Tampilkan postingan dengan label Sunnah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sunnah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 Februari 2018

Nasihat Seorang Kiai Sepuh kepada Para Santri

Di suatu malam yang ditumpahi cahaya bulan, seorang kiai sepuh dari Jawa Timur bertutur. Ratusan santrinya menyimak kalimat demi kalimat yang keluar laksana mutiara. Dengan nada pelan dan santai, sang kiai memberi nasehat yang kurang lebih demikian:

***

Saya ini dulu sudah mengaji lebih dari tiga puluh tahun, tapi perasaan saya tak dapat ilmu,  kecuali hanya sedikit saja. Namun, saya selalu setia dengan proses ini, proses belajar ala pesantren, taat pada metode pembelajaran para kiai dan ulama salaf.

Nasihat Seorang Kiai Sepuh kepada Para Santri (Sumber Gambar : Nu Online)
Nasihat Seorang Kiai Sepuh kepada Para Santri (Sumber Gambar : Nu Online)

Nasihat Seorang Kiai Sepuh kepada Para Santri

Pernah, ketika dulu mengaji Kitab Ihya Ulumuddin baru beberapa lembar saja, kiai saya sakit, sampai dua tahun, mendekati tiga tahun. Selama itu pula saya setia menunggu beliau. Setelah beliau sembuh, saya baru dapat melanjutkan mengaji Kitab Ihya Ulumuddin karya Imam Ghazali. Saya juga mengaji kitab Al-Hikam karya Ibnu Athaillah As-Sakandari.

Alhamdulillah, seletelah tiga puluh tahun lebih mengaji, saya dapat membaca kitab-kitab (kuning) apa saja yang telah diajarkan oleh kiai saya. Namun, seakan itu hanya di lidah saya saja, tak sampai tenggorokan. Belum menancap di hati saya. 

Kemudian, tanpa saya duga, kiai saya meminta saya untuk menikahi putri beliau. Saya kaget: kenapa mesti saya? Saya itu  kan tidtak punya apa-apa? Saya juga bukan kategori orang yang bisa bekerja. Usut punya usut, ternyata kiai saya menikahkan putrinya kepada saya justru karena ketidakpunyaan saya. Karena saya tidak punya harta benda. Ini, lho, berkah saya tidak punya apa-apa, saya malah menjadi menantu kiai saya.

Bupati Tegal

Saudara saya membanyol: kiai memilih kamu (yang tidak punya apa-apa) agar kamu tidak berani mempoligaminya! Haha, banyolan saudara saya ini ada-ada saja. Mana mungkin saya berani menduakan putri kiai saya sendiri.

Kemudian saya membantu mengajar di pesantren kiai saya, sampai kemudian ayah saya meninggal dunia. Karena dirumah ayah saya punya pesantren, saya mesti kembali. Saya pamit kepada kiai saya:

Bupati Tegal

Kiai, saya pamit, saya harus pulang, ayah saya meninggal dunia, kata saya. 

Kiai menjawab, oh iya betul, kamu harus pulang. Punya tinggalan pesantren harus terus dilestarikan.

Namun kiai, ada satu hal yang ingin saya minta: saya ini tidak punya apa-apa. Mohon minta doa amalan kepada kiai, agar saya mudah mendapat rejeki, pinta saya.

Bukannya diberi amalan doa, saya malah dimarahi: Huuussss!!! Kamu ini gimana, seperti tak percaya kepada Allah saja!!!

Sontak saya tercekat kaget, tak karu-karuan rasanya. Marah betul beliau.

Namun di situlah, di akhir-akhir dengan kiai saya itu, hanya pertemuan sekitar lima menit, ilmu kiai saya tertancap ke dalam hati. Karena marahnya kiai itu, saya jadi ingat semua apa-apa yang di dalam Al-Quran, Hadits dan kitab-kitab, termasuk yang ada di Ihya’ dan Hikam.

Saya jadi ingat ayat Al-Quran: Wa ma min dabbatin fil-ardhi illa ‘alallahi rizquha; dan tidak ada satu binatang melatapun di bumi melainkan Allahlah yang memberi rezekinya (QS. Hud [11]: 6). Saya jadi ingat: 

...Wamayyattaqillaaha yaj ‘allahu mahrajan. Wayarzuqhu minhaitsu laayahtasib, wamayya tawaqal ‘alallaahi fahuwa hasbuhu, inalallaha balighu amrihi  qad ja ‘alallaahu liqulli syai in qodron.”. ...Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rejeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki)-Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu." (QS. At-Thalaq: 65, 2-3)

Lima menit itu benar-benar mengubah saya. Yang tadinya ilmu hanya di lidah, sepertinya masuk ke hati saya. Hati saya jadi tawakkal, pasrah kepada Allah. Apa yang selama ini saya kaji di kitab-kitab itu, baru saya rasakan setelah kiai memarahi dalam tempo lima menitan itu. Saya jadi mantap menjalani hidup.

Kemudian saya bertanya kepada istri saya: Dik, kita akan pindah. Namun rumah ayah saya kini diwarisi adik saya. Saya sudah tidak punya rumah. Apa jawaban istri saya? 

"Saya tidak menikah dengan rumahmu, Mas." Begitulah jawabannya. Saya jadi lega.

Memang benar Hadis Nabi: memilih istri itu yang terpenting adalah karena faktor agamanya... fadzfarbidzaatitdieni, taribatyadaka.

Nabi Muhammad juga demikian: menjodohkan putrinya dengan Sayyidina Ali kw, salah seorang yang miskin (secara duniawi, namun pandai ilmu agamanya). Padahal, banyak sahabat Nabi yang kaya raya.

Juga demikian salah satu sahabat beliau, Abu Hurairah. Ketika beliau mendapati putrinya yang sudah berumur untuk menikah, beliau bertanya: lelaki seperti apa yang engkau mau? Sang putri menjawab: dua syarat. Pertama pandai dalam ilmu, dan kedua miskin. Abu Hurairah membalas balik: syarat pertama bisa kumengerti. Tapi, untuk apa syarat yang kedua? Sang putri menjawab: agar dia tidak berani nikah lagi. 

Begitulah. Orang-orang dulu begitu hati-hati dalam urusan harta. Maka saya minta, jika anda sekalian menuntut ilmu, niatnya jangan karena ingin harta. Jangan karena ingin jabatan atau kedudukan. Jangan karena ingin dipuji orang lain. Jangan karena dunia. Tapi niatilah menuntut ilmu untuk mencari ridla Allah semata. Insya Allah nanti Allah yang menjamin.

Itulah salah satu kandungan yang ada dalam kitab Ihya dan Kitab Hikam. Ini kitab tasawuf, yang kadang agak bertentangan dengan (pendpat ulama) fiqih. Namun, kitab ini ampuh, sudah diakui keramatnya.

Dulu, setelah jadi, kitab Ihya ini akan dilarang oleh seseorang yang alim.  Orang itu menyuruh murid-muridnya agar kitab itu dimusnahkan, karena isinya dianggap bertentangan. Sebelum sempat memusnahkan, orang itu mimpi bertemu dengan Rasulullah,  Abu Bakar dan Umar bin Khattab ra. Ia melihat Imam Ghazali bersamanya dan mengadukan perihal kitab ini yang ingin dibakar. Ternyata rasulullah mengatakan kitab itu baik. Rasulullah kemudian mencambuk orang yang alim itu. Meski dalam mimpi, ketika bangun tidur, bekas pukulan membekas dalam tubuh, sampai waktu yang lama. Setelah itu orang alim itu bertaubat, mau mempelajari kitab Ihya’ dan bahkan ditemui Rasulullah dalam mimpi. (Kisah lengkapnya dalam Kitab Awariful Maarif karya Imam Syaikh Syahrowardi, ed.)

Imam Ghazali - sang Hujjatul Islam, pengarang kitab itu – ternyata tak sembarangan dalam menulis hadits. Tiap kali menulis hadis untuk dimasukkan ke kitab Ihya, beliau berwudlu, kemudian shalat sunnah, kemudian istikharah terlebih dahulu. Pasca itu, sepertinya beliau dibimbing Nabi dalam mimpi, ataupun melalui peristiwa lain. Misalnya, setelah itu, hadis yang ditulis itu dicium, apakah baunya wamgi atau tidak? Kalau baunya wangi, ini berarti benar-benar dari nabi. Kalau tidak wangi beliu tinggalkan hadits itu, tidak dimasukkan dalam kitabnya.

Inilah, kehebatan para ulama salaf. Mengapa di pesantren kitab-kitab para ulama salaf masih kita kaji. Apa maksud dari kitab ulama salaf itu? Yaitu kitab-kitab yang dibikin oleh para ulama yang tulus, bersih, jujur, wira’i, dan hanya berharap ridha dari Allah. Bukan untuk mendapat ganti cetak (royalti) yang melebihi harga cetaknya. Beliau-beliau menulis bukan karena uang, ketenaran, jabatan atau yang lainnya, tapi karena mengharap Ridla Allah semata.

Maka, anda yang belajar di pesantren dan membelajari kitab karya ulama-ulama terdahulu harus bersyukur. Dan banggalah, jangan minder. Dan jangan berhenti belajar. Usahakan apa yang anda pelajari menjadi laku dan menancap dalam hati. Karena soal hatilah yang paling sulit di dunia ini. Kalau soal ilmu dunia, skill, itu mudah. Tapi soal hati ini sulit.

Banggalah jadi santri. Kiai Mahrus Ali, guru saya, itu ya cuma mengaji di pesantren seperti ini, tapi beliau bisa mencari solusi problem-problem kebangsaan, dan sering dengan Bung Karno dan tokoh bangsa lainnya. Mbah Hasyim Asy’ari dulu juga begitu, dengan mempelajari kitab-kitab para ulama salaf. Toh beliau mampu berkontribusi banyak untuk bangsa dan negara.

