Tampilkan postingan dengan label Meme Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Meme Islam. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 Februari 2018

Dua Pesan dari Sesepuh Buntet Pesantren

Buntet, Bupati Tegal. Sesepuh Pondok Pesantren Buntet KH Nahduddin Royandi Abbas dalam sambutannya pada puncak acara haul almarhumin sesepuh wan Warga Pondok Buntet Pesantren Cirebon, Sabtu (15/4/2017) menyampaikan dua pesan, yakni ikhlas dan jujur.

Dua Pesan dari Sesepuh Buntet Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)
Dua Pesan dari Sesepuh Buntet Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)

Dua Pesan dari Sesepuh Buntet Pesantren

“Saya selalu berwasiat kepada pesantren, saya selalu berusaha untuk pesantren, saya selalu sangat mengharapkan agar pesantren supaya tetap ikhlas, jujur,” ujar putra bungsu KH Abbas Abdul Jamil itu.

Kiai yang sejak tahun 1958 tinggal di London, Inggris, itu beralasan bahwa santri harus menjadi contoh.

“Karena kita di pesantren ini menjadi contoh, karena kita di pesantren ini harus bisa dilihat, harus memperlihatkan, harus bisa mencontohkan, bahwa pendidikan pesantren itu dimulai dan dijalankan untuk jujur untuk ikhlas yang sebesar-besarnya,” kata kiai kelahiran 1935 itu.

Hal ini pun disampaikan kepada para alumni yang tergabung dalam Forum Silaturahim Buntet Pesantren Cirebon (Forsila BPC) Jakarta Raya saat sowan kepadanya, Jumat, (14/4/2017).

Bupati Tegal

“Kalau kita ikhlas dan jujur, sebentar saja Indonesia akan makmur,” ujarnya. ( M Syakir Niamillah/Mukafi Niam)

Bupati Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Meme Islam Bupati Tegal

Selasa, 16 Januari 2018

Wisuda IV, STAINU Jakarta Komit Jaga Tanggung Jawab Nahdliyah

Jakarta, Bupati Tegal. Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Jakarta menggelar Wisuda IV (Ke-4), Selasa (29/9) di Gedung Sasono Langen Budoyo, TMII, Jakarta Timur. Dengan jumlah total lulusan yang sudah mencapai 1033 orang, Perguruan Tinggi yang berada di bawah naungan PBNU ini akan terus berkomitmen menjaga tanggung jawab Nahdliyah.

Wisuda IV, STAINU Jakarta Komit Jaga Tanggung Jawab Nahdliyah (Sumber Gambar : Nu Online)
Wisuda IV, STAINU Jakarta Komit Jaga Tanggung Jawab Nahdliyah (Sumber Gambar : Nu Online)

Wisuda IV, STAINU Jakarta Komit Jaga Tanggung Jawab Nahdliyah

Demikian disampaikan oleh Kepala Badan Pelaksana dan Penyelenggara Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (BP3TNU), Drs KH Mujib Qulyubi, MH saat menyampaikan sambutan di depan 386 wisudawan dan wisudawati, serta para tamu undangan yang memadati Gedung Sasono Langen Budoyo.

“Tanggung jawab Nahdliyah ini akan terus melekat kepada para lulusan STAINU Jakarta dengan selalu memegang teguh dan mengamalkan ajaran-ajaran Aswaja ala NU,” terang pria yang juga menjabat Katib Syuriyah PBNU itu sesaat setelah Ketua STAINU Jakarta, dr H Syahrizal Syarif, MPH, PhD menyampaikan sambutan.

Bupati Tegal

Kiai Mujib juga menegaskan, lulusan STAINU Jakarta jelas statusnya dan jelas sanad kelimuannya. Hal ini ditegaskan dengan hadirnya beberapa pejabat tinggi di lingkungan Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI serta Ketua Umum PBNU beserta jajaran ketua lainnya.

Bupati Tegal

“Hal ini saya sampaikan terkait informasi wisuda ilegal sebuah perguruan tinggi yang tersebar di media beberapa waktu lalu,” jelas mantan Ketua STAINU Jakarta ini.

Dia melanjutkan, sanad kelimuan yang terbangun secara akademik di STAINU Jakarta juga sangat jelas. Karena kelimuan yang berasal dari Hadlratussyaikh KH Hasyim Asy’ari, pendiri NU, tegas Kiai Mujib, dijamin menyambung hingga kepada Nabi Muhammad saw.

Dalam kegiatan wisuda ini, hadir Ketua Umum PBNU, Prof Dr KH Said Aqil Siroj, Ketua PBNU, KH Abdul Manan Ghani dan Dr H Marsudi Syuhud, serta Wakil Ketua Kopertais I DKI Jakarta, Dr Abdul Wahid Hasyim. Hadir juga menyampaikan orasi ilmiah, Dirjen Pendidikan Islam, Kemenag RI, Prof Dr Kamaruddin Amin, beserta jajaran pejabat Kemenag lainnya. (Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Tegal, Meme Islam, RMI NU Bupati Tegal

Banser Makassar Amankan Pawai Muharram Santri

Makassar, Bupati Tegal. Peringatan Tahun Baru Islam dengan Pawai Muharram yang dilakukan oleh Pesantren Se-Utara Makassar yang dimulai di pesantren MDIA Bontoala (Jl. Lamuru No. 65) mendapatkan pengawalan dari Banser Ansor Makassar, Rabu (14/10).

Kepala Satuan Koordinator Cabang (Satkorcab) Banser Ansor Makassar, Haryono memimpin langsung pengamanan pawai tersebut.

Banser Makassar Amankan Pawai Muharram Santri (Sumber Gambar : Nu Online)
Banser Makassar Amankan Pawai Muharram Santri (Sumber Gambar : Nu Online)

Banser Makassar Amankan Pawai Muharram Santri

Di depan puluhan pasukannya yang berpakaian lengkap, Ono sapaan akrab Haryono memberikan instruksi agar pasukannya betul-betul mengatur dan mengamankan kegiatan tersebut.

Bupati Tegal

"Kita harus menyukseskan kegiatan ini sebagai wujud kecintaan kita terhadap kiai dan pesantren, kita harus memastikan kegiatan ini berjalan aman dan lancar," tegas Mahasiswa Hukum Pascasarjana UMI ini.

Bupati Tegal

Sementara itu untuk memperingati pergantian tahun Hijriyah, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Mataram berkumpul membaca doa akhir tahun menjelang Magrib kemudian dilanjutkan dengan shalat Magrib berjamaah lalu dilanjutkan dengan pembacaan doa awal tahun. 

Setelah dilanjutkan dengan Yasinan bersama hingga diskusi. Keigiatan ini di berikan tema "Alhamdulillah... 1436 H dan Bismillah...1437 H". 

"Kegiatan ini sebagai wujud pelestarian budaya dan tradisi Islam Ahlussunah wal Jamaah," kata Hasan Basri Ketua Ansor Mataram di Aula Kantor PWNU NTB Jl Pendidikan No 6 Mataram (15/10).

Lebih lanjut dia menyampaikan bahwa Ansor memiliki dua agenda besar dalam waktu dekat yaitu agenda internal dan eksternal. 

Agenda internal menurut Hasan akan dilaksanakannya Konferwil ke VII GP Ansor NTB, prakongres di Surabaya dan kongres di Yogyakarta pada bulan November mendatang. 

Sedangkan secara internal lanjutnya  mantan aktivis PP IPNU ini, Ansor Mataram akan menyambut hari Santri (22 Oktober) dan tanggal 28 Oktober akan menyambut hari Sumpah Pemuda dan gelar doa lintas agama.  

Sementara itu Suaeb Qury Ketua PW GP Ansor NTB berharap agar semua banom NU bersinergi dalam berkegiatan "Semua banom seperti IPNU-IPPNU Fatayat dan lainnya termasuk PMII juga harus senergi dengan Ansor," katanya.

Lebih lanjut Ketum PMII Mataram tahun 2000-2001 ini menyebutkan bahwa generasi Ansor ke depan adalah IPNU-IPPNU maupun PMII saat ini.   

Puluhan pimpinan Ansor dan banom lainnya tampak serius mengikuti agenda satu kali setahun ini. (Rahman Hasanuddin/Hadi/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Nahdlatul Ulama, Meme Islam, AlaSantri Bupati Tegal

Selasa, 09 Januari 2018

Banser Pastikan Menjaga Gereja Tidak Mengurangi Sedikit pun Kadar Keimanan

Jakarta, Bupati Tegal. Kepala Satuan Koordinasi Wilayah (Kasatkorwil) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Jawa Timur, HM Syafiq Syauqi menegaskan, Banser sama sekali tidak canggung menjaga gereja, karena pihaknya mengklaim umat Kristiani adalah saudara. 

Menantu Bupati Tuban itu menegaskan, turunnya Banser pada perayaan Natal tahun ini atas permintaan aparat hukum untuk membantu pengamanan. Pihaknya berharap, Natal tahun ini membawa kedamaian dan kebahagiaan untuk semua umat.

Banser Pastikan Menjaga Gereja Tidak Mengurangi Sedikit pun Kadar Keimanan (Sumber Gambar : Nu Online)
Banser Pastikan Menjaga Gereja Tidak Mengurangi Sedikit pun Kadar Keimanan (Sumber Gambar : Nu Online)

Banser Pastikan Menjaga Gereja Tidak Mengurangi Sedikit pun Kadar Keimanan

"Menjaga dan mengamankan gereja tidak mengurangi sedikit pun kadar keimanan kita, bahkan memupuk persaudaraan dengan umat Nasrani sebagai sesama anak bangsa," Gus Syafiq dengan tegas.

Di Kabupaten Tuban misalnya, Gerakan Pemuda Ansor mengerahkan ratusan Banser untuk mengamankan perayaan Natal 2017. Mereka ditugaskan di beberapa gereja di dalam kota dan di kecamatan-kecamatan di kabupaten yang sohor dengan sebutan Bumi Wali

Data yang berhasil diterima Bupati Tegal dari Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab) Banser Tuban, Ahmad Syafii, menyebutkan pasukan Banser yang tersebar di gereja-gereja wilayah kota sebanyak dua pleton. Mereka terdiri dafi 70 orang dan ditambah 10 tim intel dari Banser.

Bupati Tegal

"Khusus di kota ada dua pleton Banser. Kalau ditotal yang ikut mengamankan di seluruh kecamatan kurang lebih bih 300 personil," terang Komandan Syafii, Senin (25/12) pagi.

Pengamanan saat Natal, kata Syafii rutin dilakukan setiap tahun. Pimpinan GP Ansor telah menginstruksikan seluruh Banser terjun ke lapangan membantu mengamankan hari raya umat Nasrani ini.

Pihkanya mengklaim, turunnya Banser di kegiatan ini karena mereka dari institusi keamanan di tubuh Nahdlatul Ulama. Untuk itulah pihaknya ikut mengamankan dalam mewujudkan perdamaian dan ketenteraman di bumi pertiwi.

Syafii mengajak msyarakat agar tetap bersatu saling menjaga keutuhan NKRI. Sesama anak bangsa diharapkan bisa menjaga persatuan antar ummat beragama, saling membantu dan tolong menolong demi tercapainya perdamaian dunia.

Bupati Tegal

"Sudah tidak zamannya kita egois ingin menang sendiri," Syafii menandaskan.

Banser Subang Terjunkan 50 Anggota Amankan Natal

Dari Subang, Jawa Barat dilaporkan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Subang siap mengerahkan pasukan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dalam pengamanan Hari Raya Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.

"Sebanyak 50 anggota Banser di Kabupaten Subang kami siapkan dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru," ujar Ketua PC GP Ansor Kabupaten Subang Asep Alamsyah Heridinata usai mengikuti Rakor Lintas Sektoral Operasi Lilin Lodaya Tahun 2017 bersama Polres Subang di Aula Pemda Subang, Kamis (21/12).

Dikatakan, keterlibatan anggota Banser akan ditempatkan di berbagai titik rawan keramaian. 

"Dalam hal ini kami juga koordinasi dengan aparat Kepolisian Resort Subang dalam penempatan anggota Banser tersebut," katanya.

Kapolres Subang, AKBP Muhammad Joni mengapresiasi atas keterlibatan elemen masyarakat dalam pengamanan hari besar.

"Melalui Rakor Linsek Operasi Lilin Lodaya 2017 ini kita tingkatkan sinergi Polri dengan instansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada Perayaan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018," kata Kapolres.

Hadir dalam Rakor tersebut, Bupati Subang, Imas Aryumningsih, Ketua DPRD Subang, Beni Rudiono dan jajaran Muspida Subang serta beberapa instansi terkait. (Mochamad Nur Rofiq/Ade Mahmudin/Kendi Setiawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal News, Meme Islam Bupati Tegal

Sabtu, 30 Desember 2017

PMII Kupang Minta PB PMII Perhatikan Pengurus di Wilayah Timur

Kupang, Bupati Tegal. PC PMII Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) meminta Ketua Umum PB PMII, Aminuddin Ma’aruf dan jajarannya hadir dalam pelantikan kepengurusan baru PMII Kupang yang akan berlangsung pada 25 Maret 2015 mendatang.  

PMII Kupang Minta PB PMII Perhatikan Pengurus di Wilayah Timur (Sumber Gambar : Nu Online)
PMII Kupang Minta PB PMII Perhatikan Pengurus di Wilayah Timur (Sumber Gambar : Nu Online)

PMII Kupang Minta PB PMII Perhatikan Pengurus di Wilayah Timur

“Pasalnya, sejak PMII Cabang Kupang berdiri tahun 2007, belum ada pengurus BPH PB PMII datang melantik kepengurusan Cabang Kupang, hanya anggota biro,” ungkap Ketua Demisioner PMII Kupang Tajudin M. Nur kepada Bupati Tegal di Kupang, Rabu (18/3) di Kupang.

Pihaknya berharap PB PMII memberikan perhatian seperti cabang atau wilayah di pulau jawa, sumatera, sementara cabang yang berada di wilayah bagian timur tidak pernah disentuh.

Bupati Tegal

Ketua Panitia Pelantikan PMII Kupang, Syamsul A. Rahman, mengatakan, sesuai informasi kemungkinan besar dalam pelantikan pengurus cabang kali tidak dihadiri oleh Ketua PB PMII. "Belum ada kepastian Aminudin Ma’ruf datang ke Kupang," ungkapnya. (Ajhar Jowe/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal

Bupati Tegal Hadits, Tegal, Meme Islam Bupati Tegal

Minggu, 24 Desember 2017

Pengurus KMNU UPI Resmi Dilantik

Bandung, Bupati Tegal. Pengurus Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama Universitas Pendidikan Indonesia atau KMNU UPI periode 2013/2014 resmi dilantik oleh pembina KMNU UPI Achmad Samsudin di Masjid Al-Furqan UPI.

Para pengurus yang dilantik, Selasa (4/4) kemarin merupakan hasil oprec recruitment calon pengurus KMNU UPI 15-23 Maret 2013 dan menindaklanjuti Musyawarah Anggota ke-4 di Madrasah Diniyyah Al Falah, Panorama, Bandung pada Sabtu-Ahad (9-10/3) lalu.

Pengurus KMNU UPI Resmi Dilantik (Sumber Gambar : Nu Online)
Pengurus KMNU UPI Resmi Dilantik (Sumber Gambar : Nu Online)

Pengurus KMNU UPI Resmi Dilantik

Ketua Umum KMNU UPI Rifa Anggyana mengharapkan pengurus KMNU UPI yang baru bisa lebih baik dan dapat menyusun program kerja sesuai dengan prioritas dan kebutuhan organisasi, juga semua pengurus menandatangi pakta integritas kepengurusan KMNU UPI periode 2013/2014 dengan tujuan untuk menjaga komitmen dan loyalitas terhadap KMNU UPI.

Bupati Tegal

Dalam sambutanya, pembina KMNU UPI Achmad Samsudin berharap pengurus baru akan memicu semangat baru bagi pengurus KMNU UPI.

Turut hadir dalam pelantikan, pembina KMNU UPI Azzi Hasan, Asep Jamaludin, Ketua Pengawas KMNU UPI Topikin Abdullah, Ketua Umum KMNU UPI periode 2012/2013 Faisal Ramdan dan warga KMNU UPI.

Bupati Tegal

Para pengurus baru dalam kesempatan itu juga menandatangani “Pakta Integritas Kepengurusan KMNU UPI Periode 2013/2014”

Redaktur : A. Khoirul Anam

Sumber    : KMNU UPI

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Ubudiyah, Meme Islam Bupati Tegal

Kamis, 21 Desember 2017

Lumpur Lapindo Bagai Lingkaran Setan

Surabaya, Bupati Tegal. Terus molornya penyelesaian kasus lumpur Lapindo Sidoarjo, sangat mengecewakan warga Kota Petis itu. Apalagi proses verifikasi tanah yang semakin rumit dan semakin banyak saja persyaratan yang diminta oleh pihak PT Minarak, perusahaan yang diminta Lapindo membayar ganti rugi. Warga semakin kecewa. “Penanganan lumpur selama ini sangat-sangat-sangat kurang maksimal,” kata Drs H Abdi Manaf, Ketua PCNU Sidoarjo di Surabaya, Sabtu.

Ia mencontohkan, kalau dulu, Lapindo belum mengakui tanah yang berstatus petok D dan letter C, lalu minta disetujui Bupati. Ketika Bupati dan pemerintah pusat sudah mengakui, bahkan bupati bersedia menjadi jaminan, ternyata Minarak menambah syarat lagi, yaitu riwayat tanah. “Ini jelas semakin mempersulit warga,” lanjut Gus Manaf. “Tampaknya memang ada kesan Lapindo sengaja mengulur-ulur waktu pembayaran ganti rugi pada warga,” lanjutnya.

Lumpur Lapindo Bagai Lingkaran Setan (Sumber Gambar : Nu Online)
Lumpur Lapindo Bagai Lingkaran Setan (Sumber Gambar : Nu Online)

Lumpur Lapindo Bagai Lingkaran Setan

Yang membuat hati alumnus Pesantren Tebuireng Jombang itu tidak enak, ternyata selama ini pihak Lapindo masih belum merasa bersalah atas musibah itu, sekalipun sudah ribuan orang hidup di pengungsian dan kehilangan harta benda. Kesimpulan itu diterima Gus Manaf ketika bertemu langsung dengan Andi Darussalam dari PT Minarak. Kalaupun Lapindo selama ini mau mengeluarkan uang, hal itu semata-mata hanya karena tanggung jawab sosial.

Penyelesaian lumpur Lapindo yang diinginkan warga, menurut Gus Manaf, sebenarnya tidak muluk-muluk. Pemerintah memberikan jaminan ganti rugi kepada warga, lalu seluruh aset Lapindo dijadikan jaminan kepada pemerintah. Selesai. “Kalau pemerintah bilang tidak punya uang, buyar saja negara ini, masak negara kok tidak punya uang untuk memberikan ganti rugi warganya,”? terang putra Bawean itu.

Tapi sayang, pemerintah tampaknya tidak punya keberanian untuk melangkah ke sana. Sedangkan pihak Lapindo hanya mengobral janji-janji terus, nyaris tak ada pembuktian. Pemerintah juga tidak berani mengambil langkah lebih tegas lagi pada perusahaan milik keluarga Bakrie itu.

Bupati Tegal

Gus Manaf tidak bisa membayangkan sampai kapan proses verifikasi tanah warga akan selesai. Sebab, dari 16 ribu warga yang akan diverifikasi, hanya terselesaikan 10 sampai 15 orang setiap harinya. Itupun belum termasuk yang harus dikembalikan berkasnya, karena dinilai belum lengkap. “Terus kapan selesainya?” tanyanya tak habis mengerti.

Di sisi lain, ia menilai peranan empat orang anggota DPD asal Jawa Timur dalam soal Lumpur Lapindo masih sangat kurang. Sebab mereka baru datang ke lokasi lumpur setelah musibah itu berlangsung lebih dari satu tahun. Tepatnya sekitar tiga hari lalu. “Katanya sih untuk menyerap aspirasi,” tutur Gus Manaf.

Bupati Tegal

Penanganan lumpur selama ini, kata Gus Manaf, ibarat lingkaran setan. Pemerintah tidak berani menjadi jaminan, sedangkan Lapindo yang menyatakan sanggup membayar ganti rugi, ternyata hanya mengobral janji. “Kalau begini terus, kan kasihan orang-orang itu,” tegasnya. (sbh)



Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Meme Islam, Pesantren, Khutbah Bupati Tegal

Jumat, 08 Desember 2017

PCNU-Pemkot Semarang Bersinergi Siapkan Upacara Hari Santri

Semarang, Bupati Tegal. Kota Semarang, Jawa Tengah akan menyambut Hari Santri Nasional dengan upacara hari santri pada 22 Oktober 2016. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Semarang bersinergi dengan Pemerintah Kota untuk mempersiapkan peringatan hari santri dengan melakukan audiensi bersama Wali Kota Semarang.

Amanah hari santri berdasar Keputusan Presiden nomor 22 tahun 2015 tertanggal 15 Oktober 2015 sangat perlu dilaksanakan dengan baik. "Semarang sebagai Ibukota Jawa Tengah ingin mengawal pelaksanaan hari santri dengan meriah," tegas Ketua PCNU H Anasom saat audiensi di Kantor Wali Kota Semarang, Selasa (30/8).

PCNU-Pemkot Semarang Bersinergi Siapkan Upacara Hari Santri (Sumber Gambar : Nu Online)
PCNU-Pemkot Semarang Bersinergi Siapkan Upacara Hari Santri (Sumber Gambar : Nu Online)

PCNU-Pemkot Semarang Bersinergi Siapkan Upacara Hari Santri

Banyak agenda-agenda menyambut hari santri yang bisa dijalankan tahun ini. "Badan otonom, lembaga, pesantren dan madrasah di Kota Semarang juga sudah merancang kegiatan menyambut hari santri. Puncak hari santri akan dipusatkan pada 22 Oktober 2016,” tegas Anasom yang juga dosen UIN Walisongo.

Walikota Hendrarprihadi mendukung penuh kegiatan hari santri di Kota Semarang. "Karena hari santri sudah menjadi hari nasional yang ditetapkan Presiden Jokowi, maka semua santri dan seluruh warga Semarang akan mengadakan peringatan hari santri," tegas Walikota yang akrab disapa Hendi.

Hendi berharap saat upacara hari santri ini dapat melibatkan seluruh representasi umat Islam. Dan tentunya, Nahdlatul Ulama menjadi penanggung jawab kegiatan hari santri ini. "Sekalian saya ingin saat hari santri nanti ada penghargaan bagi santri asal Semarang yang berprestasi di tingkat nasional atau internasional," tegas Hendi.

Bupati Tegal

Ketua panitia hari santri, H Agus Fathuddin Yusuf menyambut baik respon Walikota dalam persiapan hari santri ini. "Kami akan mempersiapkan 1200 peserta dari berbagai Majelis Wilayah Cabang se-kota Semarang,” tandas Agus.

Selain itu, pada pelaksanaan upacara nanti, santri putra akan berpakaian sarung, baju putih dan berpeci hitam sebagai identitas santri. Disamping itu, rencananya akan ada pembacaan ikrar santri yang menolak segala bentuk terorisme dan berbagai jenis narkoba. Harapannya, peringatan hari santri ini juga membawa kesadaran agar ikut menjaga keamanan dan ketertiban Kota Semarang. (Zulfa/Fathoni)

Bupati Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Meme Islam Bupati Tegal

Kamis, 07 Desember 2017

Di Balik Makna Insyaallah yang Sering Disalahpahami

Khutbah I

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? . ? ?. ? ? ?:? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Di Balik Makna Insyaallah yang Sering Disalahpahami (Sumber Gambar : Nu Online)
Di Balik Makna Insyaallah yang Sering Disalahpahami (Sumber Gambar : Nu Online)

Di Balik Makna Insyaallah yang Sering Disalahpahami

Bupati Tegal

Jamaah Jum’ah yang semoga dimuliakan Allah,

Kata “insyaallah” begitu populer bagi masyarakat Muslim di Tanah Air. Tak hanya dalam percakapan sehari-hari, salah satu kalimat thayyibah ini juga sangat sering kita dengar di media massa terutama tayangan televisi. Meski begitu, seperti biasa, kata ini sering diterima dan dipakai begitu saja tanpa menyesuaikan makna dan penggunaan yang seharusnya.

Kata “insyallah” kerap diucapkan untuk janji yang potensial dilanggar, komitmen yang tidak teguh, atau harapan yang tidak pasti. Meski lebih sering kita jumpai, bukan berarti semua itu tepat. Orang menyebutnya salah kaprah alias kekeliruan yang sudah menjadi kebiasaan.

Bupati Tegal

Al-Qur’an Surat al-Kahfi ayat 23-24 mengatakan:

? ? ? ? ? ? ? . ? ? ? ?

“Dan janganlah engkau mengatakan tentang sesuatu, ‘Aku akan melakukannya besok.’ Kecuali jika Allah menghendaki atau mengucapkan insyaallah.”

Dengan demikian, mengucapkan kata insyaallah sesungguhnya bersumber dari perintah Al-Qur’an. Secara literal ia berarti “jika Allah menghendaki”. Ayat ini mengandung pendidikan bagi pengucapnya tentang pentingnya rendah hati. Tidak terlalu mengandalkan kemampuan pribadi karena ada kekuatan yang lebih besar dibanding dirinya.

Mengucapkan insyaallah juga bentuk keinsafan bahwa di balik segala perinstiwa ada Sang Penentu. Tak selalu apa yang kita inginkan terwujud. Seluruhnya bersifat tidak pasti, dan justru karena itulah manusia dituntut berikhtiar. Kata “insyallah” merupakan wujud pengakuan atas kelemahan diri di hadapan Allah sembari bekerja keras karena proses yang ditempuhnya belum menemukan kepastian hasil.

Manusia memang dilarang memastikan perbuatan yang masih dalam rencana, karena yang demikian termasuk cermin keangkuhan. Manusia tidak mungkin mengandalkan secara mutlak dirinya sendiri. Sebagai makhluk, ia membutuhkan Sang Khaliq. Seberapapun besar jerih payah seseorang, tetaplah ia sebatas pada level ikhtiar.

Allah telah menganugerahi manusia nurani, akal, tenaga, dan segenap kemampuan lainnya. Semua itu merupakan modal sekaligus tanggung jawab untuk dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Islam mengajarkan umatnya untuk berusaha, menyusun rencana, dan mempersiapkan diri. Selebihnya adalah tawakal atau kepasrahan total atas kehendak Allah.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri (QS. Ar-Ra’du: 11)

Ayat lain menyebutkan:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, dan hendaknya setiap pribadi memerhatikan apa yang dia persiapkan untuk hari esok, dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Maha Teliti terhadap apa yang kamu kerjakan. (QS Al-Hasyr: 18)

Tawakal adalah sikap yang muncul dari kesadaran manusia atas dirinya yang dla‘îf di hadapan Rabb. Menggantungkan keputusan final kepada Sang Pencipta selepas daya upaya dikerahkan secara maksimal. Sikap inilah yang membuatnya selalu merasa penting untuk berdoa, memohon pertolongan dan petunjuk sehingga kehendak yang dirumuskannya diridlai dan dikabulkan Allah subhânahu wata‘âla. Dan bilapun tak terkabul, juga tak lantas menyesali diri sendiri karena sejak awal memang sudah memasrahkan hasil bukan kepada diri sendiri.

Jamaah Jum’ah yang semoga dimuliakan Allah,

Dengan demikian, kita bias menarik sebuah kesimpulan ringkas, bahwa insyaallah bukan ucapan basa-basi atau tempat berlindung dari ketidakteguhan janji. Insyaallah mengandung pendidikan tentang sikap tawaduk. Penghayatan kepada makna hakiki insyaallah juga membawa manusia pada puncak kesadaran tauhid: hanya Allah tempat bergantung segala sesuatu. Insyaallah juga mengandaikan seseorang untuk mempercayai adanya takdir dan irâdah Allah. Semoga kita senantiasa diberi petunjuk pada setiap ucapan dan tingkah, agar istiqamah di jalan yang benar, yang diridlai Allah.

Khotbah II



? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ! ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?



Alif Budi Luhur

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Meme Islam, Pendidikan, Budaya Bupati Tegal

Rabu, 06 Desember 2017

Amalan Paling Disunahkan saat Wukuf di Arafah

Wukuf Arafah termasuk rukun paling utama dalam ibadah haji. Inilah yang menjadi pembeda antara haji dan umrah. Kalau dalam ibadah umrah tidak ada kewajiban wukuf di Arafah, sementara dalam ibadah haji wajib wukuf di Arafah. Bahkan dalam hadis ditegaskan, haji adalah Arafah.

Ketika wukuf di Arafah disunahkan memperbanyak doa dan zikir. Rasulullah SAW mengatakan, “Doa paling utama ialah doa hari Arafah,” (HR Malik). Al-Mawardi dalam Al-Hawil Kabir menjelaskan, di antara doa yang sering dibaca Rasul saat wukuf di Arafah ialah.

Amalan Paling Disunahkan saat Wukuf di Arafah (Sumber Gambar : Nu Online)
Amalan Paling Disunahkan saat Wukuf di Arafah (Sumber Gambar : Nu Online)

Amalan Paling Disunahkan saat Wukuf di Arafah

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Bupati Tegal

Lâ ilâha illallâhu wahdahû lâ syarîkalah. Lahul mulku walahul hamdu wa hua alâ kulli syai’in qadîr. Allâhummaj‘al fî sam‘î nûrâ, wa fî basharî nûrâ, wa fî qalbî nûrâ. Allâhummasyrah lî shadrî, wa yassir lî amrî. Allâhumma innî a‘ûdzu bika min wasâwisis shadri, wa min saayi’âtil umûr, wa min adzâbil qabri. Allâhumma innî a‘ûdzu bika min syarri mâ yaliju fil lail, wa syarri mâ yaliju fin nahâr, wa syarri mâ tahubbu bihir rîhu, wa syarri bawâ’iqid dahri.

Artinya, “Tidak ada Tuhan selain Allah SWT dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Dia memiliki kekuasaan dan berhak atas setiap pujian. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Wahai Tuhanku, jadikanlah pendengaranku, penglihatanku, dan hatiku bercahaya. lapangkanlah dadaku dan mudahkanlah urusanku. Aku berlindung kepada-Mu dari bisikan hati, perkara yang buruk, dan dari azab kubur. Aku juga berlindung dari kejahatan yang datang di malam hari dan siang hari. Aku berlindung dari kejahatan yang dibawa angin dan kejelekan zaman”

Bupati Tegal

Selain memperbanyak doa dan zikir, jamaah dianjurkan pula membaca Surat Al-Hasyr sebanyak-banyaknya. Al-Mawardi dalam Al-Hawi mengatakan.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya, “Disunahkan membaca Surat Al-Hasyr sebanyak-banyaknya karena ada riwayat dari Ali bin Abu Thalib tentang hal itu.”

Al-Mawardi menambahkan.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? - ? ? ? ? ? - ?: " ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya, “Hendaklah bersungguh-sungguh dalam doa, sebab hari itu termasuk hari paling utama yang diharapkan terkabulnya doa. Ibnu Musayyab meriwayatkan dari Aisyah bahwa Rasulullah SAW berkata, ‘Tidak ada hari di mana Allah SWT membebaskan hamba-Nya dari neraka lebih banyak daripada hari Arafah.”

Berdasarkan penjelasan Al-Mawardi di atas, setidaknya ada tiga hal yang dianjurkan memperbanyaknya ketika wukuf di Arafah: pertama, memperbanyak doa, khususnya doa yang telah dikutip di atas; kedua, memperbanyak membaca Surat Al-Hasyr merujuk pada riwayat Ali bin Abu Thalib; ketiga, bersungguh-sungguh dalam berdoa sebab Allah SWT mengabulkan doa hamba-Nya di hari Arafah. Wallahu a’lam. (Hengki Ferdiansyah)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Internasional, Meme Islam, Olahraga Bupati Tegal

Rabu, 29 November 2017

Semarak Hari Raya Idul Fithri 1436 H di Sudan

Jakarta, Bupati Tegal. Setelah sidang itsbat, alunan takbir menggema bersama iringan terbangan hingga jam 10 malam di halaman sekretariat PCINU Sudan. Kumandang takbir sebanyak 112 warga NU di Sudan menjadi penanda bahagia mereka menyambut Hari Raya Idul Fithri 1436 H.

Jum’at (17/7) pagi, hari kemenangan pun tiba. Mereka tidak bisa menyembunyikan kebahagiaan di hari yang fitrah itu. Mereka berkumpul di aula wisma PCINU Sudan. Acara open house lalu dibuka setelah pelaksanaan shalat sunah Idul Fithri di wisma duta besar Republik Indonesia untuk Sudan dan Eritrea.

Semarak Hari Raya Idul Fithri 1436 H di Sudan (Sumber Gambar : Nu Online)
Semarak Hari Raya Idul Fithri 1436 H di Sudan (Sumber Gambar : Nu Online)

Semarak Hari Raya Idul Fithri 1436 H di Sudan

Menurut H Lian Fuad, organisasi yang paling tampak, aktif, dan ramai dari dulu sampai sekarang di Sudan tidak lain dan tidak bukan hanya PCINU Sudan.

Bupati Tegal

“Ini merupakan nilai plus. Saya harap hal ini masih tetap bertahan seterusnya,” kata Dubes RI untuk Sudan.

Selama Ramadhan, PCINU cukup aktif mengadakan pelbagai kegiatan. Mereka membuka pengajian Risalah Ahlussunnah di sekretariat PCINU Sudan. Mereka juga menyelenggarakan tadarus Al-Qur’an setiap usai shalat Tarawih.

Bupati Tegal

Mereka mengakhiri Ramadhan dengan khataman akbar Al-Quran sesaat sebelum berbuka di malam hari raya Idul Fithri 1436 H. Mereka lalu menutup Ramadhan dengan buka puasa bersama. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Doa, Ahlussunnah, Meme Islam Bupati Tegal

Rabu, 15 November 2017

Semarak Jalan Sehat Anak-anak pada Harlah NU

Kudus, Bupati Tegal. Dalam rangka memeriahkan peringatan hari lahir (Harlah) NU yang ke-91, pengurus Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MI NU) Khurriyatul Fikri mengadakan jalan sehat, Ahad (18/5) pagi. Start pemberangkatan berada di halaman madrasah setempat di Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, dan mengakhiri perjalanan di lokasi yang sama.

Acara yang diikuti dewan guru dan semua murid Raudlatul Athfal (RA) dan MI NU Khurriyatul Fikri, berlangsung semarak. Setiap peserta yang terdiri dari sekitar 250 orang mengibarkan bendera kecil dari kertas berlogo Nahdlatul Ulama dan bertuliskan Harlah NU Ke-91 di MI NU Khurriyatul Fikri.

Semarak Jalan Sehat Anak-anak pada Harlah NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Semarak Jalan Sehat Anak-anak pada Harlah NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Semarak Jalan Sehat Anak-anak pada Harlah NU

Di samping melambai-lambaikan bendera, ratusan peserta ini juga melantunkan shalawat di sepanjang perjalanan. Terik matahari yang beranjak siang tak memutuskan semangat mereka untuk menyelesaikan perjalanan hingga garis finis.

Bupati Tegal

Selain pihak sekolah, turut terlibat pula dalam jalan sehat ini sejumlah badan otonom NU, seperti Muslimat NU, Gerakan Pemuda Ansor, Fatayat NU, Ikatan Pelajar NU (IPNU), dan Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU) se-Desa Pasuruhan Lor. Kepala desa setempat juga tak ingin ketinggalan dalam momen jalan sehat ini.

Bupati Tegal

Dalam sambutannya, Rais Syuriyah NU Pasuruhan Lor Kiai Hasyim As’ari berpesan kepada semua peserta Jalan Sehat, untuk terus memupuk jiwa pengabdian, khususnya di Desa Pasuruhan Lor. “Kita sebagai generasi muda NU, nantinya memegang tonggak estafet dari kepengurusan NU untuk masa depan,” terangnya sebelum melepas peserta jalan sehat. (Dedi Hermanto/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Humor Islam, Meme Islam, Lomba Bupati Tegal

Senin, 13 November 2017

PBNU Pastikan Acara Pembukaan Siap

Jombang, Bupati Tegal. Ketua Umum PBNU, Said Agil Siroj memastikan muktamar yang akan dibuka oleh presiden Jokowi, siap digelar. Untuk itu, PBNU melakukan gladi bersih di lokasi pembukaan alun alun yang akan diringi 1000 paduan suara.

PBNU Pastikan Acara Pembukaan Siap (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Pastikan Acara Pembukaan Siap (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Pastikan Acara Pembukaan Siap

Bersama Ketua Umum PBNU Said Agil Siraj, Yenny Wahid, Ketua SC Muktamar ke-33 NU Slamet Efendy Yusuf, Ketua Panitia Daerah Syaifullah Yusuf, dan Bupati Jombang Nyono Suharli.?

Mereka melihat langsung gladi bersih di alun alun Jombang, Jumat (31/7) sore. Rombongan PBNU ini melihat langsung gladi bersih paduan suara dari Fatayat NU Jombang bersama pelajar–pelajar pesantren.?

Bupati Tegal

"Paduan suara pembukaan Muktamar ke-33 NU diikuti sebanyak 1000 orang," ujar Ketua Panitia Daerah Syaifullah Yusuf.

Bupati Tegal

Dalam kesempatan gladi bersih pembukaan, Yenny juga memberikan support kepada paduan suara Fatayat NU yang dipimpin Neng Ely Cucu Pendiri NU, KH Wahab Hasbullah.

Rombongan PBNU juga melihat lokasi pembukaan muktamar yang berada di selatan alun alun. Muktamar akan dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo.?

"Alhamdulillah semuanya sudah siap, "ujar Syaifullah Yusuf.

Usai gladi bersih, rombongan PBNU melakukan konferensi pers, terkait NU 5 tahun setelah ditinggal Gus Dur. (Muslim Abdurrahman/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Anti Hoax, Meme Islam, Doa Bupati Tegal

Minggu, 12 November 2017

Akhirnya, Raja Saudi Keluarkan Dekrit Perempuan Boleh Menyetir

Jeddah, Bupati Tegal. Raja Salam bin Abdul Aziz mengeluarkan dektrit langka selama pemerintahan Arab Saudi dengan memperbolehkan perempuan menyetir. Keputusan tersebut secara resmi berlaku pada Juni 2018. 

Akhirnya, Raja Saudi Keluarkan Dekrit Perempuan Boleh Menyetir (Sumber Gambar : Nu Online)
Akhirnya, Raja Saudi Keluarkan Dekrit Perempuan Boleh Menyetir (Sumber Gambar : Nu Online)

Akhirnya, Raja Saudi Keluarkan Dekrit Perempuan Boleh Menyetir

Dalam Al Arabiya dijelaskan, Selasa (26/9), pihak kerajaan telah memerintahkan pembentukan sebuah komite tingkat tinggi yang melibatkan kementerian urusan internal, keuangan, perburuhan dan pembangunan sosial.

Beberapa kementerian itu menerima tugas untuk mempelajari peraturan baru ini dalam jangka 30 hari, dan memastikan pelaksanaan instruksi tersebut pada Juni tahun depan.

Menteri Kebudayaan dan Informasi Arab Saudi Awad bin Saleh Al-Awad menilai, izin menyetir mobil bagi wanita merupakan keputusan bersejarah yang selaras dengan visi yang menghendaki kaum perempuan mendapat posisi yang tepat dan terlibat dalam pembangunan.

"Keputusan tersebut menegaskan tentang berlangsungnya proses reformasi dan pembangunan di Arab Saudi di mana perempuan merupakan bagian utama," ujarnya sebagaimana dikutip kantor berita Saudi Press Agency.

Bupati Tegal

Menurut Ghada Ghunaim, penulis dan wartawan Saudi, reformasi peraturan ini berdampak besar pada perkembangan ekonomi Arab Saudi. "Kita harus ingat bahwa kerajaan kita menghasilkan lebih banyak lulusan perempuan ketimbang laki-laki," katanya kepada Al Arabiya. (Red: Mahbib)

Bupati Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Meme Islam Bupati Tegal

Selasa, 07 November 2017

NU Jatim Terima Bantuan Dua Ambulance Canggih

Surabaya, Bupati Tegal. Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU)? Jawa Timur, Selasa (30/60, menerima dua unit armada ambulance dari Perusahaan Gas Negara atau PGN. Bantuan ini merupakan realisasi dari memorandum of understanding (MoU) yang ditandatangani kedua belah pihak pada pertengahan Maret lalu.

NU Jatim Terima Bantuan Dua Ambulance Canggih (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Jatim Terima Bantuan Dua Ambulance Canggih (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Jatim Terima Bantuan Dua Ambulance Canggih

"Pemberian dua unit armada ini sebagai realisasi pemberian bantuan dana CSR atau corporate social responsibility tahap pertama dari PGN kepada PWNU Jatim," kata Bendahara PWNU Jatim M Qodri, ST, Selasa siang. Selanjutnya, akan ada bantuan serupa namun dengan peruntukan berbeda, lanjutnya.

?

Dua armada tersebut akan diberikan kepada PCNU Kabupaten Lamongan dan PCNU Kabupaten Pasuruan. "Kelebihan? dari ambulance tersebut adalah dari kelengkapan alat medis, serta kecanggihan armada," ungkapnya.

Bupati Tegal

?

Pak Qodri, sapaan akrabnya, mengemukakan bahwa kerja sama dengan PGN akan diupayakan bisa berkelanjutan sebagaimana nota kesepahaman yang telah diteken. "Ada sejumlahlah program yang dapat ditindaklanjuti dari kerja sama ini yakni pendidikan, ekonomi, UMKM atau usaha kecil, dakwah dan juga kesehatan," katanya.

?

Bagi kepengurusan NU di kabupaten dan kota di Jawa Timur dapat melayangkan pengajuan kerja sama untuk sejumlah program tersebut. "Silakan mengajukan permohonan kepada PWNU Jawa Timur untuk kami teruskan kepada pihak PGN," terang Pak Qodri.

Bupati Tegal

?

Bantuan armada diserahkan oleh Direktur PGN, Bapak Djoko Saputro dan diterima pimpinan PWNU Jatim. (Syaifullah/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Meme Islam, Habib Bupati Tegal

Senin, 06 November 2017

PPM Aswaja Sediakan Kebutuhan Informasi Islam Aswaja

Jakarta, Bupati Tegal. Persaudaraan Profesional Muslim (PPM) Aswaja menyediakan kebutuhan informasi terkait ajaran Islam Ahlussunnah Wal Jama‘ah. Layanan itu dihadirkan dalam rangka menyediakan informasi alternatif keislaman.

PPM Aswaja Sediakan Kebutuhan Informasi Islam Aswaja (Sumber Gambar : Nu Online)
PPM Aswaja Sediakan Kebutuhan Informasi Islam Aswaja (Sumber Gambar : Nu Online)

PPM Aswaja Sediakan Kebutuhan Informasi Islam Aswaja

Demikian dikatakan oleh Ketua PPM Aswaja Hari Usmayadi pada Khotbah Teknologi dalam rangka peringatan kedua harlah ke-10 Bupati Tegal di Gedung PBNU lantai delapan, Jalan Kramat Raya Nomor 164, Jakarta Pusat, Senin (15/4) malam.

Masyarakat dapat memenuhi kebutuhan informasi keislamannya melalui dua layanan, Search Engine Aswaja dan Ensiklopedia Digital Aswaja NU. Keduanya merupakan produk PPM Aswaja yang diluncurkan pada malam Khotbah Teknologi di lokasi yang sama.

Bupati Tegal

“Dua layanan itu diharapkan menjadi rujukan utama masyarakat terutama warga NU agar tidak salah menuju layanan informasi keislaman yang tidak bertanggung jawab,” kata Hari Usmayadi di podium.

Bupati Tegal

Menurut Hari Usmayadi, Komunitas PPM Aswaja berinisiatif membuat dua layanan itu mengingat kecenderungan instan masyarakat belakangan ini dalam memenuhi kebutuhan informasi.

Kami pun beranggapan, tegas Hari Usmayadi, dua layanan itu dimaksudkan juga untuk mengakomodasi tingginya kebutuhan informasi keislaman bagi masyarakat urban atau pedesaan yang tidak sempat mengenyam pengajian tradisional sebagai pendidikan informal agama pada ustadz dan para kiai melalui sumber-sumber kitab yang otoritatif.

Sementara internet kini hanya dipenuhi oleh layanan-layanan informasi keislaman yang bersemangat pecah-belah dan menebar kebencian. Kenyataan itu, lanjut Hari Usmayadi, merupakan masalah yang butuh penanganan serius.

Setidaknya dua layanan itu bisa menjadi mencusuar peradaban Islam di tengah layanan informasi keislaman yang bersifat propaganda, tambah Hari Usmayadi.

Karena, dua layanan itu mengandung sejumlah konten keislaman yang dipertanggungjawabkan mulai dari daftar kitab para ulama, sanad keguruan para ulama sebelum, sezaman, dan sesudah Walisongo yang bersambung hingga ke Rasulullah, video streaming, dan para kiai Aswaja Nusantara hingga kini, tandas Hari Usmayadi.

Penulis: Alhafiz Kurniawan

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Olahraga, Meme Islam Bupati Tegal

Sabtu, 04 November 2017

Pesantren Perlu Bangun Kiblat Keilmuan Global

Surakarta, Bupati Tegal. Pesantren di Indonesia perlu membangun kiblat keilmuan secara global. Dahulu sebelum tahun 1920-an, pendidikan di Timur Tengah yang dilakukan oleh para ulama Nusantara menghasilkan ulama-ulama yang mempunyai kealiman serta kearifan tinggi. Para ulama tersebut mengajarkan Islam moderat yang menjadi karakteristik utama Islam di Nusantara.?

Setelah periode itu, pendidikan Timur Tengah berubah dan banyak menghasilkan kaum terpelajar yang berbeda. Bahkan ada tuduhan pendidikan Timur Tengah melahirkan generasi yang menghalalkan kekerasan.

Pesantren Perlu Bangun Kiblat Keilmuan Global (Sumber Gambar : Nu Online)
Pesantren Perlu Bangun Kiblat Keilmuan Global (Sumber Gambar : Nu Online)

Pesantren Perlu Bangun Kiblat Keilmuan Global

"Pesantren merupakan lembaga pendidikan yang lahir dari rakyat (grassroot). Karena itu suara pesantren juga mewakili sebagian suara rakyat. Untuk memajukan dunia pesantren, banyak kajian pernah dilakukan oleh pakar dan akademisi," ujar Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, Abdurrahman Masud, di Surakarta, Rabu-Jumat (7-9/9) dalam Seminar Pendidikan Agama dan Keagamaan.

"Karena itu, saya berharap dari forum ini muncul rekomendasi atau terobosan yang bisa ditindaklanjuti di tingkat kebijakan Kementerian Agama. Termasuk terobosan pesantren dalam menghadapi munculnya pesantren yang mengembangkan paham keagamaan radikal," tegas Masud.

Menurut Masud, dalam menghadapi berbagai permasalahan yang menimpa pesantren saat ini seperti menurunnya jumlah pesantren yang fokus pada tafaqquh fiddin, munculnya fenomena pesantren yang menjadi tempat persemaian paham radikalisme, pesantren perlu meningkatkan kerjasama berbagai pihak.

Bupati Tegal

"Kerjasama bisa dibangun dengan sesama pesantren, dengan birokrasi pendidikan Islam (Kemenag) serta pemerintah baik pusat dan daerah," tambah Masud.

Bupati Tegal

Bagian inilah yang bisa dikerjakan RMINU untuk menjadi jembatan berbagai pesantren untuk berjejaring dan menguatkan komunitas masing-masing dan belajar bersama. Saling bersilaturahmi antara santri di berbagai pesantren untuk saling melengkapi. Ke depan harus mulai membuat berbagai forum untuk terus berkumpul bersama dan menggagas inovasi baru untuk penguatan pesantren. (Zulfa/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Nasional, Budaya, Meme Islam Bupati Tegal

Senin, 23 Oktober 2017

Ketika KH Hasyim Asy’ari Turunkan Bedug untuk Hormati Tamu

Pamekasan, Bupati Tegal. Nilai toleransi tingkat tinggi yang dilakukan oleh pendiri NU KH Hasyim Asyari (Mbah Hasyim), cukup mengemuka dalam acara berbuka bersama oleh PCNU Pamekasan, di sekretsriat PCNU Jalan R Abad Aziz Pamekasan, Rabu (29/6) malam.

Ketika KH Hasyim Asy’ari Turunkan Bedug untuk Hormati Tamu (Sumber Gambar : Nu Online)
Ketika KH Hasyim Asy’ari Turunkan Bedug untuk Hormati Tamu (Sumber Gambar : Nu Online)

Ketika KH Hasyim Asy’ari Turunkan Bedug untuk Hormati Tamu

Suatu ketika, Mbah Hasyim rela menurunkan bedug di masjid beliau yang biasa digunakan untuk memanggil orang shalat. Sebab, ada tamu seorang ulama yang berbeda pandangan tentang bendug.

"Dan perbedaan itu tidak sampai menjadi sesuatu yang mengakibatkan dua ulama itu bermusuhan. Selisih paham justru dijadikan sebagai hikmah," ujar tokoh NU Pamekasan, KH Kholilurrahman yang didapuk sebagai penceramah dalam acara tersebut.

Anggota DPR RI tersebut menambahkan, fakta sejarah itu menunjukkan betapa pendiri NU sangat menjunjung tinggi toleransi di tengah perbedaan yang ada. Untuk itu, nilai-nilai yang tertanam dalam qanun asasi NU, seperti toleran, moderat, seimbang, dan adil mesti selalu diketengahkan dalam kehidupan beragama dan berbangsa.

"Kita mesti selalu introspeksi diri. Adakalanya, kita masih mudah terperangkap pada semangat bermusuhan ketika dihadapkan pada perbedaan. Semoga keteladanan Mbah Hasyim bisa kita pertahankan dan kembangkan melalui NU," tukas KH Kholilurrahman.

Bupati Tegal

Dalam kesempatan itu, Ketua PCNU Pamekasan KH. Taufiq Hasyim menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada para donatur yang telah berkenan memberikan kontribusi terhadap terealisasinya buka bersama.

"Di antaranya adalah KH. Kholilurrahman Wafi, Ismail, Bahrullah Shodiq, Apik, dan lain-lain yang tidak bisa disebutkan semuanya," ungkapnya.

Pihaknya berharap, melalui silaturrahim dan buka bersama, semangat memajukan NU kian terpupuk subur dalam diri Nahdliyin. Baik yang sepuh, termasuk kalangan muda NU. (Hairul Anam/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal

Bupati Tegal Tokoh, Meme Islam, Ulama Bupati Tegal

Jumat, 13 Oktober 2017

Lomba Agustusan Diminta Jaga Akhlak

Subang, Bupati Tegal. Setiap bulan Agustus masyarakat Indonesia biasanya merayakan peringatan kemerdekaan RI dengan berbagai kegiatan. Di antara kegiatan tersebut adalah aneka perlombaan yang diperuntukan bagi anak-anak hingga masyarakat dewasa.

Lomba Agustusan Diminta Jaga Akhlak (Sumber Gambar : Nu Online)
Lomba Agustusan Diminta Jaga Akhlak (Sumber Gambar : Nu Online)

Lomba Agustusan Diminta Jaga Akhlak

Mengenai kegiatan perlombaan ini, Ketua PCNU Subang meminta kepada masyarakat yang akan mengadakan kegiatan lomba pada peringatan hari kemerdekaan agar diisi dengan perlombaan yang memiliki nilai-nilai positif dan edukatif serta tetap menjaga akhlakul karimah.

"Di grup WA sudah beredar video lomba yang tidak senonoh antara laki-laki dan perempuan, video tersebut dikhawatirkan dijadikan sebagai inspirasi dalam membuat perlombaan pada Agustusan besok," ungkap KH Musyfiq Amrullah, Ketua PCNU Subang, Jawa Barat dalam rapat reboan di Kantor PCNU, Rabu (9/8).

Dikatakannya, sudah beredar video lomba tidak senonoh yang diikuti oleh beberapa perempuan yakni perlombaan memakan pisang di bagian tubuh lelaki, sebalikna ada video yang mempertunjukan perlombaan yang diikuti oleh para lelaki berupa lomba memecahkan balon yang ditempelkan di belakang tubuh perempuan.

Bupati Tegal

"Perlombaan tersebut tidak layak dilombakan karena hanya mengundang tawa para penonton saja dan bisa merusak tatanan akhlakul karimah apalagi jika disaksikan oleh anak-anak di bawah umur, ini sudah masuk pornoaksi," papar pengasuh Pesantren Attawazun itu.

Pengasuh Pesantren Attawazun itu mengingatkan agar dalam kegiatan peringatan kemerdekaan jangan sampai melupakan jasa para pahlawan bangsa yang telah berkorban harta, jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia.

"Jangan sampai lupa untuk mendoakan para pahlawan dan kita sebagai generasi penerus bangsa sebisa mungkin terus berjuang mengharumkan nama Indonesia serta melawan paham yang ingin menghancurkan NKRI ini," pungkasnya. (Aiz Luthfi/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal

Bupati Tegal Meme Islam, Humor Islam Bupati Tegal

Jumat, 18 Agustus 2017

Pesantren Kempek: Ahlan Wasahlan Para Musyawirin

Cirebon, Bupati Tegal. Salah seorang pengasuh pengsuh pondok pesantren Kempek-Cirebon KH Ja’far Aqil Siroj, mengucapkan selamat datang kepada para pesarta Musyarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama 2012. 

Pesantren Kempek: Ahlan Wasahlan Para Musyawirin (Sumber Gambar : Nu Online)
Pesantren Kempek: Ahlan Wasahlan Para Musyawirin (Sumber Gambar : Nu Online)

Pesantren Kempek: Ahlan Wasahlan Para Musyawirin

Assalmu ’alaikum warahmatullahi wabaokatuh

Saya sebagai shohibul bait mengucapkan selamat datang kepada para musyawirin. Marhaban, ahlan wa syahlan.

Bupati Tegal

Kami ucapkan selamat datang. Juga saya menyampaikan mohon maaf, apabila, ya pasti banyak hal yang kurang berkenan dari segi pelayanan panitia; dari kulemna (tidur), tuangna (makan), terus ibakna (mandi), ka cai (toilet). Banyak hal yang kurang berkenan.

Bupati Tegal

Saya, semua keluarga besar Pesantren Kempek, sebagai sohibul bait, mengucapkan selamat bermusyarah. Mari kita ikuti agenda persidangan sebab acara ini tidak saban tahun ada. Kesempatan mengungkapkan menyampaikan pemikiran-pemikiran dari para pemikir, tokoh NU, di sinilah kesempatannya.

Saya berharap para musyawirin mengikuti persidangan setiap agenda persidangan. Butir-butir keputusannya akan menjadi manfaat bagi orang banyak.

Munas kali ini isu sentralnya ke khittah NKRI 1945. Dengan khittah 45 ini, Indonesia makin kokoh, makin kuat. Kuatnya Indonesia, maka NU harus berada di sana, berperan.”

Wallahul muwafiq ilaa aqwamith thariq. Wassalamu a’laikum warahmatullahi wabarakatuh



Laporan: Abdullah Alawi

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Meme Islam Bupati Tegal

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Bupati Tegal - Kabupaten tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Bupati Tegal - Kabupaten tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Bupati Tegal - Kabupaten tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock