Senin, 12 Maret 2018

Kapolri dan Megawati Salurkan Kurban lewat NU Care-LAZISNU

Jakarta, Bupati Tegal

NU Care-LAZISNU (Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama) menyalurkan 37 hewan kurban pada peringatan hari raya Idul Adha 1437 H ini. Hewan kurban yang terdiri dari 21 sapi dan 17 kambing tersebut berasal dari sejumlah pejabat, perusahaan, partai politik, hingga pengurus dan warga NU.

Kapolri dan Megawati Salurkan Kurban lewat NU Care-LAZISNU (Sumber Gambar : Nu Online)
Kapolri dan Megawati Salurkan Kurban lewat NU Care-LAZISNU (Sumber Gambar : Nu Online)

Kapolri dan Megawati Salurkan Kurban lewat NU Care-LAZISNU

Mereka yang menyumbangkan kurban masing-masing satu ekor sapi antara lain Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian, Presiden RI ke-5 Megawati Soekarno Putri, Menristek Dikti H Muhammad Nasir, Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini, Djan Farid, Bank Muamalah, Kemenaker, Kemendagri, H Fauzi Nur, H Toha, H Dippo Nusantara.

Ada pula dari MNC Grup (3 ekor sapi), DPP Partai Golkar (3 ekor sapi), Bintang Toejoe-OPT/Extra Joss (2 ekor sapi), dan Brigjen Fathurrahman (2 ekor sapi). Adapun kurban kambing berasal dari Syamsul Huda (5 ekor), H Abdullah Masud (2 ekor), serta Siti Ramdayani, Hj Ida Fauziyah, H Agus Sosiahusain, Djardinno, M Iqbal Rival, Anis Putri Kusuma, H Imam Mudzakir, Cahya Bagus M, Wim Ikbal Jepang, masing-masing 1 ekor sapi.

Bupati Tegal

Ke-37 hewan ternak itu didistribusikan kembali ke sejumlah lokasi di DKI Jakarta dan Banten, di antaranya Pondok Pesantren Ats-Tsaqafah Ciganjur, Masjid Al-Hijrah Marunda, Pondok Pesantren Tanara Serang, Masjid an-Nahdlah PBNU, dan Pondok Pesantren Ekonomi al-Ukhuwah Kedoya Jakarta Barat.

Daftar rincian kurban ini diumumkan pihak NU Care-LAZISNU dalam rangkaian shalat Idul Adha di Masjid an-Nahdlah, Lantai 1 Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Senin (12/9). Bertindak sebagai khatib dalam kesempatan kali ini Ketua Umum Pimpinan Pusat Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffadh KH Muhaimin Zain.

Bupati Tegal

Di kompleks Masjid an-Nahdlah, prosesi pemotongan dihadiri langsung oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj. Di lokasi ini, panitia menyembelih lima ekor sapi dan tiga ekor kambing. (Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Santri, Khutbah, PonPes Bupati Tegal

Kamis, 08 Maret 2018

Cabang-Cabang Lakpesdam Berbagi Pengalaman dan Unjuk Produk

Jakarta, Bupati Tegal. Beberapa Cabang Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Nahdlatul Ulama berkumpul di Hotel Milenium, Kebon Sirih, Jakarta pada Kamis-Jumat  (28-29/8). Mereka berbagai pengalaman rintisan usaha di daerah masing-masing serta menampilkan beberapa produknya.

Cabang-Cabang yang berkumpul diantaranya Lakpesdam Lombok, Bulukumba, Indramayu, Ambon, Jepara, Cilacap, Cimahi, Pandeglang.

Cabang-Cabang Lakpesdam Berbagi Pengalaman dan Unjuk Produk (Sumber Gambar : Nu Online)
Cabang-Cabang Lakpesdam Berbagi Pengalaman dan Unjuk Produk (Sumber Gambar : Nu Online)

Cabang-Cabang Lakpesdam Berbagi Pengalaman dan Unjuk Produk

Menurut Ketua Pengurus Pusat Lakpesdam H Yahya Ma’sum mengatakan, cabang-cabang itu merupakan para pelaksana dan penanggung jawab Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPN) Peduli sejak tahun 2011 yang sudah berakhir.

Bupati Tegal

Mereka, menurut Yahya, kemudian diundang ke Jakarta oleh Pengurus Pusat Lakpesdam sebagai penyalur dana hibah World Bank (bank dunia) melalui program tersebut. “Sharing pengalaman dan ekspos kegiatan dan hasil-hasilnya,” katanya di Hotel Milenium Kamis (28/8).

Menurut Yahya, secara proyek program tersebut sudah berakhir, tapi mereka tetap berkewajiban untk terus melanjutkannya secara mandiri.

Bupati Tegal

Ditanya apakah merasa bisa mandiri, Yahya menjawab optimis. Dengan dilepasnya dana ahibah yang dikucurkan melalui PP Lakpesdam, kelompok-kelompok yang sudah terbentuk di daerah akan bisa mandiri. “Optimis bisa. Sebagian besar sudah bisa membangun jejaring dengan berbagai pihak sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan mereka,” terangnya.  

Yahya menjelaskan salah satu kelompok penerima manfaat (benefiserias) dari program ini di Lakpesdam Indramayu, yaitu ibu-ibu pembuat bakso ikan. Hasil produksinya sudah sampai bisa menjual ke daerah Bogor. Pada mulanya cuma 500 buah sekarang sudah 5000.

Ia juga bercerita ibu-ibu pembuat kain songket di Palembang, Sumatera Selatan. Mereka kemudian bergerak sendiri, bisa mendapatkan bantuan sendiri, sekarang uang yang bergulir di antara mereka sekitar 80 juta. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Nasional, Humor Islam, Hadits Bupati Tegal

Rabu, 07 Maret 2018

Sowan Pembina, GP Ansor Jati Diimbau Jaga Aset NU

Kudus, Bupati Tegal. Puluhan pengurus Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengadakan silaturahim lebaran kepada pembina dan tokoh NU wilayah setempat, Ahad malam (3/8). Saat di kediaman pembina Ansor KH. Hamdan Suyuti Desa Loram, mereka diimbau turut serta menjaga aset-aset NU.

Sowan Pembina, GP Ansor Jati Diimbau Jaga Aset NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Sowan Pembina, GP Ansor Jati Diimbau Jaga Aset NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Sowan Pembina, GP Ansor Jati Diimbau Jaga Aset NU

Dalam pesannya KH Hamdan mengatakan, Nahdlatul Ulama di berbagai tingkatan memiliki banyak aset yang harus diselamatkan, seperti masjid, mushala dan beberapa tanah yang diwakafkan untuk kemaslahatan.

“Aset tersebut harus dijaga, jangan sampai hilang. Jika bisa dibuatkan sertifikat NU,” ujarnya.

Bupati Tegal

KH Hamdan mengakui kelemahan NU dan badan otonom terlihat pada pengarsipan dokumentasi maupun administrasi. Oleh karena itu harus segera dilakukan pembenahan sehingga aset NU bisa aman dan terdata dengan baik.

“Termasuk makam-makam harus segera dibuatkan sertifikat dan diberi nama makam Islam,” harap mantan Ketua PC GP Ansor Kudus era tahun 90-an ini.

Bupati Tegal

Sementara menurut penuturan Sekretaris PAC GP Ansor Jati Eko Budi Setiawan, kunjungan ke sejumlah tokoh NU ini banyak memperoleh manfaat berupa masukan saran, dan informasi untuk kemajuan organisasi.

Dikatakan, ragam persoalan yang terjadi di masyarakat seperti ISIS maupun prilaku umat menjadi topik perbincangan yang hangat. “Yang jelas? silaturahim ini penuh makna demi kemajuan organisasi NU maupun Ansor sendiri,” imbuhnya.

Ia menerangkan, momentum idul fitri ini mampu mempererat silaturahim dan memperkuat? komponen organisasi untuk selalu berperan aktif di masyarakat. “Dalam berorganisasi sering kali ada perbedaan, tetapi kita harus tetap jaga komitmen demi keutuhan generasi muda NU,” tutur Eko. (Qomarul Adib/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Nahdlatul Ulama Bupati Tegal

Selasa, 06 Maret 2018

Pelajar Jatim di Yaman Satukan Misi Dakwah Islam

Tarim, Bupati Tegal

Pelajar Jawa Timur di Yaman yang terkumpul dalam organisasi Keramat Jatim menggelar pertemuan akbar yang untuk pertama kalinya dihadiri seluruh pelajar dari berbagai lembaga di Hadhramaut.

Tak hanya berkumpul, acara perdana ini juga membawa misi untuk menyatukan visi dan misi dalam berdakwah di Jawa Timur nanti, sekembalinya mereka ke Tanah Air. Arek-arek Jawa Timur itu berharap, di samping menyambung tali silaturahim, pertemuan kali ini juga membentuk misi dakwah yang kelak dipikul bersama demi terwujudnya Jawa Timur yang semakin Islami.

Pelajar Jatim di Yaman Satukan Misi Dakwah Islam (Sumber Gambar : Nu Online)
Pelajar Jatim di Yaman Satukan Misi Dakwah Islam (Sumber Gambar : Nu Online)

Pelajar Jatim di Yaman Satukan Misi Dakwah Islam

“Tujuan perkumpulan kali ini tidak lain untuk menyatukan misi dakwah kita demi Jawa Timur dan negeri tercinta yang lebih baik dan lebih Islami,” tutur Ahmad Khoiron Roib, ketua pelajar Jawa Timur di Yaman dalam acara yang dihadiri sekitar 80 anggota itu, Kamis (10/03) malam waktu setempat.

Bupati Tegal

Acara dikemas dengan sederhana dan dimulai dengan pembacaan Maulid Nabi, kemudian perkenalan masing-masing anggota, sambutan-sambutan, baik dari ketua pelajar Jawa Timur,? ketua Persatuan Pelajar Indonesia, maupun ketua perwakilan dari setiap lembaga.

Sebelum acara benar-benar selesai pukul 23.30, hadirin disuguhi dengan marawis dan tari zavin. Hadir dalam acara tersebut jajaran ketua dari organisasi daerah di Indonesia yang ada di Yaman. (Zain Mahfudz/Mahbib)

Bupati Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Doa Bupati Tegal

PMII Perkuat Kaderisasi

Pontianak, Bupati Tegal. Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dikenal sebagai organisasi pencetak pemimpin hebat di negeri ini.?

Salah satu kadernya adalah, Menteri Tenaga Kerja, Muhaimin Iskandar. PMII terus mencetak pemimpin baru dengan cara memperkuat kaderisasi.

PMII Perkuat Kaderisasi (Sumber Gambar : Nu Online)
PMII Perkuat Kaderisasi (Sumber Gambar : Nu Online)

PMII Perkuat Kaderisasi

“Kita memperkuat doktrin kaderisasi. Mahasiswa yang telah melewati kaderisasi PMII, dia harus lebih peka terhadap masyarakat dan negeri ini. Kepekaan sosial inilah yang terus kita tanamkan agar kader PMII memberikan manfaat bagi negara dan bangsa,” kata Ketua Umum PB PMII, Addin Jauharuddin saat temu kader di Pondok Nelayan Pontianak, Jumat (10/5) lalu.

Bupati Tegal

Dijelaskan pria kelahiran Cirebon ini, PMII memiliki basis di kampus-kampus. Untuk itu, ada tiga hal yang saat ini diperkuat, yakni taat organisasi, kaderisasi, dan memperkuat basis di kampus. Masuk PMII itu berarti masuk dunia organisasi. Seorang kader PMII harus memahami seluk beluk berorganisasi.

“Kalau sudah memahami tata cara berorganisasi, di masyarakat akan mudah bergaul dan masuk ke dunia apa saja. Bukan tidak mungkin, kader PMII akan menjadi pemimpin di masyarakatnya,” ujar Addin.

Bupati Tegal

Salah satu kekuatan organisasi adalah militansi. Saat melakukan sebuah pergerakan untuk mencapai tujuan, diperlukan militansi dan kekompakan. Untuk mendapatkan militansi, diperlukan kaderisasi yang mantap.?

“Kemudian, kita memperkuat basis di kampus terutama yang umum. Maksudnya, PMII tidak lagi memiliki basis di kampus Islam, melainkan juga di perguruan tinggi umum. Tujuannya, PMII tak lagi membicarakan masalah agama an sich, melainkan persoalan apa saja yang dihadapi masyarakat,” beber pria yang sedang kuliah S2 di Universitas Nasional Jakarta.

Sosok kader PMII nantinya tidak hanya hebat dalam berbicara agama, melainkan juga politik, ekonomi makro, ekonomi mikro, kedokteran, pendidikan, kesehatan, dan sebagainya. Dengan keragaman kader seperti itu akan membuat PMII semakin kuat di masyarakat.?

“Selain itu, kita juga meminta seluruh kader dalam melaksanakan agenda formal harus di kampus. Sebab, PMII basis utamanya di kampus. Jangan lari dari kampus,” instruksi Addin.?

PMII bisa dikatakan sebagai organisasi kemahasiswaan yang sangat besar di Indonesia. Hampir seluruh kampus di Indonesia ada PMII-nya. Wajar apabila pemerintah banyak menaruh harapan pada PMII untuk bisa mengkader mahasiswa jadi pemimpin hebat.

“Pemerintah telah mempercayai kita untuk menyelenggarakan ASEAN Youth Assembly. Kepercayaan tersebut sebagai wujud nyata PMII untuk pemuda dan Indonesia. Kita terus berkiprah agar bisa melahirkan pemimpin masa depan Indonesia,” tekad Addin.?

Redaktur ? ? : Mukafi Niam

Kontributor: Rosadi Jamani?

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Pendidikan Bupati Tegal

Senin, 05 Maret 2018

Matori Abdul Djalil Meninggal Dunia

Jakarta, Bupati Tegal

Mantan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Matori Abdul Jalil meninggal dunia pada Sabtu (12/5) malam di Jakarta setelah menderita sakit pada beberapa bulan terakhir. Politisi dari kalangan Nahdlatul Ulama itu meninggal dalam usia 64 tahun.

Sejumlah karangan bunga bertuliskan ucapan duka cita berjejer di depan rumah almarhum Jl Elang Emas Prima, Tanjung Barat Jakarta Selatan, antara lain dari Ketua Dewan Syura DPP PKB KH Abdurrahman Wahid dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno putri.

Perdana, KSM 2016 Lekatkan Materi Agama Islam di Tiap Mapel Sains

Pontianak, Bupati Tegal. Direktur Pendidikan Madrasah Kemenag RI M. Nur Kholis Setiawan mengatakan, disamping bidang mata pelajaran sains yang dilombakan pada ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) ke-5 tahun 2016 di Pontianak, melekat juga dalam masing-masing bidang tersebut adalah materi Agama Islam.

“Jadi pembeda KSM V 2016 ini adalah terletak pada Mapel Agama Islam yang dilombakan dan juga sekaligus bentuk kepedulian terhadap ciri khas madrasah sebagaimana diamanatkan dalam UU,” jelas Nur Kholis, Selasa (23/8).

Perdana, KSM 2016 Lekatkan Materi Agama Islam di Tiap Mapel Sains (Sumber Gambar : Nu Online)
Perdana, KSM 2016 Lekatkan Materi Agama Islam di Tiap Mapel Sains (Sumber Gambar : Nu Online)

Perdana, KSM 2016 Lekatkan Materi Agama Islam di Tiap Mapel Sains

Maksud selanjutnya penambahan mapel agama Islam untuk dilombakan, kata Alumnus Fakultas Syariah IAIN (sekarang UIN) Sunan Kalijaga ini adalah dalam rangka mengukur kualitas murid madrasah, paling tidak pada dimensi kognitif terhadap pendidikan agama Islam yang meliputi Al Qur’an-Hadits, Aqidah-Akhlaq, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), Fiqih, dan Bahasa Arab.

“Harapannya, ketika PAI menjadi mapel yang dilombakan, ada keseimbangan pada tataran idealitas ketika mereka masuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. ? Di jenjang Perguruan Tinggi, paradigma Interkoneksi keilmuan keislaman dengan non keislaman yang sedang digarap Kemenag dimana basisnya adalah murid madrasah,” jelasnya.

Pertimbangan selanjutnya, tambah alumnus Pesantren Tebuireng Jombang, kombinasi sains dan Agama Islam pada KSM ini adalah memberikan added values (nilai tambah) dari mapel keislaman untuk menjadi salah satu bahan sebagai bahan evaluasi terhadap efektivitas 5 mata pelajaran yang diajarkan di madrasah.?

Bupati Tegal

Untuk tingkat MI/SD, bidang yang dilombakan adalah Matematika dan Agama Islam, IPA dan Agama Islam. Sedang tingkat MTs/SMP, ada Matematika dan Agama Islam, Biologi dan Agama Islam serta Fisika dan Agama Islam. Sementara untuk tingkat MA/SMU, ada 6 bidang perlombaan, yakni Matematika dan Agama Islam, Biologi dan Agama Islam, Fisika dan Agama Islam, Kimia dan Agama Islam, Ekonomi dan Agama Islam serta Geogragfi dan Agama Islam.

Semenatara itu, Direktur Pendidikan Islam Kemenag RI Kamaruddin Amin mengatakan bahwa ajang Kompetisi Sains Madrasah merupakan even dan wadah strategis untuk meningkatkan motivasi dan kecintaannya terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK).

Bupati Tegal

“KSM merupakan even yang strategis untuk memupuk motivasi siswa terus cinta ilmu pengetahuan dan teknologi. Melalui KSM diharapkan dapat mengembangkan sumber daya manusia (SDM) yang berkarakter kuat, kokoh, tahan uji, dan memiliki kemampuan yang handal di bidangnya,” ujar Guru Besar UIN Alauddin Makassar ini.

Selain itu, tambahnya, KSM akan melatih siswa meningkatkan daya nalar, kreativitas dan berpikir kritis serta mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan.?

“Secara kelembagaan KSM diharapkan meningkatkan mutu pendidikansains di madrasah secara komprehensif, yang ditandai dengan semakin kuatnya budaya belajar, penelitian (research) dan motivasi berkompetisi meraih prestasi, menumbuhkembangkan budaya belajar, kreativitas, dan motivasi meraih prestasi terbaik dalam naungan ridho Allah SWT,” papar Doktor lulusan Universitas Bonn Jerman ini. (Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal AlaSantri, Olahraga, Hikmah Bupati Tegal

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Bupati Tegal - Kabupaten tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Bupati Tegal - Kabupaten tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Bupati Tegal - Kabupaten tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock