Jakarta,Bupati Tegal
Ketua PBNU 1984-1999, KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, adalah juru damai konflik. Perjuangannya tidak hanya di Indonesia, melainkan internasional. Perjuangannya diakui tokoh nasional, juga para cendekia, dan pejuang perdamaian dunia.
| Gus Dur Sang Juru Damai Dunia (Sumber Gambar : Nu Online) |
Gus Dur Sang Juru Damai Dunia
Seknas Gusdurian Alissa Wahid, mencontohkan perjuangan Gus Dur dalam upaya perdamaian dunia. Menurutnya, Gus Dur adalah salah seorang berupaya mendamaikan Palsetina. Untuk upaya itu, Gus Dur mempertemukan Shimon Peres dan Yasser Arafat.Dr. Thoman Reuter adalah pendeta dari Australia yang digeret Gus Dur untuk terlibat dalam resolusi konflik Ternate. Nur Misuari menjadi saksi untuk perjuangan kaum Muslim Moro di Mindanao. Dan Dr. Richard Chauvel menjadi tim Gus Dur untuk resolusi konflik Papua di awal tahun 2000-an.
Bupati Tegal
Puteri sulung Gus Dur ini menambahkan, Uskup Bello dan Xanana Gusmao tentu bisa berkisah tentang bagaimana Gus Dur berupaya menindaklanjuti soal kemerdekaan Timor Leste dalam kacamata resolusi konflik yang sudah begitu panjang dan mahal harganya bagi Republik Indonesia.“Cuplikannya bisa kita lihat di film High Noon in Jakarta,” ungkapnya dalam press realeas yang dikirim kepada Bupati Tegal, pada Ahad, (31/3).
Bupati Tegal
Dan tentu saja, sambung Alissa, andai Hasan Tiro masih hidup, ia pasti bisa bersaksi tentang pertemuan di Stockholm ketika Gus Dur sengaja mendatanginya untuk mencari penyelesaian terbaik antara Gerakan Aceh Merdeka dan Republik Indonesia.Untuk mengetahui detail jejak-jejak Presiden keempat RI ini sebagai juru damai, Forum Jumat Pertama Gusdurian Jakarta akan mengungkapnya pada diskusi yang bertempat di aula the Wahid Institute, Jl. Taman Amir Hamzah 8 Pegangsaan Jakarta Pusat, pada Jumat 5 April 2013, pukul 18.30 WIB.
Didaulat sebagai pembicara adalah KH Dian Nafi dari Pondok Pesantren Al-Muayyad Windan, Solo. Ia adalah sosok yang memiliki jam terbang tinggi untuk resolusi konflik. Mulai di Poso, Ambon, Ternate, juga Kalimatan.
Dian Nafi’ akan mengurai pengalamannya serta menjelaskan paradigma Gus Dur dalam isu-isu konflik dan resolusinya. Juga strategi-strategi dijalankan Gus Dur. Dan yang tak kalah penting adalah bagaimana “mengkinikan” upaya resolusi konflik ala Gus Dur untuk menghadapi situasi saat ini.
Penulis: Abdullah Alawi
Dari Nu Online: nu.or.id
Bupati Tegal Anti Hoax, Khutbah Bupati Tegal