Jangan minder jadi santri. Bila perlu, pakailah identitasnya, seperti sarung dan peci misalnya. Mbah Mahrus Ali dulu pakai sarung, tak pernah pakai celana. Toh beliau diterima oleh segenap tokoh bangsa. Pula Kiai Hasyim Asy’ari, yang oleh Jepang dianggap Bapak Umat Islam Indonesia, kemana-mana sering pakai sarung. Dan beliau-beliau mampu menjadi rujukan persolan agama, bangsa dan negara.

Dan para kiai hari ini juga sebenarnya bukan tidak mengerti persoalan bangsa. Hanya karena memang ada yang sementara diam. Karena memang, dari kitab ulama salaf yang diajarkan di pesantren itu, bisa untuk apa-apa. Maka, banggalah jadi santri. Jangan pernah merasa minder. Nanti bangsa dan negara ini akan butuh kalian. Butuh orang-orang yang jujur dan berakhlak.

Kita bisa lihat, bagaimana kondisi negara ini hancur ditangan orang terdidik. BLBI belum selesai, ada Century. Century belum selesai, ada lagi dan lagi. Terus begitu, saking ruwetnya. Mereka tak akan kuat terus menerus seperti itu. Masalah belum ketemu solusi, sudah masalah lagi. Ini persoalan utama ada pada manusianya.

Nah, dalam beberapa tahun kedepan, bangsa dan negara akan butuh kalian, butuh orang orang yang jujur, bisa dipercaya. Orang-orang akan datang ke kita, ketika ketidakjujuran dan saling-tipu sudah membabi buta dimana-mana.

Mantapkanlah ilmu sampai kedalam hati. Meski kelak kamu jadi apa saja, dan melanglangbuana ke Eropa misalnya, hati kalian masih berpijak pada pesantren ini, memegang apa yang diajarkan para kiai dan ulama salaf.

Dan jangan lupa, untuk senantiasa shalat di awal waktu, dan lebih-lebih dilakukan secara berjamaah. Jika sudah beristri kelak, jadilah imam istri kalian dalam shalat berjamaah. Jika anda sekalian memenuhi kewajiban kalian, Insya Allah nanti Allah sendiri yang menata kalian.

Kadang kita ini malu. Bahkan, Ibnu Athaillah sendiri heran: kenapa untuk disuruh masuk surga saja harus “dipaksakan”. Ini kan mengherankan. Coba saja: shalat subuh berjamaah, misalnya, itu jelas sangat utama, jalan menuju syurga, tapi sulit orang menjalankannya. Padahal itu jalan menuju kebahagiaan.  Hal-hal yang wajib, lebih-lebih yang sunnah, itu kan dari Allah agar kita menuju ke kebahagiaan, tapi seringkali sulit orang melaksanakan.

Demikian, mudah-mudahan ini semua bermanfaat untuk kita semua. Amin Allahumma Amin.

***

Nasihat-nasihat itu, kurekam dalam kepala. Kuolah dengan penangkapanku, kemudian kusarikan dalam tulisan ini dengan caraku sendiri, yang jelas tak persis seluruhnya. Kuambil yang ingat-ingat saja, kutambahkan dan kurangi apa yang menurutku membantu pemahaman. Nasehati itu disampaikan oleh sang kiai sepuh ketika mengisi ceramah pada khataman Kitab Ihya dan Al-Hikam. Meski hanya sebentar, nasehat Kiai Sepuh itu begitu bermakna, dan mengingatkan kembali nilai-nilai islami dan kesantrian.

Kuketahui kemudian, kiai sepuh itu adalah almarhum KH. Abdul Aziz Mansyur, Pimpinan Pesantren Paculgowang. Mbah Aziz, begitu beliau bisa disapa, kemudian banyak menelurkan dan menyunting buku. Bahkan beliau menjadi pimpinan tertinggi (Ketua Dewan Syuro) PKB, dikenal kealimannya, serta menjadi tokoh nasional. Beliau bercerita semasa nyanti di Pesantren Lirboyo, Kediri. Dan ceramah itu, ditayangkan di TV9 malam jumat (28/12) lalu. Untuk beliau, al-Faatihah. (Ahmad Naufa)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Sunnah, Khutbah, Syariah Bupati Tegal

Rabu, 14 Februari 2018

PBNU Desak SBY Realisasikan Ganti Rugi Lapindo

Jombang, Bupati Tegal. Keresahan warga korban semburan lumpur Lapindo kian memuncak. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono segera merealisasikan ganti rugi sebagaimana kesepakatan antara pihak PT Lapindo Brantas dengan warga Sidoarjo.

“Presiden harus benar-benar komitmen dalam menangani masalah ini, terutama dalam persoalan ganti rugi,” ujarnya saat ditemui usai menghadiri silaturrahmi antara ulama dan umara di Ponpes Bahrul Ulum, Tambak Beras, Jombang, Kamis (28/6).

PBNU Desak SBY Realisasikan Ganti Rugi Lapindo (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Desak SBY Realisasikan Ganti Rugi Lapindo (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Desak SBY Realisasikan Ganti Rugi Lapindo

Pengasuh Pesantren Mahasiswa Al-Hikam Malang itu berharap presiden melakukan langkah-langkah antisipatif sebelum kemarahan warga semakin memuncak.

“Kalaupun ternyata pihak Lapindo tidak sanggup memenuhi tuntutan ganti rugi warga, Presiden harus minta bantuan DPR untuk menangani persoalan tersebut,” ujarnya.

Ia berpendapat, keterlibatan anggota DPR adalah untuk minta persetujuan dalam memangkas beberapa pos anggaran yang selama ini dianggap tidak efektif.

“Bahkan kalau perlu Presiden mengeluarkan dana darurat yang setahu saya sampai sekarang belum pernah digunakan,” kata Hasyim Muzadi.

Bupati Tegal

Hasyim menambahkan, kasus semburan lumpur panas PT Lapindo itu harus segera diselesaikan secara tuntas agar permasalahannya tidak berlarut-larut.

“Persoalan ini sudah mengakibatkan kesengsaraan warga yang semakin berlarut-larut. Bahkan sampai sekarang pun belum ada penyelesaian yang bijak,” ujarnya. (sam/ant)

Bupati Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Sunnah, Ulama Bupati Tegal

Rabu, 07 Februari 2018

775 Calhaj Probolinggo Tasyakuran Pemberangkatan ke Tanah Suci

Probolinggo, Bupati Tegal. Sedikitnya 775 orang calon jemaah haji (Calhaj) Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur tahun 2016 mengikuti penutupan bimbingan manasik haji sekaligus tasyakuran pemberangkatan ke tanah suci yang digelar oleh Pemkab Probolinggo, Kamis (25/8) di Pendopo Kabupaten Probolinggo.

775 Calhaj Probolinggo Tasyakuran Pemberangkatan ke Tanah Suci (Sumber Gambar : Nu Online)
775 Calhaj Probolinggo Tasyakuran Pemberangkatan ke Tanah Suci (Sumber Gambar : Nu Online)

775 Calhaj Probolinggo Tasyakuran Pemberangkatan ke Tanah Suci

Sejak pagi hari, suasana religius sangat terasa, terlebih kumandang ayat-ayat suci Al Qur’an dan puji-pujian mengagungkan nama Allah SWT membuat suasana menjadi makin khidmat. Apalagi juga dengan lantunan sholawat Nabi yang dibaca bersama-sama.

Hadir pada acara tersebut Bupati Probolinggo Hj. Puput Tantriana Sari, Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo H. Hasan Aminuddin, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo H. Busthami, Rais PCNU Kota Kraksaan KH. Munir Cholili, Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo KH. Abdul Hadi dan Ketua IPHI Kabupaten Probolinggo KH Masrur Nashor.

Jumlah CJH Kabupaten Probolinggo yang akan berangkat ke tanah suci mencapai 775 orang yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 63 dan 64. Mereka akan diberangkatkan dari obyek wisata religius Miniatur Ka’bah di Desa Curahsawo Kecamatan Gending pada 4 September mendatang.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo H. Busthami mengatakan selama melaksanakan ibadah haji, para CJH ini akan didampingi oleh beberapa petugas haji yang terdiri dari ketua kloter, pembimbing, dokter dan paramedis. Petugas ini sudah dibekali dengan berbagai macam obat untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada CJH selama berada di tanah suci.

Bupati Tegal

“Selama ini persiapan pemberangkatan CJH sudah dilaksanakan secara maksimal, baik dari segi pelatihan maupun diklat. Para CJH ini sudah melakukan bimbingan manasik haji baik di tingkat kabupaten dan di tingkat kecamatan bekerja sama dengan IPHI kecamatan masing-masing. Ilmu manasik sudah banyak yang dikuasai oleh CJH secara mendalam,” katanya.

Sementara H Hasan Aminuddin mengatakan, sebagai tamu Allah diharapkan agar supaya calhaj tidak bingung karena tidak hafal kepada doa-doanya. Calhaj disarankan untuk membaca doa yang dihafalnya saja dalam mengerjakan rangkaian ibadah haji selama berada di tanah suci.

Bupati Tegal

”Tidak ada doa yang wajib pada pelaksanaan umroh maupun haji. Jangan bingung buat yang belum hafal doanya. Baca saja Al-Fatihah pada waktu tawaf dan sa’i maupun saat mengerjakan rangkaian ibadah haji yang lain,” katanya.

Lebih lanjut Hasan meminta agar keberangkatan Calhaj ke tanah suci ini diniati sebagai ibadah kepada Allah. Selain itu Calhaj harus selalu tawadhu’ dan berdoa yang baik-baik semoga sehingga haji yang mabrur.

”Mabrur bukan saat berada di tanah suci, tetapi setelah pulang dari haji. Oleh karena itu, selama berada di tanah suci usahakan lebih banyak di masjid dari pada di maktab. Selain itu, jangan terlalu banyak menguras fisik sebelum pelaksanaan wajib haji,” pungkasnya. (Syamsul Akbar/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Sunnah, Sholawat, Hadits Bupati Tegal

Sabtu, 20 Januari 2018

Kick Off LSN Jawa Timur 1 Dimulai 17 September

Trenggalek, Bupati Tegal. Pembukaan pertandingan Liga Santri Nusantara (LSN) Jawa Timur I di Kabupaten Trenggalek akan dilakukan 17 September 2017 mendatang. Kepastian jadwal kick off itu disepakati dalam rapat teknis antara panitia region, panitia lokal, PCNU, dan Pemkab Trenggalek, Rabu (27/7).

Kick Off LSN Jawa Timur 1 Dimulai 17 September (Sumber Gambar : Nu Online)
Kick Off LSN Jawa Timur 1 Dimulai 17 September (Sumber Gambar : Nu Online)

Kick Off LSN Jawa Timur 1 Dimulai 17 September

Menurut Koordinator Region Jawa Timur 1, Habib Mustofa, pertimbangan itu diambil mengingat pada bulan Agustus mendatang Kabupaten Trenggalek memiliki agenda besar, yaitu memperingati hari jadinya.

?

"Setelah kami kordinasi dengan panlok, PCNU dan pemkab Trenggalek, kami tetapkan 17 September resmi kick off dilaksanakan, karena sampai akhir Agustus Trenggalek memperingati hari jadi, untuk itu LSN dilaksanakan bulan september," kata Gus Toev saat ditemui usai rapat di Pesantren Bumi Hidayah At-Taqwa Trenggalek.

Bupati Tegal

?

Seperti diketahui, kompetisi sepakbola santri yang diikuti oleh 32 tim pesantren dari Karesidenan Kediri dan Madiun itu akan dirangkaikan dengan Piala Bupati Trenggalek. Pihak Pemkab sendiri menyatakan kesiapannya untuk mensukseskan LSN 2017.

Menpora RI Imam Nahrawi dijadwalkan hadir di Trenggalek untuk membuka Kickoff. Untuk memeriahkan acara pembukaan, panitia akan mempersiapkan berbagai macam hiburan.?

"Kami akan maksimalkan pembukaan LSN 2017 ini dengan penampilan penampilan khas Trenggalek, misalnya dibuka dengan shalawat Jaljalut Indonesia, penampilan silat Pagar Nusa, barongan, jaranan, dan hiburan lainya, " kata Gus Loch, Ketua PCNU Trenggalek.

"Kami juga akan kerahkan masa dari seluruh banom NU, santri dan warga Tenggalek untuk menyaksikan Kickoff dengan memaksimakan publikasi di seluruh wilayah Trenggalek dan sekitarnya," imbuh Gus Nur, Ketua panitia ? Lokal. Dia memperkiraan pembukaan LSN akan disaksikan oleh 10.000 penonton. (Zaenal Faizin/Fathoni)

Bupati Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Sunnah Bupati Tegal

Senin, 08 Januari 2018

Ketika Tokoh NU dan Muhammadiyah Bicara Stanting

Jakarta, Bupati Tegal. Rais Syuriah PBNU, KH Ahmad Ishomudin (Gus Ishom) mengungkapkapkan tidak ada hal dari agama dan kepercayaan lain yang bertentangan dengan ajaran Islam sepanjang dapat diterima akal sehat. 

“Nilai-nilai universal yang dikembangkan Islam adalah yang sesuai akal sehat, misalnya tentang pentingnya kasih sayang yang juga ada di setiap agama, termasuk persoalan kesehatan,” kata Gus Ishom, pada Dialog Nasional Lintas Agama Cegah Stanting di Hotel Aryaduta, Jakarta, Selasa (14/11).

Ketika Tokoh NU dan Muhammadiyah Bicara Stanting (Sumber Gambar : Nu Online)
Ketika Tokoh NU dan Muhammadiyah Bicara Stanting (Sumber Gambar : Nu Online)

Ketika Tokoh NU dan Muhammadiyah Bicara Stanting

(Baca juga: Tokoh Lintas Agama Bersatu Cegah Stanting)

Bupati Tegal

Disampaikan pula, dalam Islam ada hal-hal yang disebut kemaslahatan atau sesuatu yang bermanfaat yang berasal dari Tuhan bagi para hamba-Nya. Untuk mewujudkan kemaslahatan tersebut ada lima hal yang harus dijaga. 

“Pertama adalah menjaga agama terlaksana dalam kehidupan sehari-hari untuk mengarahkan kebahagiaaan dan selamat dunia akhirat. Kedua adalah menjaga jiwa manusiawi. Ketiga adalah penjagaan akal, jangan sampai tidak cerdas. Keempat menjaga keturunannya.  Kelima penjagaan akan harta benda yang dimiliki,” papar Gus Ishom.

Bupati Tegal

Terkait dengan isu stanting, Gus Ishom menegaskan Islam sangat concern dalam upaya pencegahannya. Upaya tersebut bahkan dilakukan salah satunya sebelum pernikahan, sangat penting orang yang belum menikah untuk mencari (pasangan) yang terbaik. 

“Ketika sudah menikah saat melakukan hubungan suami istri didahului dengan doa agar dijauhkan dari setan. Setan adalah makhluk yang jauh dari kasih sayang Allah,” lanjut Gus Ishom.

Kemudian, saat istri mengalamai masa nyidam, seorang suami wajib memberi perhatian lebih.

“Kalau istri nyidam makanan tertentu dan suami tidak memenuhinya, bisa membayakan diri dan janin,” Gus Ishom menambahkan.

Senada, Wawan Gunawan Abdul Wahid dari Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah menegaskan upaya mencegah stanting merupakan jihad bersama yang harus dilakukan semua agama.

“Mencegah stanting adalah kewajiban semua agama,” kata Gunawan.

Hal itu dibenarkan dalam Islam karena Islam berkewajiban memberi asih untuk semua manusia.

“Pembenar bahwa Islam memberi asih untuk semuanya. Bahasa asih tadi diwujudkan lewat berbagai bentuk pelayanan kepada semua umat manusia,” ungkapnya.

Ia menegaskan mukmin yang kuat lebih dicintai daripada mukmin yang lemah. (Kendi Setiawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Khutbah, Pondok Pesantren, Sunnah Bupati Tegal

Sabtu, 30 Desember 2017

Bantu Arus Mudik, Pramuka Brebes Terjunkan 1015 Anggota

Brebes, Bupati Tegal. Sebanyak 1015 Anggota Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) 11.29 Brebes yang tergabung dalam Saka Bhayangkara membantu arus mudik dan balik lebaran 1436 H. Penerjunan anggota pramuka diharapkan dapat membantu kelancaran dan meminimalisir angka kecelakaan. Mereka ditempatkan di titik-titik rawan kecelakaan.

“Kami menerjunkan 1015 anggota pramuka dalam pengamanan arus mudik dan balik lebaran,” ujar Ketua Kwarcab Brebes H Emastoni Ezam SH MH di Sanggar Kwarcab setempat, Rabu (1/7).

Bantu Arus Mudik, Pramuka Brebes Terjunkan 1015 Anggota (Sumber Gambar : Nu Online)
Bantu Arus Mudik, Pramuka Brebes Terjunkan 1015 Anggota (Sumber Gambar : Nu Online)

Bantu Arus Mudik, Pramuka Brebes Terjunkan 1015 Anggota

Menurutnya, sumbangsih Pramuka ini sebagai perwujudan pengamalan  Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka. Utamanya pada darma keempat yakni rela menolong dan tabah. Mereka yang diterjunkan adalah anggota Saka Bhayangkara dan Saka Pandu Wisata.

Bupati Tegal

Pramuka Penegak dan Pandega yang usianya sekitar 16 sampai 24 tahun, sudah melakukan pelatihan pengamanan yang dibina oleh Kepolisian Resort dan Sektor di 17 Polsek se-Kabupaten Brebes. “Anggota pramuka itu sudah mendapatkan bekal keahlian untuk mengatur lalu lintas dan pertolongan lainnya,” kata Kak Toni, demikian panggilan akrabnya.

Bupati Tegal

Penerjunan anggota Pramuka sejak H-3 hingga H+2. Dalam tugasnya mereka berdampingan dengan pihak kepolisian, di pos-pos milik Polri. Mereka akan ditempatkan di wilayah Pantura dan jalur tengah serta jalur selatan.

Di wilayah Pantura, mereka ditempatkan dari ujung kulon Losari hingga perbatasan Tegal-Brebes. Terutama di exit tol Pejagan dan exit tol Banjaranyar dan pasar Induk Brebes. Wilayah Tengah, meliputi daerah Banjarharjo, Kersana, Ketanggungan, Songgom dan Jatibarang. Di wilayah tengah, bakal terjadi kepadatan juga karena ada limpahan dari exit tol pejagan. 

Sedang Wilayah selatan meliputi Bumiayu, Tonjong dan Paguyangan. “Tanjakan Ciregol menjadi titik pantau yang tidak kalah pentingnya untuk ditempatkan para personil pramuka,” kata Kak Toni lagi. 

Ketua Dewan Kerja Cabang (DKC) Kwarcab Brebes Budi Rohmawan menambahkan, berdasarkan pengalaman tahun yang lalu, dari 800 anggota yang dibutuhkan saat itu, ternyata pada laporan akhir mencapai 980 anggota yang terlibat. “Kemungkinan tahun ini juga anggota yang bergabung akan bertambah pada saat pelaksanaan,” ungkapnya.

Selain di jalan raya, lanjut Budi, anggota pramuka juga akan ditempatkan di tempat-tempat wisata. Seperti di obyek wisata Pantai Randusanga Indah (Par In) sebanyak 40 personil dan waduk Penjalin Paguyangan 25 orang.

Sebagai ucapan terima kasih, para peserta Karya Bakti Pramuka (Kartika) Lebaran 1436 H akan mendapatkan Tanda Ikut Gotong Royong (Tigor). Mereka bertugas secara sukarela, hanya mendapatkan kolak dan makanan saat berbuka puasa. “Alhamdulillah, mereka senang melakukan kegiatan Kartika Lebaran,” tandas Budi. (Wasdiun/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Sunnah, News Bupati Tegal

Selasa, 26 Desember 2017

Dubes Korsel Berterima Kasih pada NU

Jakarta, Bupati Tegal. Pemerintah Korea Selatan (Korsel) merasa berutang budi kepada Nahdlatul Ulama (NU) yang telah mengerahkan segala kekuatan dan pengaruhnya di luar negeri dalam rangka membebaskan 19 warga Korsel yang ditawan oleh kelompok Taliban di Afganistan, 30 Agustus lalu.

Demikian isi surat Dubes Korsel untuk Indonesia, Lee Sun Jin kepada yang diterima Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi di Gedung PBNU, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Ahad (16/9).

Dubes Korsel Berterima Kasih pada NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Dubes Korsel Berterima Kasih pada NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Dubes Korsel Berterima Kasih pada NU

KH Hasyim Muzadi mengatakan, surat tersebut merupakan ungkapan terima kasih pemerintah Korsel terhadap NU yang turut berupaya keras dalam pembebasan 19 warganya yang ditawan oleh Taliban.

“Saya dapat surat dari Dubes Korsel. Isinya ungkapan terima kasih pemerintah Korsel pada NU terkait bebasnya warga Korsel yang ditawan Taliban,” ungkap Sekretaris Jenderal International Conference of Islamic Scholar (ICIS) itu.

PBNU, katanya, merasa senang atas dibebaskannya 19 warga Korsel yang ditawan Taliban. ”Sebagai pihak yang sejak awal berusaha keras dan menginginkan pembebasan warga Korsel, kami tentu merasa senang dengan telah dibebaskannya warga Korsel,” ungkap Presiden World Conference on Religion and Peace (WCRP) itu.

Sementara itu, Dubes Korsel dalam suratnya juga memuji NU sebagai organisasi besar yang punya pengaruh kuat di dalam dan luar negeri. Dikatakan, pengaruh yang besar itu ternyata benar-benar dapat dimanfaatkan dalam proses pembebasan warga Korsel akhir Agustus lalu.

Bupati Tegal

"Teristimewa, saya ingin mengekspresikan apresiasi yang sepenuh hati dan hutang budi saya kepada NU yang berpengaruh pada seluruh dunia atas upaya baik dan kerjasama dalam upaya pembebasan sandera dengan solusi yang damai sejak permulaan peristiwa ini," katanya salam surat tersebut.

Bupati Tegal

Karena itu, pemerintah Korsel berharap hubungan Negaranya dengan NU akan terus berlanjut di masa mendatang. Diakuinya, peran serta pemerintah Indonesia dan NU dalam pembebasan warga Korsel telah menjadikan hubungan kedua negara semakin baik.

"Sudilah bapak menerima salam hormat saya dan saya sangat berharap ke depan agar kerja sama baik dengan anda dan NU terus berlanjut," katanya dalam surat itu. (duta/nam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Bahtsul Masail, Hikmah, Sunnah Bupati Tegal

Senin, 18 Desember 2017

Mahasiswa Thariqah Gelar Serangkaian Kegiatan di Malang

Malang, Bupati Tegal. Mahasiswa Ahlith Thariqah Al Mu’tabarah An Nahdliyyah atau MATAN Cabang Kota Malang menggelar serangkaian kegiatan dengan bertajuk “MATAN untuk bangsa”.

Kegiatan tersebut berisi rangkaian roadshow seminar, diskusi, dan sowan ke habaib dan masyayikh Kota Malang dengan bertujuan untuk memperkenalkan MATAN ke publik Kota Malang, terutama civitas akademika kampus dan para tokoh ulama di kota Malang.?

Kegiatan tersebut juga merupakan langkah awal organisasi mahasiswa di bawah naungan Jamiyyah? Ahlith Thariqah Al Mu’tabarah An Nahdliyyahjamiyyah atau organisasi tarekat tarekat NU itu untuk mengubah pola pikir generasi muda khususnya yang kapitalistik, pragmatis, hedonis, dan transaksional yang berakibat, manusia tidak lagi berperan sebagai manusia (‘abdullah wa khalifatullah fil ardl). Dengan bertarekat diharapkan generasi muda lebih berperan bagai mesin dan mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan, yang mana akibat selanjutnya adalah tidak adanya rasa cinta dan kebanggaan terhadap tanah air dan lebih penting lagi, tidak adanya rasa cinta dan kebanggaan terhadap Nabi Muhammad SAW dan Islam.

Mahasiswa Thariqah Gelar Serangkaian Kegiatan di Malang (Sumber Gambar : Nu Online)
Mahasiswa Thariqah Gelar Serangkaian Kegiatan di Malang (Sumber Gambar : Nu Online)

Mahasiswa Thariqah Gelar Serangkaian Kegiatan di Malang

Kegiatan MATAN Kota Malang yang dibuka pada 7 Desember 2012 ini diawali dengan seminar yang bertempat di aula Usman Mansur Universitas Islam Malang (UNISMA), dengan tema seminar, “Fitrah Nusantara Sebagai Isi Kandungan Bangsa”.?

Bupati Tegal

Seminar yang diisi oleh Habib Ismail Fajrie Alatas dan DR. Galih Wijil Pangarsa itu membahas mengenai potensi-potensi yang terkandung di bumi Nusantara ini baik itu potensi alamiah seperti laut, maupun potensi yang bersifat budaya, yang mana potensi-potensi itu bisa menjadi senjata untuk kebangkitan dan kemajuan Bangsa Indonesia.?

Tidak hanya potensi yang dibicarakan, namun juga hal-hal yang bisa melemahkan potensi-potensi itu, baik yang berasal dari dalam negeri maupun dari luar, sehingga peserta seminar diajak memetakan Indonesia.

Bupati Tegal

Setelah seminar itu, pengurus harian MATAN dan Habib Aji (panggilan akrab Habib Ismail Fajrie Alatas) langsung menuju ke kediaman Habib Abdul Qadir Mauladdawilah dan Habib Bagir Mauladdawilah di kelurahan Jagalan Kota Malang untuk bersilaturrahim dan memperkenalkan MATAN kepada beliau-beliau serta memohon doa, dukungan, dan bantuan dari beliau-beliau untuk MATAN Kota Malang. Dan beliau-beliau pun memberi respon yang positif atas kehadiran Habib Aji dan rombongan, termasuk dengan lahirnya MATAN dan gerakan-gerakan yang akan dilakukan oleh MATAN.?

Selanjutnya, Habib Aji dan seluruh PC. MATAN Kota Malang bergerak menuju maqam Al-Habib Abdul Qodir Bafaqih untuk berziarah dan “memperkenalkan” MATAN kepada beliau selaku salah satu wali agung yang ada di Kota Malang.

Ba’da shalat maghrib, rombongan langsung menuju ke Kota Batu untuk memenuhi undangan makan malam dari Habib Jamal Ba’agil. Dalam jamuan makan malam itu, tak lupa pula Habib Aji dan PC.MATAN Kota Malang memperkenalkan berdirinya MATAN Kota Malang dan mengharapkan kesediaan Habib Jamal untuk mendoakan MATAN dan membimbing MATAN Kota Malang, serta membantu MATAN Kota Malang, demi tersyiarnya Ahlussunnah wal jama’ah di dunia universitas yang sekarang ini mulai tersisih oleh paham-paham wahabi, liberalisme, dan hedonisme.

Keesokan harinya, acara dilanjutkan di kampus UIN Maliki Malang dan dimulai pukul 14.00 WIB dengan tema seminar “Mengambil Hikmah Pelajaran dari Sejarah dan Tradisi sebagai Pembentuk Identitas Lokal dan Universal Bangsa”. Sedangkan pemateri dalam seminar tersebut adalah DR. Agus Sunyoto, Prof. DR. Sutiman, dan Habib Ismail Fajrie Alatas.?

Dalam seminar itu, para pembicara menekankan pentingnya mengetahui dan mempelajari sejarah dan tradisi di era globalisasi ini. Sebab dua elemen itu merupakan pembentuk jati diri bangsa. Tanpa dua elemen itu, maka bangsa tidak memiliki jati diri sehingga mudah dipecah belah, dan tidak mempunyai karakter sebagai bangsa, serta tidak cinta terhadap bangsa sendiri. Sebagai dua elemen yang berbeda, tradisi dan sejarah merupakan rem bagi bangsa Indonesia agar tidak terseret dan tergilas oleh roda globalisasi, apalagi sekarang ini semakin marak gerakan purifikasi seperti wahabi yang berkoalisi dengan kaum kapitalis untuk menghapus sejarah dan tradisi dari Negeri ini, sehingga terbentuklah manusia satu dimensi.

Setelah acara di UIN Maliki Malang, Habib Aji dan PC. MATAN Kota Malang melanjutkan kegiatan hari itu dengan bersilaturrahim ke Habib Muhammad bin Idrus Al-Haddad di Sawahan Kota Malang. Dalam silaturrahim itu, Habib Aji memperkenalkan MATAN dan PC. MATAN Kota Malang kepada Habib Muhammad dengan harapan doa, restu, dukungan dan bantuan dari Habib Muhammad untuk gerakan MATAN Kota Malang, sehingga MATAN Kota Malang bisa mewujudkan visi organisasi.

Agenda selanjutnya pada malam hari itu adalah menghadiri undangan makan malam dari Rais JATMAN Kota Malang, KH. Abdurrahman Yahya dan orasi ilmiah di hadapan santri beliau, santri PP. Miftahul Huda Gading Kota Malang. KH. Abdurrahman yang sejak awal digagasnya MATAN di Kota Malang ini sangat mendukung dan membantu gerakan MATAN, sangat gembira dengan kehadiran Habib Aji di Kota Malang dan di Gading Pesantren. KH. Baidlowi Mushlich dalam sambutannya menyatakan bahwa keberadaan MATAN, dan mahasiswa yang berthariqah di era sekarang ini sangat penting.

Adapun Habib Aji dalam orasinya menekankan agar para santri tidak hanya menjadi ahli ekonomi yang baik, dokter yang baik, guru yang baik, dan lain-lain (pekerja yang baik), namun, para santri yang sebagian besar mahasiswa ini, harus menjadi manusia yang baik, manusia yang benar-benar manusia. Hal itu bisa dicapai salah satunya dengan cara berthariqah, karena berthariqah itu untuk memunculkan kemanusiaan sehingga menjadi manusia yang manusia, yaitu manusia yang baik dan bermanfaat.

Itu pula salah satu motivasi mengapa Maulana Habib Luthfi bin Yahya menggagas berdirinya MATAN di tengah organisasi-organisasi semacam HMI, PMII lebih sibuk berpolitik kampus dan demonstrasi sampai lupa mengembangkan intelektualitasnya, dan lupa meningkatkan spiritualitasnya, sehingga MATAN sangat terbuka, baik itu anggota HMI, PMII, atau lainnya dipersilahkan untuk ikut MATAN tanpa meninggalkan organisasi asalnya.

Di hari terakhir atau hari ketiga road show MATAN, acara selanjutnya adalah diskusi dengan tema,”Kritik Nalar Liberalisme Islam” yang bertempat di gedung PCNU Kota Malang, di mana dalam diskusi itu Habib Aji memaparkan secara detail bagaimana sebenarnya pemikiran kawan-kawan di Jaringan Islam Liberal. Yang mana mereka sibuk mengkritik islam tradisi khas pesantren, namun mereka lupa untuk mengkritisi liberalisme yang mereka gembor-gemborkan, dengan segala teori yang mereka paparkan, padahal banyak kritik (baca: kekurangan dan kelemahan) dalam teori-teori yang mereka jadikan rujukan ataupun hasil pemikiran-pemikiran mereka, sehingga nyatanya pemikiran mereka malah lebih banyak bersifat mendekonstruksi pemikiran yang sudah ada daripada merekonstruksinya.

Malam harinya, acara dilanjutkan dengan diskusi di Pesantren Mahasiswa Al Hikam Kota Malang, yang mana dalam kesempatan itu Habib Aji memaparkan secara singkat mengenai MATAN dan pentingnya berthariqah agar menjadi manusia yang benar-benar manusia, sehingga menjadi manusia yang berguna bagi Negara dan Agama.

Di hari terakhir itu pula, Habib Aji dan PC. MATAN Kota Malang melanjutkannya dengan bersilaturrahim ke KH. Mashduqi Mahfudz di Mergosono, Habib Agil bin Agil di Jl. Ir. Rais Kota Malang, dan Gus Luqman di Merjosari Kota Malang. Dalam kesempatan tersebut, Habib Aji dan PC. MATAN Kota Malang memperkenalkan MATAN dan PC MATAN Kota Malang kepada beliau-beliau dengan harapan doa, restu, dukungan dan bantuan sehingga MATAN Kota Malang bisa mewujudkan visi organisasi.

? ?

Redaktur ? ? ? : A. Khoirul Anam

Kontributor ? : Syukron Ma’mun

Keterangan foto: Pemateri di Universitas UIN Malik Maliki Malang Agus Sunyoto (Kanan), Habib Ismail Fajrie Alatas (Tengah) Dan Prof. Sutiman (Kiri). Tema seminar “Mengambil Hikmah Pelajaran Dari Sejarah dan Tradisi sebagai Pembentuk Identitas Lokal”

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Sunnah, Berita Bupati Tegal

Minggu, 17 Desember 2017

Kemendesa Kembangkan Produk Unggulan di Kawasan Blok Masela

Maluku Tenggara, Bupati Tegal. Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa-PDTT) akan menjadikan Desa Lermatang di Kabupaten Maluku Tenggara Barat sebagai model untuk pengembangan aquaculture estate di tujuh desa lainnya di pulau Sera dan pulau Yamdena dengan produk unggulan rumput laut.

Hal itu dikemukakan Dirjen Pengembangan Daerah ? Tertentu (PDTU) Suprayoga Hadi usai menghadiri Destructive Fishing Watch (DFW) panen perdana rumput laut di Desa Lermatang, yang merupakan social investment program dari INPEX Blok Masela yang menggandeng DFW sebagai mitra pelaksana, melalui fasilitasi Kemendesa PDTT dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta SKK Migas.

Kemendesa Kembangkan Produk Unggulan  di Kawasan Blok Masela (Sumber Gambar : Nu Online)
Kemendesa Kembangkan Produk Unggulan di Kawasan Blok Masela (Sumber Gambar : Nu Online)

Kemendesa Kembangkan Produk Unggulan di Kawasan Blok Masela

"Lokasi social investment program di Desa Lermatang akan dijadikan pilot model pengembangan aquaculture estate ? dengan produk unggulan rumput laut yang difasilitasi Kemendesa PDTT di Tahun Anggaran 2017, sejalan dengan pelaksanaan program unggulan pengembangan produk unggulan desa (one village one product) di wilayah pulau kecil dan terluar (Prudes PKT) yang berbasis komoditas unggulan rumput laut," ujar Suprayoga Hadi, Ahad (12/3), melalui siaran pers.

Dikatakan Dirjan PDTU lagi, selain melalui pengembangan produk unggulan pada desa-desa lainnya di daerah pulau kecil terluar lainnya, juga di Kabupaten Pulau Morotai dan Kabupaten Kepulauan Aru, serta di Kabupaten Sabu Raijua. "Karena telah ditetapkan sebagai kabupaten prioritas penanganan terintegrasi dalam rangka percepatan pembangunan daerah tertinggal dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2017," ujarnya.

Untuk mengembangkan produk unggulan rumput laut, Dirjen Suprayoga Hadi mengatakan, selain pengembangan Badan Usaha Milik Desa (Bumdesa), juga akan dilakukan revitalisasi dari Pabrik Pengolahan Rumput laut di Desa Lermatang yang dibangun pemerintah tahun 2011.

Bupati Tegal

"Kemudian leh Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) tahun 2014. Namun tidak dapat dimanfaatkan sama sekali karena tidak tersedianya sumber air bersih yang merupakan kebutuhan utama dalam pengolahan pasca panen rumput laut," ujar Dirjen PDTU.

Bupati Tegal

"Melalui pengembangan produk unggulan rumput laut, diharapkan dapat dikembangkan alternatif ekonomi desa dan kawasan perdesaan yang dapat lebih berdaya saing dan berbasis pada produk unggulan desa/kawasan perdesaan, sebagai komplemen dari rencana pengembangan sektor migas di Kabupaten MTB khususnya pada Blok Masela," ujar Suprayoga Hadi.

Untuk itu, Suprayoga Hadi meminta kepada INPEX yang menjadi mitra SKK Migas dalam melakukan eksplorasi di Blok Migas Masela agar memperhatikan pengembangan sumber daya manusia setempat. Terutama melalui inisiasi pendidikan ketrampilan dan kejuruan yang dibutuhkan oleh industri migas yang akan dikembangkan di Blok Masela.

"Selain juga tetap melanjutkan social investment program yang telah dimulai di Desa Lermatang dalam pengembangan produk unggulan rumput laut dan penguatan kelembagaan ekonomi desa melalui pembentukan BUMDesa," ujarnya.

Selanjutnya, Kemendesa PDTT mengawal proses pengembangan Program Unggulan Desa (Prudes) dan Program Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades) yang tidak hanya secara koordinatif dengan Pemda, juga dengan kementerian/lembaga terkait, terutama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Kementerian ESDM melalui SKK Migas.

"Serta akan dikerjasamakan melalui pola kemitraan dengan BUMN dan swasta yang akan dikembangkan di wilayah perbatasan dan pulau kecil terluar," ujar Suprayoga Hadi. (Red: Abdullah Alawi)?

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Sunnah, Makam, Halaqoh Bupati Tegal

Sabtu, 09 Desember 2017

Pelajari NU, Bule Kunjungi Muktamar

Jombang, Bupati Tegal. NU memang memiliki magnet yang sangat kuat dan menarik untuk dijadikan bahan penelitian khususnya di bidang agama maupun sosial. Tidak terkecuali Christhoper seorang mahasiswa asal Jerman yang sedang melakukan penelitian untuk menyelesaikan pendidikannya. 

Pelajari NU, Bule Kunjungi Muktamar (Sumber Gambar : Nu Online)
Pelajari NU, Bule Kunjungi Muktamar (Sumber Gambar : Nu Online)

Pelajari NU, Bule Kunjungi Muktamar

Christhoper merupakan mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di Belanda dan sedang menyelesaikan penelitian akhirnya mengenai kebebasan beragama.

Kehadirannya untuk melihat suasana Muktamar ke 33 NU yang di gelar di alun-alun dari 1-5 Agustus 2015 di Jombang dikarenakan ketertarikannya terhadap ormas NU dan tokoh tokohnya yang dikenal sangat toleran dan moderat.

Bupati Tegal

Christhoper sangat tertarik dengan salah satu tokoh NU yaitu KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yang terkenal dengan sebutan "Bapak Pluralisme Indonesia". Oleh karena itu ia bersama salah satu rekannya menyempatkan diri meneliti lebih dalam tentang Gus Dur dengan berkunjung ke stand Wahid Institute.

Bupati Tegal

"Saya sudah membaca banyak tentang biografi Gus Dur dari berbagai sumber yang ada. Dan saya berharap dapat memahami lebih dalam lagi tentang Gus Dur dan pola pikirnya," jelasnya. (Muhammad Faizin/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Syariah, RMI NU, Sunnah Bupati Tegal

Rabu, 15 November 2017

Muslimat NU Anggap Pemerintah Plin-plan Terhadap Iran

Surabaya, Bupati Tegal. Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Khofifah Indar Parawansa menilai, pemerintah bersikap plin-plan atau inkonsistensi dalam masalah dukungan atas resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) 1747 terhadap Iran.

"Kami prihatin, karena pemerintah plin-plan dengan memberikan dukungan kepada PBB untuk memberikan sanksi ekonomi terhadap Iran yang dianggap mengembangkan uranium," ujarnya saat berbicara pada pembukaan Hari Lahir (Harlah) ke-61 Muslimat NU di Surabaya, Jumat (6/4).

Ia menjelaskan, sikap plin-plan Indonesia itu sangat berbahaya, karena akan menurunkan kepercayaan negara lain terhadap Indonesia.

Muslimat NU Anggap Pemerintah Plin-plan Terhadap Iran (Sumber Gambar : Nu Online)
Muslimat NU Anggap Pemerintah Plin-plan Terhadap Iran (Sumber Gambar : Nu Online)

Muslimat NU Anggap Pemerintah Plin-plan Terhadap Iran

"Pemerintah dapat dikatakan plin-plan atau inkonsistensi, karena saat Presiden Iran dan Ketua MA Iran datang ke Indonesia dengan menemui presiden dan sejumlah pemimpin informal untuk menjelaskan program nuklir di Iran guna tujuan damai justru mendapatkan dukungan dari pemerintah," ujarnya menegaskan.

Namun, anggota Fraksi Kebangsaan Bangsa (FKB) DPR RI itu, hanya dalam kurun satu hungga dua bulan justru muncul dukungan Indonesia terhadap Resolusi 1747 dari DK-PBB untuk memberikan sanksi kepada Iran atas pengembangan nuklirnya.

Bupati Tegal

Khofifah mengatakan, pandangan Muslimat NU terhadap Iran itu sudah menjadi kesepakatan dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Muslimat NU se-Indonesia pada Maret 2007.

"Dalam Rapimnas Muslimat NU se-Indonesia itu, kami menyikapi masalah nuklir Iran dan resolusi DK-PBB, desakan pengesahan RUU APP, dan desakan perlunya badan khusus dalam menangani luapan lumpur di kawasan eksplorasi Lapindo," katanya menambahkan. (ant/sbh)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Anti Hoax, Internasional, Sunnah Bupati Tegal

Bupati Tegal

Sabtu, 21 Oktober 2017

Kasatkornas Tertibkan Akun Atas Namakan GP Ansor dan Banser

Jakarta, Bupati Tegal?

Kepala Satuan Koordinasi Barisan Ansor Serbaguna (Kasatkornas) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) H Alfa Isnaeni mengatakan, pihaknya akan menertibkan akun-akun di media sosial yang mengatasnamakan GP Ansor dan Banser.?

Hal itu, menurut dia, dilakukan sebagai upaya menghindari terjadinya penyalahgunaan yang mengatasnamakan banom Nahdlatul Ulama tersebut.?

Kasatkornas Tertibkan Akun Atas Namakan GP Ansor dan Banser (Sumber Gambar : Nu Online)
Kasatkornas Tertibkan Akun Atas Namakan GP Ansor dan Banser (Sumber Gambar : Nu Online)

Kasatkornas Tertibkan Akun Atas Namakan GP Ansor dan Banser

Jadi, kata dia, siapa pun, kalau tidak punya hak, tidak boleh menggunakan akun Ansor dan Banser. Jika ada akun kata GP Ansor dan Banser tanpa hak pasti akan berhadapan dengan Kasatkornas.

Namun, menurut dia, akun yang sudah ada itu betul milik lembaga atau pimpinan GP Ansor yang sudah ada dalam Surat Keputusan Pimpinan Pusat, tinggal melaporkan saja.?

“Itu cukup dilaporkan kepada Pimpinan Pusat. Akun ini milik pimpinan wilayah A. Akun itu milik Pimpinan Cabang A. Verifikasi ini penting dalam rangka penertiban,” katanya di kantor Pimpinan Pusat GP Ansor, Jakarta Selasa malam (10/1).

Bupati Tegal

Sekali lagi, kalau ada akun yang mengatasnamakan ansor akan berhadapan dengan kami, pungkasnya. (Abdullah Alawi)?

Bupati Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Nahdlatul Ulama, Santri, Sunnah Bupati Tegal

Selasa, 05 September 2017

Jaga Situasi Kondusif, Polisi Rembang Sowani Para Kiai

Rembang, Bupati Tegal



Pihak Kepolisian Resor Rembang mengeluarkan kebijakan dengan menyebar para perwira di setiap kepolisian sektor atau Polsek, untuk berkunjung kepada ulama setempat guna mengantisipasi pergerakan massa menuju Jakarta, terkait aksi damai 25 November dan 2 Desember yang akan datang.

Jaga Situasi Kondusif, Polisi Rembang Sowani Para Kiai (Sumber Gambar : Nu Online)
Jaga Situasi Kondusif, Polisi Rembang Sowani Para Kiai (Sumber Gambar : Nu Online)

Jaga Situasi Kondusif, Polisi Rembang Sowani Para Kiai

Seluruh Kapolsek di setiap Kecamatan, secara serempak mendatangi ulama di wilayah setempat. Pada hari Rabu 23 November 2016 pagi seluruh Kapolsek dipastikan sowan ke sejumlah ulama yang ada di Kabupaten Rembang.?

Menurut Kapolres Rembang AKBP Sugiarto menjelaskan, hal tersebut dimaksudkan untuk mencegah massa di Kabupaten Rembang, untuk bergabung di Jakarta. Ia mengajak, kepada warga Kabupaten Rembang, untuk berdoa bersama agar Indonesia diberikan keamanan dan ketenteraman, terutama wilayahnya sendiri.?

"Terkait dengan rencana aksi 25 November atau 2 Desember mendatang, akan lebih baik warga mendoakan situasi Indonesia di rumah atau kediaman masing-masing agar wilayah tetap aman dan kondusif, demi tegaknya NKRI," ujar Kapolres Rembang AKBP Sugiarto.

Bupati Tegal

Menurut Kapolres, berdasarkan apa yang disampaikan oleh Kapolri, rencana aksi susulan pada 25 November atau 2 Desember nanti potensi ditunggangi oleh kepentingan lainnya.

Komandan Kodim 0720 Rembang, Letkol Inf Darmawan Setiady mengungkapkan, berdasarkan data intelejen yang didapatnya, sejauh ini masih belum terdeteksi adanya organisasi massa di daerah ini yang berencana akan gabung dalam aksi demo susulan mendatang.

"Lebih baik tidak perlu datang ke Jakarta. Jika masalahnya untuk menuntut proses hukum atas dugaan penistaan agama, biarlah aparat penegak hukum yang menanganinya," tegasnya.

Sebagaimana diberitakan sejumlah media nasional, aksi bertajuk "Bela Islam III" akan difokuskan untuk menuntut penahanan terhadap Basuki Tjahaja Purnama terkait kasus dugaan penistaan agama. Aksi akan dilakukan dengan shalat Jum’at di jalan.

Bupati Tegal

Seperti yang dilakukan Kapolsek Gunem AKP Yuliadhi, yang mendatangi Syuriah MWCNU Gunem Kiai Nursalim di Desa Trembes.

Lalu Kapolsek Sedan AKP Joko Purnomo yang mengunjungi salah satu jajaran pengurus MWCN KH Dimyati di Dukuh Pesantren-Sedan dan Kapolsek Lasem AKP Eko Budi S yang berkunjung ke Gus Qoyyum di Pesantren An-nur Soditan.

Kemudian, Kapolsek Kragan AKP Siswanto yang berkunjung ke Kiai Faqih di MA Nahjatus Sholihin Kragan dan Kapolsek Pamotan AKP Kisworo yang mengunjungi KH Fauzi dan KH Amir Mahmud di Pesantren Al-Falah Pamotan.

Selanjutnya, Kapolsek Sale AKP Isnaeni yang berkunjung ke sejumlah tokoh agama dan takmir?

masjid di Desa Gading, Mrayun, dan Wonokerto serta Kapolsek Sluke AKP Bibit AS yang mengunjungi KH Ansori di Kalimalang-Trahan.

Ada juga Kapolsek Sumber AKP Suhaendi Tirta yang berkunjung ke Kiai Rosyidi di Desa Kedungtulup dan Kapolsek Bulu AKP Riwayat Susianto yang mengunjungi Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Bulu Kiai Syarkowi.

Sedangkan Kapolsek Sulang AKP Haryanto berkunjung ke Pesantren Alhamdulillah Kemadu bertemu Nyai Hj Rahmawati Syahid istri Almarhum Kiai Syahid Kemadu yang juga mantan Mustasyar PCNU Rembang, serta Kapolsek Kaliori AKP Sukiyatno dan Kapolsek Kota Rembang Sunarmin, juga sowan ke sejumlah kiai yang ada di wilayah setempat. (Ahmad Asmui/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal News, Sunnah, Pemurnian Aqidah Bupati Tegal

Sabtu, 12 Agustus 2017

Bazar Hari Santri Pringsewu Layani Gratis Pembuatan Akta Kelahiran dan KK

Pringsewu, Bupati Tegal - Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Pringsewu Hasan Basri mengatakan bahwa pihaknya akan ikut memeriahkan Bazar Hari Santri yang akan dilaksanakan di Kompleks Gedung NU mulai 20 sampai 21 Oktober 2017.

Bentuk partisipasi dari Disdukcapil, menurutnya, adalah dengan menyediakan stand untuk membuat akta kelahiran dan kartu keluarga. "Kita persilahkan kepada seluruh masyarakat untuk hadir di gedung NU Pagelaran, ada Stand khusus disana buat warga yang ingin membuat Akta kelahiran maupun KK. Semua kita layani dan gratis," kata Hasan saat ditemui di kantornya, Jumat (13/10).

Bazar Hari Santri Pringsewu Layani Gratis Pembuatan Akta Kelahiran dan KK (Sumber Gambar : Nu Online)
Bazar Hari Santri Pringsewu Layani Gratis Pembuatan Akta Kelahiran dan KK (Sumber Gambar : Nu Online)

Bazar Hari Santri Pringsewu Layani Gratis Pembuatan Akta Kelahiran dan KK

Syarat bagi masyarakat Kabupaten Pringsewu yang akan mengurus dokumen penting ini adalah dengab cukup membawa persyaratan berupa fotokopi KK, surat keterangan lahir dari dokter/bidan atau klinik bersalin serta fotokopi KTP orangtua.

Pada kesempatan Hasan juga mengimbau para santri di Kabupaten Jejama Secancanan Bersenyum Manis, nama lain dari Pringsewu, untuk memanfaatkan kesempatan pelayanan pembuatan akta kelahiran dan kartu keluarga tersebut.

Bupati Tegal

"Semua Insyaallah bisa terlayani. Bagi para santri atau siswa pondok pesantren, persyaratan pembuatan akta dapat dikumpulkan melalui pengurus pesantren ataupun sekolah masing-masing," terangnya.

Bupati Tegal

Ditemui di tempat terpisah Ketua Pelaksana Hari Santri Nasional 2017 PCNU Pringsewu HMunawir mengapresiasi keikutsertaan Pemda Pringsewu dalam memperingati Hari Santri dengan bentuk pelayanan tersebut.

Ia menilai ini adalah bentuk konkret pelayanan pemda kepada masyarakat dengan jemput bola sehingga bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat dan bikan hanya seremonial belaka.

"HSN merupakan agenda Nasional tahunan yang kita peringati tiap tanggal 22 Oktober, selain santri, tentunya segenap warga bangsa turut suka cita di dalamnya, oleh karenanya kita dorong agar kegiatan ini manfaatnya dapat dirasakan seluruh masyarakat," ujarnya.

Pelayanan pembuatan Akta Kelahiran dan KK gratis ini akan dilaksanakan di  komplek gedung NU Jalan Raya Pagelaran-Pringsewu bersamaan dengan Perkemahan Maarif Cabang III yang diikuti oleh Pramuka Sako Maarif Pringsewu.

Bazar yang baru pertama kali dilaksanakan dalam rangka Hari Santri ini merupakan kerja sama panitia lokal dengan Himpunan Pengusaha Santri Indonesia yang juga akan menampilkan berbagai jenis produk kreatif dari pesantren dan pengusaha Muslim dan santri. (Muhammad Faizin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Sholawat, Sunnah, Fragmen Bupati Tegal

Hasyim Muzadi Kunjungi Korban Bentrok Pasuruan

Malang, Bupati Tegal. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi, Sabtu (2/6) mengunjungi korban luka tembak warga Desa Alas Tlogo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, yang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

Dalam kunjungan singkat tersebut, Hasyim juga menyempatkan menjenguk korban kecelakaan truk yang menelan 15 korban meninggal di Sedaeng, Pasuruan.

Hasyim Muzadi Kunjungi Korban Bentrok Pasuruan (Sumber Gambar : Nu Online)
Hasyim Muzadi Kunjungi Korban Bentrok Pasuruan (Sumber Gambar : Nu Online)

Hasyim Muzadi Kunjungi Korban Bentrok Pasuruan

"Keluarga yang ditinggalkan maupun yang menjadi korban bentrok antara warga dengan aparat TNI AL harap bersabar. Ini merupakan sebuah tindakan kezaliman," ujarnya di sela menjenguk korban di ruang 13 atau ruang akut bedah RSSA.

Hasyim datang dengan rombongan sekitar pukul 08.30 WIB dan langsung masuk ke ruang 13. Dalam kunjungannya, Hasyim langsung bertanya pada salah satu korban Erwanto (21) tentang keadaannya, didampingi petugas dan pihak RSSA.

Dalam dialognya dengan Erwanto, ditanyakan seputar kejadian bentrok di Alas Tlogo yang menewaskan empat orang dua diantaranya perempuan. Selain itu, minta penjelasan dari pihak RSSA terkait dengan kondisi kedua korban.

Bupati Tegal

"Kasihan sekali, warga yang selama ini membayar pajak untuk kepentingan negara, malah dijadikan korban terutama ibu-ibu dan anak-anak," ujar Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikam, Malang, Jatim, itu.

Menurut Hasyim, peristiwa bentrok antara warga dengan aparat TNI AL seharusnya bisa dicegah, asalkan melalui prosedur yang jelas. Dalam kunjungan pada korban luka tembak di RSSA, ia juga memberikan bantuan pada dua korban, yaitu Choirul anwar (3) dan Erwanto (21) serta berdoa bersama di ruang 13 RSSA. (sbh/sm)

Bupati Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal RMI NU, Pesantren, Sunnah Bupati Tegal

Minggu, 18 Juni 2017

PCINU Mesir Nyatakan MMM Haram!

Kairo, Bupati Tegal. Lembaga Bahtsul Masail NU (LBMNU) Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Mesir menggelar bahtsul masail diniyyah waqi’iyyah manhajiyyah (BM fikih aktual metodologis) di auditorium Griya Jawa Tengah, Nasr City, Kairo.

PCINU Mesir Nyatakan MMM Haram! (Sumber Gambar : Nu Online)
PCINU Mesir Nyatakan MMM Haram! (Sumber Gambar : Nu Online)

PCINU Mesir Nyatakan MMM Haram!

Gelaran bahtsul masail yang berlangsung Ahad (26/10) menjadi rangkaian acara pra-Konfercab VIII PCINU Mesir. Pada kesempatan itu mengulas tentang hukum Mavrodi Mondial Moneybox (MMM) atau biasa diplesetkan menjadi Manusia Membantu manusia. Bahtsul Masail juga membhas ideologi ISIS.

Acara bahtsul masail manhaji diikuti delegasi sejumlah organisasi kemahasiswaan, almamater pesantren, lembaga kajian dan organisasi kedaerahan mahasiswa al-Azhar yang ada di Mesir.

Dari dua tema dan soal yang ada, para peserta bahtsu (mubahitsin) baru berhasil membahas dan mencetuskan hukum MMM.

Bupati Tegal

Fakta MMM sebagai salah satu praktik transaksi sejenis investasi kekinian, cukup menyulitkan para peserta bahtsu dalam mencari referensi akad yang benar-benar serupa dalam kitab-kitab klasik.

Untuk itu, para peserta sepakat mencari akad yang paling identik dan “dekat” dengan MMM berdasar keterangan dari al-Quran, al-Hadits, Qowaid Fikhiyyah, Maqashid Syariah, maupun dari kitab-kitab turats.

Bupati Tegal

Dalam pendeskripsiannya, selain merujuk pada keterangan website resmi MMM di Indonesia maupun yang di Rusia, moderator serta mubahitsin juga memperhatikan fakta pengakuan pengakuan dari para member yang ada di dunia nyata. ?

Untuk diketahui, MMM adalah Sebuah komunitas social financial networkingyang tidak berbadan hukum, di mana para anggotanya bertransaksi (semacam) investasi dengan cara saling memberikan bantuan finansial yang berdiri atas kepercayaan dan keikhlasan antar anggota.

Gambaran praktik MMM secara singkatnya yaitu partisipan atau seorang anggota (provide help/PH/penyetor dana) memberi bantuan sejumlah uang ke rekening anggota lain secara acak (ditentukan oleh server MMM) dengan harapan akan diberi bantuan (get help/GH) oleh partisipan lain secara acak juga dengan mendapat tambahan keuntungan 30% dari total dana yang sudah disetorkan. Anggota menempatkan uangnya selama sebulan dengan mentransfer minimal Rp 100. 000, maksimal Rp 10. 000 000 dan nantinya akan mendapat dana 30 persen per bulan dari nilai uang yang ditransfer pada bulan berikutnya.

Pada umumnya, para member tidak tahu dan tidak mau tahu dari mana dana profit berasal. Ketika seorang member MMM berhasil mencari member baru yang mendaftar di bawah akunnya (downline), maka ia juga akan mendapat bonus referral 10 persen di luar profit yang 30 persen.

Dalam upaya merumuskan hukum MMM, mubahitisin sudah menjalani perdebatan sejak membahas deskripsi, sistem kerja server dan realita atas praktik MMM sendiri. Dari diksusi alot yang berlangsung lebih dari enam jam itu, para peserta yang hadir sepakat memutuskan bahwa berpartisipasi dalam MMM dinyatakan haram. Penentuan hukum haram ini memperhatikan praktik MMM yang sejauh ini terdapat banyak penyimpangan menurut perspektif hukum Islam.

Penambahan profit 30% tanpa adanya usaha atas jumlah uang yang dikirimkan saat PH ke member lain menjadi alasan krusial keharamannya. Faktor MMM bukan termasuk lembaga yang bergerak di bidang investasi maupun usaha dan tidak berbadan hukum resmi juga menjadi alasan lain keharamannya.

Selain itu, berdasar pengalaman dari beberapa sumber yang ikut terlibat dalam MMM, ada yang hingga bahtsu ini dilaksanakan belum mendapatkan hak uang (GH dan profit) yang seharusnya menjadi miliknya, utamanya setelah terjadi restart. (Ikfil/Zein/Abdullah).

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Sunnah, Pahlawan, Sholawat Bupati Tegal

Rabu, 03 Mei 2017

Hanya Pemuda Seperti Ini Layak Pimpin GP Ansor

Makassar, Bupati Tegal. Gerakan Pemuda Ansor hanya layak dipimpin oleh individu-individu yang memiliki jiwa kepemimpinan yang mau berbuat, memberi manfaat bagi agama, masyarakat dan bangsa melalui badan otonom Nahdlatul Ulama (NU) tersebut.

Hanya Pemuda Seperti Ini Layak Pimpin GP Ansor (Sumber Gambar : Nu Online)
Hanya Pemuda Seperti Ini Layak Pimpin GP Ansor (Sumber Gambar : Nu Online)

Hanya Pemuda Seperti Ini Layak Pimpin GP Ansor

Pernyataan itu disampaikan Instruktur Kursus Banser Pimpinan (Susbanpim) IV Entjeng Shobirin Nadj, di Makassar, Ahad (26/3), di aula Balai Latihan Kerja Indonesia (BLKI) setempat.

Hal lain yang diperlukan Banser sebagai kader inti pemuda Ansor ialah profesionalisme. Untuk mencapainya, keahlian spesifik dan kompeten di bidangnya harus dimiliki. Masyarakat Tionghoa, misalnya, kompeten atau jago di bidang bisnis.

?

Bupati Tegal

Pria kelahiran Garut, Jawa Barat, 16 Juni 1957 itu juga menyatakan, Banser harus memiliki daya saing seiring perkembangan zaman. Selain itu harus berkomitmen terhadap Pancasila dan NKRI.

Kepedulian berikut rasa tanggung jawab juga harus dibangun. Termasuk siap diperintah untuk ambil bagian dalam menjaga ideologi Aswaja dan bangsa.? Berani menyediakan waktu, pikiran dan jiwa raga, serta sebagian hartanya bagi organisasi.

Bupati Tegal

Tanpa jiwa kepemimpinan, tidak akan ada gerakan untuk memenangkan organisasi dari perubahan jaman penuh tantangan.

Entjeng berharap, para peserta Susbanpim IV dari sejumlah provinsi seperti Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Yogyakarta, Jawa Tengah, Kalimantan dan Papua memiliki jiwa kepemimpinan. (Gatot Arifianto/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Sunnah, Humor Islam, PonPes Bupati Tegal

Sabtu, 08 April 2017

GP Ansor Jabar Aktifkan Web untuk Silaturahim dan Dakwah

Jakarta, Bupati Tegal

Gerakan Pemuda Ansor Jawa Barat memiliki website yang terbilang aktif dengan pwansorjabar.org. Bahkan, bisa dikatakan, satu-satunya website yang memberitakan NU di Jawa Barat. Pada Konferensi Wilayah PWNU Jabar di Garut beberapa minggu lalu, misalnya, web tersebut berada di depan mengabarkan. ?

Di web yang digawangi Edi Rusyandi dan kawan-kawan tersebut terdapat rubrik berita, kajian buku dan artikel, tokoh-tokoh NU dan GP Ansor, foto dan video, informasi struktur, serta banom di organisasi tersebut. ?

GP Ansor Jabar Aktifkan Web untuk Silaturahim dan Dakwah (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Jabar Aktifkan Web untuk Silaturahim dan Dakwah (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Jabar Aktifkan Web untuk Silaturahim dan Dakwah

Menurut Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Jabar Deni Ahmad Haidar mengaktifkan website adalah bagian dari upata dakwah bil-qolam (tulisan) supaya pikiran dan corak perilaku Aswaja An-Anhdliyah bisa tersebar lebih banyak di dunia maya.

Bupati Tegal

Tak hanya itu, lanjutnya, web tersebut menjadi media saling berbagi keberhasilan di antara kader-kader Ansor Jabar. Serta wadah silaturahim untuk menuangkan ide-ide kreatif nya.

Bupati Tegal

“GP Ansor Jabar mengapresiasi kepada para pengelola website yang tanpa kenal lelah bekerja dan mencari berita serta tulisan, padahal tanpa ada honor maupun bayaran apa pun,” ungkapnya ketika dihubungi Bupati Tegal dari Jakarta, Rabu (26/10).

Jadi, GP Anosr bisa membuktikan bahwa kader NU memiliki komitmen khidmah yang tinggi. “Semoga kerja kerasnya mendapat pahala dari Allah SWT. Amin,” doanya.

Ia meminta semua kalangan untuk melakukan kritik dan saran demi kemajuan website tersebut. “Dan selalu mohon bimbingan dari para kiai-kiai di NU dan Pimpinan Pusat GP Ansor kemajuan web dan Ansor di Jabar,” pungkasnya. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal AlaNu, Sunnah, Quote Bupati Tegal

Selasa, 04 April 2017

Ketua Ansor Manado Jadi Korban Pemukulan saat Advokasi Warga

Manado, Bupati Tegal

Eksekusi bangunan di Kampung Bobo, tepatnya di Kelurahan Maasing lingkungan 4, Kecamatan Tuminting, Manado, Sulawesi Utara, Kamis (2/6), oleh aparat kepolisian berlangsung ricuh. Korban luka-luka pun berjatuhan, salah satunya Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Kota Manado, Rusli Umar.

Seperti dilansir beritamanado.com, Rusli menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan aparat kepolisian. Saat itu, Rusli yang juga Ketua Komite Perjuangan Pembaruan Agraria (KPPA) Kota Manado hendak memediasi sengketa atas nama perwakilan warga.

Ketua Ansor Manado Jadi Korban Pemukulan saat Advokasi Warga (Sumber Gambar : Nu Online)
Ketua Ansor Manado Jadi Korban Pemukulan saat Advokasi Warga (Sumber Gambar : Nu Online)

Ketua Ansor Manado Jadi Korban Pemukulan saat Advokasi Warga

Kecaman muncul dari berbagai pihak. Kepada Bupati Tegal, Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sulawesi Utara, Donal Lamunte menyatakan mengutuk keras tindakan brutal aparat keamanan yang telah melakukan aksi kekerasan terhadap aktivis.

Bupati Tegal

Pihaknya mendesak kepada penegak hukum agar mengusut tuntas kasus ini dan memberi sanksi tegas bagi pelaku kekerasan. “Meminta kepada Polri agar mencopot Kapolresta Manado dan Kabag Ops, karena lalai dalam mengendalikan anggota,” imbuhnya.

Donal Lamute juga meminta kepada seluruh kader GP Ansor dan Banser Bolmut untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang merugikan, sambil menunggu instruksi selanjutnya dari pimpinan GP Ansor yang lebih Tinggi. (Mahbib)

Bupati Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Sunnah Bupati Tegal

Minggu, 01 Januari 2017

Mensos Ajak Miss Universe Suarakan Pengentasan Kemiskinan ke Level Dunia

Jakarta, Bupati Tegal. Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa tak henti-hentinya menggerakkan program pengentasan kemiskinan untuk masyarakat Indonesia. Kali ini ia mengajak Miss Universe 2016 Iris Mittenaere untuk menyaksikan penyerahan bantuan sosial berupa Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Non-Tunai (BPNT) akhir Maret 2017 lalu di Radio Dalam Jakarta Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah yang juga didampingi Putri Indonesia 2016 Kezia Waraouw mengajak kepada ratu kecantikan dunia asal Prancis tersebut untuk menyuarakan pengantasan kemiskinan hingga ke level global.

Mensos Ajak Miss Universe Suarakan Pengentasan Kemiskinan ke Level Dunia (Sumber Gambar : Nu Online)
Mensos Ajak Miss Universe Suarakan Pengentasan Kemiskinan ke Level Dunia (Sumber Gambar : Nu Online)

Mensos Ajak Miss Universe Suarakan Pengentasan Kemiskinan ke Level Dunia

"Saya mengapresiasi Miss Universe Iris Mittenaere yang hari ini berada di tengah-tengah para ibu penerima manfaat PKH, karena kepeduliannya terhadap isu pemberdayaan perempuan dan pengentasan kemiskinan di Indonesia," kata Mensos seperti dilansir Antara.

Conditional Cash Transfer (CCT) atau PKH merupakan langkah efektif dalam mengentaskan masyarakat dari kemiskinan. Bank Dunia telah mengakuinya dan saat ini banyak pihak dari luar negeri yang datang ke Kemensos untuk belajar tentang PKH.?

Bupati Tegal

Usai berdialog dengan ibu-ibu peserta PKH, Mensos mengajak Iris menyaksikan secara langsung proses transaksi penyaluran bansos bersama Direksi BNI dipandu oleh petugas BNI.

Dalam kegiatan tersebut sebanyak 179 Keluarga Penerima Manfaat hadir dari Kelurahan Gandaria Utara Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.?

"Saya sangat senang bisa bertemu ibu-ibu dan saya berharap semoga bantuan ini membawa kesejahteraan kepada Anda semua," tutur Iris dalam bahasa Prancis.?

Bupati Tegal

Bantuan sosial PKH Non-Tunai di DKI Jakarta disalurkan kepada 53.124 KPM dengan jumlah bantuan sebanyak Rp100.404.360.000. Sementara BPNT disalurkan kepada 212.948 KPM dengan jumlah bantuan sebesar Rp281.091.360.000

PKH merupakan salah satu program untuk mempercepat pemerataan dan mengurangi kesenjangan sosial ekonomi. PKH mempunyai keunggulan dilihat dari penetapan kriteria penerima yakni sembilan persen kelompok termiskin sehingga lebih tepat sasaran. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Sunnah, Berita, Daerah Bupati Tegal

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Bupati Tegal - Kabupaten tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Bupati Tegal - Kabupaten tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Bupati Tegal - Kabupaten tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock