, karena Jepara terpilih menjadi pilot dari program LPBI NU. Kedua, Jepara juga sangat rawan bencana sehingga pelatihan kajian risiko bencana dapat menjawab kebutuhan yang? selama ini kami harapkan di Jepara.

Ketua LPBI NU PBNU M Ali Yusuf menyatakan, untuk menyusun rencana dan aksi penanggulangan bencana yang sistematis, terarah dan terpadu, diperlukan dasar yang kuat untuk pemaduan dan penyelarasan arah penyelenggaraan penanggulangan bencana pada suatu daerah atau kawasan.

Bupati Tegal

Menurutnya, di sini letak penting adanya kajian risiko bencana sebagai perangkat untuk menilai kemungkinan dan besaran dampak (korban dan kerugian) dari ancaman bencana yang ada. Dengan mengetahui kemungkinan dan besaran korban dan kerugian, fokus perencanaan dan keterpaduan penyelenggaraan penanggulangan bencana menjadi lebih efektif.

“Dapat dikatakan, kajian risiko bencana merupakan dasar untuk menjamin keselarasan arah dan efektivitas penyelenggaraan penanggulangan bencana di suatu daerah atau kawasan,” kata Ali. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Kajian, Amalan, Makam Bupati Tegal

Selasa, 09 Januari 2018

Siswa MI Nahdlatul Ulama Sumberrejo Belajar ke PMI

Bojonegoro, Bupati Tegal. Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro, Rabu (25/9) siang, tampak riuh oleh suara anak-anak usia 8-9 tahun. Pasalnya, rombongan murid Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama Sumberejo, Bojonegoro, sedang berkunjung ke markas para relawan yang berada di jalan Trunojoyo no 5 Bojonegoro, Jawa Timur itu.

Siswa MI Nahdlatul Ulama Sumberrejo Belajar ke PMI (Sumber Gambar : Nu Online)
Siswa MI Nahdlatul Ulama Sumberrejo Belajar ke PMI (Sumber Gambar : Nu Online)

Siswa MI Nahdlatul Ulama Sumberrejo Belajar ke PMI

Kunjungan dimaksudkan sebagai pengenalan sejak dini para siswa tentang pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan didampingi dewan guru, mereka mengelilingi kompleks PMI Bojonegoro, mulai dari ruang resepsionis, ruang donor darah, mushola, sampai aula markas.

Di aula markas, rombongan pelajar yang berjumlah tak kurang dari 30 anak tersebut menonton pemutaran film tentang relawan. Salah satu staf PMI, Muhani, mengatakan, pengenalan makna relawan kepada anak usia dini sangat diperlukan. Menurut dia, merekalah cikal bakal relawan-relawan masa depan Bojonegoro.�

Bupati Tegal

“Siapapun yang tergerak hatinya untuk membantu kesulitan yang dialami oleh orang lain sebenarnya dia sudah menjadi relawan,” ujar Kak Hani, pangilan populer Staf PMI yang sudah puluhan tahun menjadi Relawan di PMI.

Murid-murid yang siang itu mengenakan seragam batik LP Ma’arif tampak antusias mengikuti pembelajaran luar kelas yang diadakan pihak sekolah. “Ternyata kakak-kakak yang ada di PMI bisa disebut sebagai pejuang kemanusiaan ya!” tutur Faricha, siswa paling bersemangat, ketika mengunjungi ruang donor darah.

Bupati Tegal

Di sela-sela kunjungan, sebuah cendera mata diberikan pihak MINU kepada para staf PMI yang dinilai sudah mengabdikan sebagian hidupnya untuk orang lain. ”Ini merupakan pengikat dari kami bahwa kami juga bangga memiliki para relawan dan anak-anak calon relawan masa depan bangsa yang mendapatkan info langsung dari sumbernya,” pungkas guru pendamping, Ahsanul Amilin.

Rangkaian kunjungan studi karya MINU Sumberrejo ini diawali dari kantor Pos Indonesia, PMI, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), dan diakhri di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Bojonegoro (DPRD). (Uzlifatul Jannah/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Kajian, Ulama, Kiai Bupati Tegal

Jumat, 05 Januari 2018

Tanamkan Cinta Al-Qur’an pada Anak, RSINU Tadarus Bersama Hafiz Cilik Nasional

Tanamkan Cinta Al-Qur’an pada Anak, RSINU Tadarus Bersama Hafiz Cilik Nasional

Demak, Bupati Tegal - Dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1437 H Rumah Sakit Islam (RSI) NU Demak menggelar tablig akbar dengan tema” RSI NU Demak Bertadarus “di masjid Islamic Center Jogoloyo, Wonosalam, Demak, Sabtu (14/5). Pada pengajian akbar ini RSI NU Demak mengahdirkan hafiz cilik Muhammad Abdul Rasyid asal Pekan Baru Riau.

Di tengah acara Direktur RSI NU dr H Abdul Azis mengatakan, kegiatan tadarus bersama anak anak dimaksudkan untuk menginspirasi dan memotivasi masyarakat dan keluarganya dalam kecintaannnya pada Al-Qur’an sejak dini. Menurutnya untuk memotivasi anak-anak RSI NU sengaja mengundang sebagai hafidz Indonesia 2014 RCTI, aksi junior 2015 Indosiar dan memiliki 18 irama imam besar dunia.

Tanamkan Cinta Al-Qur’an pada Anak, RSINU Tadarus Bersama Hafiz Cilik Nasional (Sumber Gambar : Nu Online)
Tanamkan Cinta Al-Qur’an pada Anak, RSINU Tadarus Bersama Hafiz Cilik Nasional (Sumber Gambar : Nu Online)

Tanamkan Cinta Al-Qur’an pada Anak, RSINU Tadarus Bersama Hafiz Cilik Nasional

“Kami? sengaja mengundang Abdul Rasyid yang biasa dipanggil Syekh Rasyid untuk menginspirasi anak-anak sampai orang tua agar cinta Al-Qur’an, gemar bertadarus dan menghafal Al-Qur’an,” tutur dr Azis.

Bupati Tegal

Di saat yang sama Ketua panitia pelaksana Muslih mengatakan, panitia sementara melibatkan 40 lembaga pendidikan yang berada di sekitar rumah sakit karena keterbatasan waktu dan sebagai uji kesuksesan pelaksanaan kegiatan, kehadiran mereka rata-rata didampingi guru pengampunya dari sekolah masing-masing.

Bupati Tegal

“Sementara kami baru melibatkan sedikit sekolahan karena faktor waktu dan teknis, karena ini baru pertama kali,” kata Muslih.

Selama memimpin tadarus Rasyid sengaja melemparkan pertanyaan dengan cara melanjutkan ayat Al-Qur’an yang dibacanya untuk disempurnakan oleh penjawab mulai dari surat-surat pendek sampai ayat pada surat yang panjang. Usai acara Muhammad Rasyid yang didampingi direksi dan karyawan rumah sakit melanjutkan sembahyang jamaah bersama di Masjid Agung Demak. Usai berjamaah mereka berziarah ke makam Sunan Kali Jaga dan diakhiri kunjungan ke bangsal dengan mendoakan pasien.

Acara yang diikuti seribu lima ratus siswa dan jamaah umum ini dihadiri pula pengurus Yayasan Rumah Sakit Hasyim Asy’ari H Sa’dullah, Direktur dr H Abdul Azis, dan jajaran Direksi RSI NU Demak serta pengurus NU Demak. (A Shiddiq Sugiarto/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Kajian Bupati Tegal

Jumat, 29 Desember 2017

TV Anti Imperialisme Diluncurkan

Venezuela, Bupati Tegal
Presiden Venezuela Hugo Chavez meresmikan stasiun televisi baru Amerika Latin hari Minggu untuk memerangi apa yang disebut pemerintahnya sebagai "imperialisme kebudayaan" dari media AS dan Eropa.
   
Telesur (Telesouth), stasiun televisi berbahasa Spanyol yang  didirikan pemerintah Venezuela, Argentina, Kuba dan Uruguay, mulai menyiarkan komentar dari para pejabat stasiun televisi itu dan  badan penasehat yang terdiri atas para intelektual sayap kiri dan selebriti internasional.
   
"Kami meluncurkan Telesur untuk mematahkan rejim komunikasi ini dan menyampaikan satu visi, satu suara yang sampai kini masih diam. Telesur adalah satu prakarsa untuk menandingi imperialisme kebudayaan," kata Andres Izarra, Direktur utama Telesur dan menteri komunikasi Venezuela.
    
Tujuan usaha yang dibiayai Venezuela itu adalah untuk memberikan satu perspektif Amerika Latin, mempromosi kebudayaan yang beragam dan melawan apa yang disebut para penciptanya sebagai "hegomoni" jaringan internasional dan komersial lokal dalam liputan mereka tentang kawasan itu.
    
Chavez, pemimpin nasionalis berhaluan kiri yang sering menuduh Presiden AS George W. Bush melakukan persekongkolan untuk menggulingkannya, menyebut peluncuran itu sebagai "keberhasilan" dan mengatakan Telesur penting bagi visinya tentang integrasi Amerika Latin dan Karibia.
    
Ia mengatakan saluran itu dapat menarik para pamirsa dari seluruh kawasan dan bahkan Bush "terpaku menonton Telesur. Hubungan dengan AS, pembeli utama minyak Venezuela, memburuk sejak Chavez memerintah tahun 1998 dan memperkokoh hubungan dengan Kuba yang komunis. AS mengimpor 15 persen minyaknya dari Venezuela, pengekspor minyak mentah terbesar kelima di dunia.
    
Chavez mengatakan jaringan televisi itu merupakan pukulan terhadap usaha sejumlah anggota parlemen AS yang berusaha melakukan apa yang idisebut sebagai "perang elektronik."
    
Pekan lalu, DPR AS menyetujui rancangan undang-undang dengan satu amandemen yang memberikan wewenang penyiaran ke Venezuela untuk menghadapi apa yang disebut Washington sebagai retorika anti-Amerika dan anti-kebebasan" ujar Chavez.
   
"AS mengancam kami dengan siaran untuk menetralkan Telesur. Kami telah memperoleh tujuan pertama," kata Chavez dalam percakapan telepon dengan televisi itu sewaktu acara peresmiannya.
   
Chavez juga membela Telesur dalam menghadapi para pengamat yang mengatakan jaringan itu akan menjadi alat propaganda bagi pemerintah "revolusioner’nya  dan bagi sekutu Karibianya, Presiden Kuba Fidel Castro.
   
"Saya yakin Telesur akan mampu mempertahankan independensinya.Telesur tidak akan tergantung pada pemerintah manapun, ia bebas melayari perairan kebenaran dan membantu pembangunan sebuah dunia baru," kata Chavez.
   
Saluran yang berpusat di Caracas itu akan menyiarkan berita melalui satelit dari biro-biro di Buenos Aires (Argentina), Brasilia (Brazil), Montevideo (Uruguay), La Paz (Bolivia), Bogota (Colombia), Caracas (Venezuela), Havana (Kuba), Kota Meksiko (Meksiko) dan Washington.(reuters/atr/cih)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Kajian, Kajian Islam, PonPes Bupati Tegal

TV Anti Imperialisme Diluncurkan (Sumber Gambar : Nu Online)
TV Anti Imperialisme Diluncurkan (Sumber Gambar : Nu Online)

TV Anti Imperialisme Diluncurkan

Senin, 25 Desember 2017

Menkominfo Fasilitasi Penentuan Awal dan Akhir Puasa

Surabaya, Bupati Tegal. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Prof Dr Ir Mohammad Nuh DEA siap memfasilitasi kaum muslimin di Indonesia dalam menentukan awal dan akhir puasa Ramadhan dengan menggunakan teknologi informasi (IT).

"Kami akan memanfaatkan teropong bintang di Boscha, Bandung untuk melihat hilal (bulan sabit), kemudian datanya dikirim ke kantor saya dan direlay televisi," katanya usai meresmikan perubahan laman/website Pemkab Probolinggo, Minggu malam, sebagaimana rilis dari staf khusus Menkominfo, Senin.

Dalam peresmian perubahan nama lama Pemkab Probolinggo dari www.kabprobolinggo.go.id menjadi www.probolinggokab.go.id sekaligus peringatan Isra’ Mi’raj itu, mantan Rektor ITS Surabaya mengatakan muncul-tenggelamnya rembulan merupakan gejala alam (sunatullah).

Menkominfo Fasilitasi Penentuan Awal dan Akhir Puasa (Sumber Gambar : Nu Online)
Menkominfo Fasilitasi Penentuan Awal dan Akhir Puasa (Sumber Gambar : Nu Online)

Menkominfo Fasilitasi Penentuan Awal dan Akhir Puasa

"Itu sama dengan gejala air yang mendidih jika dipanasi dengan suhu 100 derajat Celcius. Ya kita pasang teropong, yang mana itu hilal. Kita dulu dibohongi terus karena tidak pernah tahu sendiri hilal itu seperti apa. Saya pikir boleh pakai teropong, seperti kalau kita pakai kacamata, hanya saja kacamata yang dipanjangkan," katanya.

Menkominfo mengaku prihatin menyaksikan kaum muslimin di Indonesia yang terpecah menjadi tiga kelompok saat menentukan awal-akhir Ramadhan, yakni NU dengan rukyatul hilalnya, Muhammadiyah dengan hisabnya, dan Hizbut Tahrir dengan rukyat internasionalnya.

Bupati Tegal

"Itu ’kan sebenarnya perkara teknis, tapi begitu ditarik ke masalah syar’i (hukum agama) ya tentu saja bisa berimplikasi syar’i. Kalau hari raya beda sehari kok masih mungkin, tapi kalau sampai dua hari ’kan aneh," katanya.

Namun, katanya, upaya kementerian yang dipimpinnya dalam penentuan awal-akhir Ramadhan hanya sebatas membantu Departemen Agama (Depag) RI. "Yang punya kewenangan penentuan awal-akhir Ramadhan, termasuk juga haji adalah Depag. Kami hanya membantu melalui TI," katanya.

Bupati Tegal

Ia menilai rasanya aneh kalau umat Islam yang jumlahnya sekitar 200 juta jiwa tidak bisa melihat bulan, apalagi di era TI seperti sekarang. "Kebetulan 27 Agustus mendatang ada gerhana bulan, nanti teropong di Boscha akan kita uji coba untuk mengamati bulan dari detik ke detik, kita tampilkan di televisi. Rukyat ’kan seperti itu juga," katanya.

Bila masyarakat menyaksikan muncul-tenggelamnya bulan secara TI, katanya, tidak perlu lagi "gontok-gontokan" (perbedaan secara tajam), karena tinggal melihat di televisi, maka akan dapat diketahui, apakah hilal sudah muncul atau belum. (ant/eko)

? ? ? ? ? ? ?

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Nasional, RMI NU, Kajian Bupati Tegal

Kamis, 21 Desember 2017

Forum Konferensi Amanahkan KH Atam dan KH Abun Pimpin NU Tasik

Tasikmalaya, Bupati Tegal - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tasikmalaya menggelar konferensi cabang NU di Cipasung, Kamis-Jumat (29-30/12). Setelah melalui beberapa rangkaian akhirnya Konfercab XVI mengamanahkan KH Atam Rustam sebagai Ketua Tanfidziyah dan KH Abun Bunyamin Ruhiyat Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Tasikmalaya periode 2016-2021.

KH Atam Rustam terpilih sebagai ketua dalam pemilihan langsung di putaran kedua. Kiai asal Sukamanah ini terima amanah forum konferensi untuk memimpin PCNU Kabupaten Tasikmalaya periode 2016-2021.

Forum Konferensi Amanahkan KH Atam dan KH Abun Pimpin NU Tasik (Sumber Gambar : Nu Online)
Forum Konferensi Amanahkan KH Atam dan KH Abun Pimpin NU Tasik (Sumber Gambar : Nu Online)

Forum Konferensi Amanahkan KH Atam dan KH Abun Pimpin NU Tasik

Cucu pahlawan nasional KH Zainal Musthafa Sukamanah ini bertekad melaksanakan aqidah, syariah, dan akhlaq Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyyah dari berbagai bidang secara menyeluruh dari yang terkecil sampai terbesar.

Bupati Tegal

Insya Allah dengan bantuan semua pihak akan terlaksana,” kata Pengasuh Pesantren Sukamanah Kiai Atam.

Sebelumnya tim Ahlul Halli wal Aqdi yang terdiri atas lima kiai yaitu H Abun Bunyamin Ruhiyat Cipasung, KH Anwar Nasihin Leuwisari, KH Ee Sulaeman Rajapolah, KH Abdul Mu‘in Salopa, dan KH Acep Amin Bantarkalong menggelar musyawarah terbatas.

Tim ini selanjutnya memutuskan Pimpinan Pesantren Cipasung KH Abun Bunyamin Ruhiyat sebagai Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Tasikmalaya. (Husni Mubarok/Alhafiz K)

Bupati Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Kajian, Fragmen, Khutbah Bupati Tegal

Selasa, 19 Desember 2017

Dorong Jaminan Sosial Minoritas, Lakpesdam NU Indramayu Sosialisasi JKN

Indramayu, Bupati Tegal - Program Peduli Lakpesdam PCNU Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menggelar Sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu Senin (28/03). Kegiatan tersebut menghadirkan tiga narasumber, yakni dari Dinas Kesehatan Indramayu, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Indramayu dan Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Indramayu.

Sosialiasi diikuti berbagai komponen perwakilan warga Desa Krimun Kecamatan Losarang yang merupakan lokasi dijalankannnya Program Peduli untuk mewujudkan inklusi bagi kelompok minoritas berbasis agama dan kepercayaan lokal.

Dorong Jaminan Sosial Minoritas, Lakpesdam NU Indramayu Sosialisasi JKN (Sumber Gambar : Nu Online)
Dorong Jaminan Sosial Minoritas, Lakpesdam NU Indramayu Sosialisasi JKN (Sumber Gambar : Nu Online)

Dorong Jaminan Sosial Minoritas, Lakpesdam NU Indramayu Sosialisasi JKN

Ketua Lakpesdam NU Indramayu yang juga Program Officer (PO) Program Peduli, Iing Rohimin dalam kata sambutannya menjelaskan, upaya mewujudkan inklusi bagi kelompok minoritas terus dibangun dengan berbagai strategi, diantaranya adalah dengan pemenuhan jaminan sosial agar kelompok minoritas dan seluruh warga negara mendapatkan haknya.

“Ketika seluruh warga masyarakat telah mendapatkan layanan sosial dari negara maka, tidak akan ada lagi kelompok yang merasa dimarginalkan dan pada akhirnya akan muncul yang namanya kesetaraan serta puncaknya adalah akan terwujud inklusi sosial sebagaiman yang ditargetkan oleh Program Peduli Lakpesdam NU Indramayu,” ungkap Iing.

Bupati Tegal

Kegiatan Sosialisasi JKN, menurut Iing sengaja menghadirkan tiga orang narasumber dari tiga institusi yang selama ini menjalankan program jaminan sosial bagi masyarakat. “Sengaja kami hadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan, karena kita ingin mengetahui tentang program jaminan kesehatan nasional yang dijalankan oleh Dinkes Indramayu agar seluruh warga dapat mengakses program tersebut, selain itu dari Dinsosnakertrans juga selama ini telah menjalankan berbagai program jaminan sosial seperti PKH, BLT dan lain sebagainya dan dari BPJS Ketenagakerjaan agar warga masyarakat yang non penerima upah juga bisa diikut sertakan dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan,” tambahnya.

Bupati Tegal

Narasumber dari Dinkes Indramayu, Yadi Hidayat dalam pemaparannya menjelaskan tentang? SJSN atau Sistem Jaminan Sosial Nasional. “Setiap orang berhak atas jaminan sosial untuk memenuhi kebutuhan dasar hidup yang layak, nah ini berdasarkan Pasal 34 UU 1945, dan jaminan sosial ini terdiri dari jaminan kesehatan nasional, jaminan ketenagakaerjaan, jaminan hari tua, kematian dan lain-lainnya,” katanya.

Ia menjelaskan, SJSN itu awalnya tahun 2004 melalui UU no 40 Tahun 2004, baru 204 dapat diterapkan karena katanya untuk mewujudkan SJSN harus ada 300 Triiliyun. Karena dasar itu akhirnya penerapan SJSN belum dappat terlaksana, padahal kita sudah punya asset dari Jamsotesk, Askes, ASABRI, Taspen, dan Jamkesmas, ada juga yang menakuti kalo SJSN ditetapkan investor akan kabur.

“Dulu itu Jamsostek asuransi untuk pegawai kesehatan ASABRI untuk anggota TNI/Polri, jamkesmas mengcover sekitar 76,4 juta warga negara miskin. Jaminan kesehatan (JKN) oleh BPJS, dan nanti jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan pensiun, jamnan kematian oleh BPJS Ketenagakerjaan,” lanjutnya.

Sementara narasumber dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang Indramayu, Ade Suherman menjelaskan tentang mekanisme dan tata cara kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan non-penerima upah, serta manfaat yang akan diterima oleh peserta saat mengalami risiko, baik risiko kecelakaan kerja maupun jaminan hari tua.

Program yang ada di BPJS Ketenagakerjaan, menurut Ade, yaitu jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua, jaminan pensiun, untuk sosialisasi ini yang pekerja bukan penerima upah sehingga yang akan dibahas hanya JKK, HJT, dan JK. JKK yaitu perlindungan dasar yang diberikan kepada peserta ketika megalami kecelakaan kerja pada saat tenaga kerja berangkat dari ruah menuju tempat kerja, di tempat kerja, dan pulang ke rumah, melalu jalan yang biasa ditempuh, atau tugas dari pekerjaan diuar jadwal rutin.

“Jaminan untuk kecelakaan dari Jasa Raharja biasanya 10 juta rupiah, dan kalau lebih atau tidak ditanggung oleh Jasa Raharja. Itu akan ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan selama orang tersebut merupakan peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Ia menjelaskan dengan rinci, penggantian biaya JKK, biaya transpotasi darat : 1juta, laut 1,5jt, udara: 2,5 juta. Biaya pengobatan/perawata: pelayanan keehatan yang diberikan sesuai keutuhan pengobatan dan perawatan, santunan sementara tidak mampu bekerja (STMB) 100% untuk 6 bulan pertama, 75% untuk 6 bulan kedua, 50% untuk bulan-bulan berikutnya sampai bisa bekerja. Apabila cacat: biaya penggantian pembelian alat bantu standar harga pusat rehabilitasi RSU Pemerintah + 40%. Biaya rehabilitasi medic max 2 juta, cacat fungsi %funsix%tabelx80 bulan upahh, cacat tetap sebbagian %tabel x 80 bulan upah, cacat tetap total 70% x 80 bulan bulan upah. Tunjangan berjkala 24 bulan 200.000/bulan atau dibayar sekaligus 4,8juta. Kalau meninggal nanti 60%x80 bulan upah, atau dibayarkan sekaligus 8,4juta.

Apabila ada yang meninggal dunia, lanjut dia, bisa diberikan beasiswa pendidikan kepada 1 orang anaknya 12 juta. Jaminan kematian yang bukan karena kecelakaan kerja yaitu jaminan yang diberikan kepada ahli wariis peerta yang meninggal bukan akibat kesecalakaan kerja. Jaminan ematian 16, 2juta, biaya pemakaman 3 juta, santunan berkala 200.000/bulan, atau biayar sekaligus 4,8jt, kalo sudah 5 tahun bisa dapat santuann beasiswa untuk 1 orang anak. Jaminan hari tua adalah jaminan yang dibayarkan atau dikembalikan kepada peserta sebesar iuran yang terkumpul beserta hasil pengembangannya. Iurannya JKK 1% jaminan kematian 6.800, dan jaminan hari tua itu 2%,” jelas Ade panjang lebar.

Sedangkan narasumber dari Dinsosnakertrans Indramayu, Fatimah menyatkan bahwa UU No 13 Tahun 2011, di undang-undang itu sangat memeperhatikan keluarga miskin, diantaranya adalah PKH (program keluarga harapan) yaitu program unuk pendidikan dan kesehatan, untuk pendidikan membantu anak sekolah SD, SMP, dan SMA, untuk bayi dan ibu nifass. Yag kedua Raskin (Beras Miskin) yang sekarang itu Rastra (Beras Sejahtera), Asistensi ODKB (Orang dengan kecacatan berat) di Indramayu 225 orang, bantuan perorang 300.000, dengan bantuan ini semoga dapat membantu.

“Selanjutnya ada juga program BALSM dan saat ini PSKS (program simpanan keluarga sejahtera) sifatnya hanya sewaktu-waktu dan rutin, selama ini yang turun 300.000. Asistensi bagi lanjut usia, ASKESOS (asuransi keluarga sejahtera) keluarga dengan penyandang keejahteraan sosial, namun ini hanya membayarkan premi asuransi awalnya saja untuk ke BPJS Ketenagakerjaan melalui pendamping PKH, TKSK. Selanjutnya program JKN yang dijelaskan oleh Bapak Yadi untuk menjamin fakir miskin, KIS yag merupakan dari Jamkesmas, Program perlindungan sosial jaminan sosial KTKTN Korban Tindak Kekerasan Tenaga Kerja, dibantu 3.000.000 perorang untuk usaha, apabila mendapat perlakuan tidak baik oleh majikan diluar negeri,” pungkas Fatimah. (Red:Abdullah Alawi)



Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Pertandingan, Kajian Bupati Tegal

Jumat, 15 Desember 2017

Pengajian Kitab Manahijul Imdad Gunakan Teleconference

Jakarta, Bupati Tegal. Terobosan luar biasa. Pengajian kitab Manahijul Imdad yang digelar Bupati Tegal—situs resmi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)—Jum’at (6/10) mendatang akan menggunakan teknologi teleconference (konferensi jarak jauh). Dengan demikian, pengajian kitab kuning karya Syekh Ikhsan Dahlan, Jampes, Kediri, Jawa Timur yang diselenggarakan selama bulan Ramadan ini dapat diikuti oleh seluruh warga NU di manapun, bahkan di luar negeri sekalipun.

Menurut Pemimpin Redaksi Bupati TegalMun’im DZ, pengajian via internet itu dilakukan menyusul banyaknya peserta yang berminat mengikuti pengajian yang diasuh oleh Prof KH Said Aqil Siradj (Ketua PBNU) itu. Warga nahdliyyin (sebutan untuk warga NU) di sejumlah daerah serta pengurus cabang istimewa (PCI) NU di beberapa negara meminta pengajian tersebut dilakukan dengan cara teleconference.

“Tidak hanya warga NU di Jakarta saja yang ingin ikut pengajian ini, dari daerah-daerah juga banyak yang berminat. Bahkan beberapa PCI juga banyak yang ingin ikut ngaji. Nggak ada solusi lain, kecuali pakai teleconference. Biar semua bisa mengikuti,” terang Mun’im, demikian panggilan akrabnya, di Kantor Bupati Tegal, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Senin (2/10)

Pengajian Kitab Manahijul Imdad Gunakan Teleconference (Sumber Gambar : Nu Online)
Pengajian Kitab Manahijul Imdad Gunakan Teleconference (Sumber Gambar : Nu Online)

Pengajian Kitab Manahijul Imdad Gunakan Teleconference

Sebelumnya, pada pertemuan perdana, Kamis (28/10) pekan lalu, pengajian yang merupakan hasil kerja sama antara Bupati Tegaldengan Lajnah Ta’lief wan Nasyr (LTN-NU) ini diikuti lebih dari 60 peserta. Namun, pada kesempatan tersebut, pengajian masih belum menggunakan teleconference. Diperkirakan, peserta pada pengajian berikutnya akan bertambah lagi.

Kitab Manahijul Imadad kitab membahas tentang fikih, tauhid, keilmuan, akhlak dan tasawuf. Kitab setebal 1088 itu merupakan syarah (komentar) atas kitab Irsyadul Ibad (petunjuk bagi para hamba) karya Syekh Zainuddin Malibari. Meski telah ditulis pada tahun 1940, namun baru diterbitkan tahun 2005 lalu.

Pengajian tersebut akan dimulai pada pukul 15.30 WIB. Bagi yang ingin bergabung dalam pengajian tersebut melalui teleconference, silakan online melalui Yahoo Messenger ke akun pbnu_online@yahoo.com. Bagi yang ingin mengikuti secara langsung pengajian tersebut, silakan datang ke Kantor Bupati Tegal, Gedung PBNU Lt. 5, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat. (rif)

Bupati Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Kajian Bupati Tegal

Bupati Tegal

Jumat, 24 November 2017

Layak Pahlawan Nasional, STAINU Malang Soroti Perjuangan KH Masjkur

Malang, Bupati Tegal. Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Malang, Pujiono menyatakan bahwa KH Masjkur, tokoh nasional asal malang layak menjadi pahlawan nasional. Menurutnya, kelayakan itu ditinjau dari segi peran kesejarahannya yang sangat besar, baik saat perjuangan fisik melawan Belanda maupun perjuangan pergerakan nasional di era revolusi.

Lebih jauh ia menyatakan, pentingnya penggalian kembali sejarah Indonesia di awal revolusi. Karena ia menyayangkan kenyataan sejarah saat ini, bahwa masih banyak tokoh-tokoh yang memegang peranan penting tetapi belum tercatat dalam sejarah.

Layak Pahlawan Nasional, STAINU Malang Soroti Perjuangan KH Masjkur (Sumber Gambar : Nu Online)
Layak Pahlawan Nasional, STAINU Malang Soroti Perjuangan KH Masjkur (Sumber Gambar : Nu Online)

Layak Pahlawan Nasional, STAINU Malang Soroti Perjuangan KH Masjkur

“Kita tahu, sejarah tidak mencatat dengan baik peranan para ulama dalam perjuangan Indonesia. Sehingga mereka menjadi para pejuang yang besar jasanya tapi mastur (tersembunyi). KH Masjkur adalah salah satu contohnya,” kata Pujiono kepada Bupati Tegal, Senin (18/5).

Bupati Tegal

Pujiono mengatakan, dirinya menilai KH Masjkur memiliki jasa besar setidaknya dalam hal jihad membela tanah air dari tangan penjajah. Inilah jihad dalam makna sesungguhnya.

Bupati Tegal

“Resolusi Jihad itu siapa yang menyangkal itu bukan jihad? Itulah Jihad dalam arti yang sebenarnya, yakni jihad dalam arti melepaskan tanah airnya dan umat Islam dari tangan penjajah. Kiai Masjkur berperan di dalamnya dengan memimpin laskar Sabilillah,” katanya.

Dia menjelaskan, perlu dicatat disini bahwa Kiai Masjkur menjadikan desanya sebagai salah satu pusat pertahanan pasukan Hizbullah dan Sabilillah, baik dalam melawan agresi militer Belanda I dan II. Malang adalah benteng pertahanan terakhir saat terjadi agresi militer Belanda I dan II. “Jika menyebut malang sebagai benteng pertahanan, maka maksudnya adalah Singosari, di mana di sana ada KH Masjkur,” tambahnya.

Namun demikian, Pujiono juga menghendaki kajian sejarah yang lebih mendalam tentang peran perjuangan KH Masjkur ini.

“Kami setuju bahwa Kiai Masjkur layak jadi pahlawan. Tapi ini tidak bisa serta-merta demikian, melainkan membutuhkan kajian ulang yang lebih mendalam,” pungkasnya. (Ahmad Nur Kholis/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Kajian, Kyai, Anti Hoax Bupati Tegal

Rabu, 22 November 2017

Ditempati MTQ Jabar, Kota Tasikmalaya Jadi Lautan Al-Quran

Tasikmalaya, Bupati Tegal. Mengawali dibukanya Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34 tingkat Provinsi Jawa Barat, Kota Tasikmalaya sebagai tuan rumah mendadak jadi lautan Al-Quran.

Ditempati MTQ Jabar, Kota Tasikmalaya Jadi Lautan Al-Quran (Sumber Gambar : Nu Online)
Ditempati MTQ Jabar, Kota Tasikmalaya Jadi Lautan Al-Quran (Sumber Gambar : Nu Online)

Ditempati MTQ Jabar, Kota Tasikmalaya Jadi Lautan Al-Quran

Kafilah dari 26 Kota dan Kabupaten di Jawa Barat, tumpah ruah memenuhi seluruh ruas jalan pusat Kota Tasikmalaya mengikuti karnaval yang dihadiri langsung Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan.

Aneka hiasan termasuk replika Al-Quran menjadi ikon tersendiri pada karnaval yang dimulai pukul 08.00, Ahad (17/4/2016) ini. Setiap Kota/Kabupaten membawa replika sebagai pertanda bahwa MTQ tingkat Jabar dimulai.

Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Tasikmalaya yang juga Ketua Tanfidiziyah Nahdlatul Ulama (NU) Kota Tasikmalaya, KH Didi Hudaya mengatakan, MTQ adalah syiar. Target juara bukan utama tetapi bagaimana membumikan "Kalam-Kalam Ilahi" di Kota Tasikmalaya.

MTQ sendiri akan dimulai MukAhad malam dan akan berakhir pada Ahad, 23 April 2016. (Nurjani/Mukafi Niam)

Bupati Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal

Bupati Tegal Kajian, Warta, Budaya Bupati Tegal

Sabtu, 18 November 2017

PMII ITS Nyatakan Siap Lahir-Batin Kembali ke NU

Jombang, Bupati Tegal 

Sidang Pleno untuk mengesahkan hasil sidang komisi-komisi pada Muktamar NU ke-33 telah usai tepat pukul 11.30. Salah satu butir point yang dihasilkan dan disahkan dalam hal keorganisasian NU adalah terkait masuknya PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) dan KORPRI NU dalam satu gerak tubuh bersama NU. Keputusan tersebut masih memunculkan pro-kontra di kalangan kader NU. Berbagai macam gerakan viral melalui dunia maya bergerak sejak tadi malam.

PMII ITS Nyatakan Siap Lahir-Batin Kembali ke NU (Sumber Gambar : Nu Online)
PMII ITS Nyatakan Siap Lahir-Batin Kembali ke NU (Sumber Gambar : Nu Online)

PMII ITS Nyatakan Siap Lahir-Batin Kembali ke NU

Menanggapi hasil sidang pleno tersebut, PMII Sepuluh Nopember (ITS-PENS-PPNS) yang beberapa hari terakhir membuat gerakan viral Siap Kembali ke NU menyatakan memberikan dukungan penuh.

"Sejatinya perjalanan kajian panjang sudah kami lakukan sejak tahun 2011 terkait positioning PMII terhadap NU. Sikap kami sudah kami sampaikan melalui Maklumat Surabaya pada tanggal 31 Januari 2015 yang isinya secara garis besar intinya menyatakan PMII harus kembali ke NU," ujar Imam, ketua komisariat PMII Sepuluh Nopember Surabaya.

Bupati Tegal

Dalam ulasannya Imam juga menyampaikan tiga hal pokok yang menjadi pertimbangan dalam positioning PMII terhadap NU. Pertama terkait ideologis Islam Aswaja, kedua terkait pertarungan kekuatan global dan internasional, dan yang ketiga tentang kebutuhan dan kekuatan cluster kaum intelektual muda NU.

Bupati Tegal

Terkait hasil sidang pleno tersebut selanjutnya secara organisasi akan diselesaikan dalam internal tubuh PMII. (Ahmad Hanan/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Kajian Bupati Tegal

98,1% Pemilih Setujui Referendum Konstitusi Mesir

Kairo, Bupati Tegal. Warga Mesir telah menyetujui amandemen konstitusi negara tersebut, dan ini merupakan kemenangan elektoral pertama bagi rezim yang didukung militer menyusul lengsernya Muhammad Mursi Juli lalu.

98,1% Pemilih Setujui Referendum Konstitusi Mesir (Sumber Gambar : Nu Online)
98,1% Pemilih Setujui Referendum Konstitusi Mesir (Sumber Gambar : Nu Online)

98,1% Pemilih Setujui Referendum Konstitusi Mesir

Amandemen konstitusi tersebut mendapat persetujuan 98,1% dari 38,6% pemilih yang hadir, ujar kepala Komisi Tinggi Pemilihan Umum Mesir. Angka itu melampaui jumlah orang yang setuju dan hadir dalam penyusunan piagam dalam masa satu tahun pemerintahan Presiden Muhammad Mursi.

Bupati Tegal

Hasil itu setidaknya menunjukkan adanya fajar baru bagi Mesir, ujar Ehab Badawy, juru bicara kantor kepresidenan. Demikian dilaporkan oleh laman wall stret journal.

Bupati Tegal

Setelah amandemen disetujui, Menteri Luar Negeri AS, John Kerry meminta para pejabat Mesir menerapkan ketentuan hak asasi manusia.

“Amerika Serikat mendesak pemerintahan sementara Mesir menerapkan ketentuan mengenai HAM dan kebebasan yang dijamin oleh Undang Undang Dasar baru,” ujarnya seperti dikutip dari laman Kementerian Luar Negeri. Ia pun berkata, “bukan satu satu suara yang menjadi penentu demokrasi, namun pelbagai langkah yang ditentukan setelahnya.”

Menurut sejumlah kelompok dan aktivitas kemanusiaan, rendahnya jumlah pemilih golput menjadi gambaran mengenai berlanjutnya tekanan kepada kelompok penentang.

Isi UUD perubahan dipandang sama dengan sebelumnya dengan penekanan kekuatan militer, judisial, dan kepolisian.

Militer Mesir mengumumkan peta jalan setelah Mursi dilengserkan lewat kudeta berdarah.

Bulan lalu, pemerintahan sementara mengganggap Ikhwanul Muslimin sebagai kelompok teroris.

Pemerintah pun mengeluarkan aturan unjuk rasa yang telah menjebak puluhan aktivis sekuler penentang peta jalan militer.

Kelompok kemanusiaan dan pengamat independen mengecam pemilu yang legitimasinya rusak berkat adanya kelompok dan suara penentang.

Sebelum referendum Selasa, sejumlah orang yang menyerukan golput ditangkap.

“Transisi demokratis harus ditandai dengan adanya kebebasan lebih luas. Namun, hak demokratis warga sangat terhambat oleh warga Mesir sendiri,” ujar Eric Bjornlund kepala misi pengamatan Demokrasi International. “Tapi, masa pasca-referendum memberi peluang bagi adanya partisipasi politik lebih luas.”

Menurut kelompok tersebut, tidak terdapat bukti penyelewengan sistematis. Namun, terdapat sejumlah cacat pemilu yang dapat berujung pada kondisi golput seperti jarak antarbilik pencoblosan yang terlalu dekat. (mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Hadits, Kajian, Nahdlatul Bupati Tegal

Ayatollah Ali Khamenei Puji Semangat Para Pelajar Iran

Tehran,Bupati Tegal. Pemimpin Tinggi Iran Ayatollah Seyed Ali Khamenei, Rabu (9/5), mengungkapkan apresiasinya yang tinggi atas semangat, bakat, dan kepercayaan diri yang dimiliki para pelajar di Iran.



Ayatollah Ali Khamenei Puji Semangat Para Pelajar Iran (Sumber Gambar : Nu Online)
Ayatollah Ali Khamenei Puji Semangat Para Pelajar Iran (Sumber Gambar : Nu Online)

Ayatollah Ali Khamenei Puji Semangat Para Pelajar Iran

Dalam sebuah pertemuan dengan ribuan anak sekolahan, pemimpin spiritual itu mengatakan bahwa "periode sejarah saat ini, di mana bangsa Iran menegakkan moralitas dan meluncurkan sebuah gerakan yang menjadi momentum menuju tercapainya kemajuan saintifik dan kesejahteraan, generasi muda seharusnya mengisi tanggung jawab mereka yang berat".

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Bupati Tegal - Kabupaten tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Bupati Tegal - Kabupaten tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Bupati Tegal - Kabupaten tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock