Tampilkan postingan dengan label Anti Hoax. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anti Hoax. Tampilkan semua postingan

Rabu, 31 Januari 2018

Nuris Jember Terima Penghargaan pada Puncak Perayaan Haornas 2016

Sidoarjo, Bupati Tegal - Beberapa insan olahraga dan pihak yang dianggap peduli dalam dunia olahraga diberi penghargaan dalam acara puncak perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tahun 2016 di Stadion Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat, (9/9). Wakil Presiden Jusuf Kalla yang menjadi tamu kehormatan dalam acara ini menyerahkan penghargaan kepada perwakilan Pesantren Nuris Jember.

"Saya sangat bangga dan berterima kasih pada semua pihak yang menerima penghargaan ini, karena mereka telah membuat bangga Indonesia," kata Wapres Jusuf Kalla selepas memberikan penghargaan.

Nuris Jember Terima Penghargaan pada Puncak Perayaan Haornas 2016 (Sumber Gambar : Nu Online)
Nuris Jember Terima Penghargaan pada Puncak Perayaan Haornas 2016 (Sumber Gambar : Nu Online)

Nuris Jember Terima Penghargaan pada Puncak Perayaan Haornas 2016

Sebagaimana dimaklum, kesebelasan Nuris United FC Jember merupakan juara Liga Santri Nusantara 2015 dan juara U18 Malindo Cup 2016 di Malaysia.

Selain Nuris, pemerintah juga memberikan penghargaan kepada 600 insan olahraga berprestasi atau pihak yang dianggap berjasa pada olahraga. Namun secara simbolik mereka diwakili beberapa pihak saja.

Bupati Tegal

Pemerintah memberikan penghargaan kepada Eman Sulaiman, penjaga gawang tim Rumah Cemara Bandung. Eman berprestasi menjadi kiper terbaik di Homeless Worldcup 2016 yang digelar di Glasgow Skotlandia.

Bupati Tegal

Penerima penghargaan pada acara ini adalah SSB Asiop Apacinti Usia 15 tahun, juara dunia Gothia Cup 2016 yang dilangsungkan di Swedia. Berikutnya adalah Citra adisti, pemain terbaik Women Pro Futsal League 2016 dari klub Jaya Kencana Angels yang juga merupakan juara turnamen tersebut.

Pemerintah juga memberikan penghargaan untuk Januar Susanto, juara nomor BMX Flatland kelas master di ajang Festival International des Sports Extremes (FISE) World Series Montpellier, Prancis 2016.

Berikutnya adalah media siaran TVRI yang dianggap berkontribusi menyiarkan gelaran olahraga tingkat daerah, nasional dan internasional baik jenis olahraga pendidikan, rekreasi maupun prestasi.

Semua yang menerima penghargaan dari pihak atlet dan pelatih berprestasi diberikan juga hadiah uang yang disesuaikan dengan jenjang usia dan tingkatan kejuaraan dengan nilai mulai dari Rp.7 juta hingga Rp.35 juta. Nuris singkatan dari pesantren Nurul Islam yang berlokasi di Jember mendapatkan hadiah uang pembinaan sebesar Rp.30 Juta.

Sekretaris Liga Santri Nusantara Koiruddin Abbas (Cak Din) mengatakan, penghargaan ini merupakan bentuk motivasi untuk para santri. "Hadiah uang pembinaan ini sebagai bentuk motivasi agar para santri yang tergabung dalam Liga Santri lebih semangat dan semangat lagi dalam memacu kerja keras dengan wujud prestasi."

Cak Din juga berharap kepedulian ini datang tidak hanya dari pemerintah tetapi juga masyarakat luas. "Khususnya pihak swasta bisa ambil ikut berpartisipasi." (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Anti Hoax Bupati Tegal

Senin, 29 Januari 2018

Agar Mudah Dikenali, Jamaah Diimbau Selalu Bawa Identitas Haji

Madinah, Bupati Tegal. Sejumlah kejadian menimpa calon jamaah haji dari Indonesia. Seperti terpisah dari rombongan, hingga tersesat. Karenanya, menggunakan identitas haji sangatlah penting agar mudah tertolong dan bisa segera kembali ke penginapan.

Agar Mudah Dikenali, Jamaah Diimbau Selalu Bawa Identitas Haji (Sumber Gambar : Nu Online)
Agar Mudah Dikenali, Jamaah Diimbau Selalu Bawa Identitas Haji (Sumber Gambar : Nu Online)

Agar Mudah Dikenali, Jamaah Diimbau Selalu Bawa Identitas Haji

"Kita berharap agar jamaah calon haji selalu memakai identitas haji," kata H Farmadi Hasyim kepada media, Jumat (4/9) pagi. Ia menceritakan ada salah seorang jamaah yang usianya sudah sepuh ternyata tersesat dan tidak bisa kembali ke asrama tempat menginap. Hal ini terjadi lantaran yang bersangkutan memang awam kondisi di Madinah, juga tidak mengenakan identitas seperti gelang maupun tas paspor.

"Ketika yang bersangkutan ditanya, malah menjawab gelang dan tas paspornya sengaja disimpan di kamar karena takut hilang," kata Ustadz Farmadi, sapaan akrabnya. Yang agak memprihatinkan, baik gelang dan tas paspor sengaja ia simpan lantaran akan diberikan kepada anaknya saat di tanah air. "Yang bersangkutan hanya membawa KTP, padahal itu bukan identitas yang bisa memudahkan bila terjadi hal yang tidak diinginkan selama proses haji," kata Kasi Haji Kementerian Agama Kota Surabaya ini.

Bupati Tegal

Di samping harus memakai identitas haji ke mana saja pergi, selama di Makkah dan Madinah calon jamaah juga harus memperbanyak minum dan mengonsumsi buah. "Cuaca di Madinah cukup panas berkisar 45 derajat selsius, karenanya banyak yang mimisan dan dehidrasi," ungkapnya.

Bupati Tegal

Menghadapi cuaca yang demikian ekstrim tersebut, para jamaah juga diimbau untuk memanfaatkan botol kecil yang telah diberikan gratis selama di asrama. "Botol itu nantinya harus diisi air dan disemprotkan ke wajah, agar terhindar dari cuaca yang sangat panas, masker juga harus dikenakan jamaah selama berada di luar ruangan,” lanjut Wakil Ketua PW Lembaga Dakwah NU Jawa Timur ini.

Menaati sejumlah anjuran dan aturan saat disampaikan ketika manasik dan membaca buku panduan adalah di antara hal yang harus dilakukan jamaah. "Dan yang tidak kalah penting adalah doa dari keluarga dan masyarakat di Tanah Air," kata kandidat doktor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya ini. Karena meskipun telah mengikuti panduan yang ada, bukan jaminan jamaah dapat mengikuti rangkaian ibadah haji dengan baik dan sempurna.

"Jangan capek mendoakan kami yang sedang menunaikan ibadah haji," harapnya. Di samping untuk menunaikan rukun Islam kelima, para jamaah juga diharapkan mampu merengkuh titel sebagai haji yang mabrur. "Ini penting demi kebaikan diri, keluarga, masyarakat bahkan bangsa Indonesia karena para penduduknya memiliki perilaku yang baik," pungkasnya. (Syaifullah/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Hadits, Anti Hoax Bupati Tegal

Sabtu, 20 Januari 2018

Ketua PWNU DKI Jakarta Buka Festival Lebaran Pendekar Betawi 2016

Jakarta, Bupati Tegal - Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta H Saefullah melepas parade ribuan pesilat Betawi di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Ahad (7/8) pagi. Dengan mengenakan pangsi, H Saefullah yang juga Sekda DKI Jakarta mendukung silaturahmi akbar bertema Lebaran Pendekar Betawi 2016 yang diselenggarakan Asosiasi Silat Tradisi Betawi (Astrabi), forum baru bagi komunitas pesilat Betawi.

“Ratusan aliran silat Betawi ini harus dilestarikan. Even ini diharapkan memotivasi perkembangan dunia persilatan di tanah Betawi,” kata H Saefullah yang didaulat sebagai Ketua Pembina Astrabi.

Ketua PWNU DKI Jakarta Buka Festival Lebaran Pendekar Betawi 2016 (Sumber Gambar : Nu Online)
Ketua PWNU DKI Jakarta Buka Festival Lebaran Pendekar Betawi 2016 (Sumber Gambar : Nu Online)

Ketua PWNU DKI Jakarta Buka Festival Lebaran Pendekar Betawi 2016

Silaturahmi akbar ini diikuti sedikitnya 5000 pesilat dari Jakarta, Tangerang, Bekasi, Depok, Bogor, bahkan Banten. Mereka berasal dari sedikitnya 250 perguruan silat yang mendaftarkan diri kepada pihak panitia.

Bupati Tegal

“Saya sendiri membawa sebelas anggota sanggar dari Pondok Pinang,” kata Abdul Khotib, asisten pelatih Perguruan Silat Putra Beksi Kebayoran Lama (PS Purbakala), Ahad (7/8) siang.

Sementara Jali, salah seorang pelatih PS Purbakala mengapresiasi even Lebaran Pendekar Betawi 2016. Ia melihat peningkatan jumlah perguruan aliran Beksi pada daftar hadir peserta di even ini.

Bupati Tegal

Alhamdulillah, aliran Beksi berkembang pesat. Meskipun Beksi banyak cabangnya, mereka semua berasal dari satu pohon,” kata Jali yang datang bersama lima anggotanya dari Kampung Duku Gandaria, Kebayoran Baru.

Lebaran Pendekar Betawi 2016 ini diisi dengan parade ribuan pesilat, demonstrasi jurus, main sambut, permainan golok, dan penyerahan apresiasi kepada para guru sepuh silat Betawi. Tampak hadir sesepuh Betawi H Eddie M Nalapraya dan H Tatang Hidayat. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Jadwal Kajian, Hadits, Anti Hoax Bupati Tegal

Rabu, 17 Januari 2018

Songsong Haul, PK IPPNU-IPNU Buntet Pesantren Gelar Makesta

Jakarta, Bupati Tegal. Dalam menyongsong puncak haul (6-7/4) mendatang, PK IPPNU-IPNU Buntet Pesantren Cirebon (BPC) menggelar masa kesetiaan anggota (Makesta) bersama di Jalan Lembaga Pendidikan Islam Buntet Pesantren, Astanajapura, Cirebon, Jawa Barat, Kamis-Jumat (28-29/3).



Songsong Haul, PK IPPNU-IPNU Buntet Pesantren Gelar Makesta (Sumber Gambar : Nu Online)
Songsong Haul, PK IPPNU-IPNU Buntet Pesantren Gelar Makesta (Sumber Gambar : Nu Online)

Songsong Haul, PK IPPNU-IPNU Buntet Pesantren Gelar Makesta

Sedikitnya 150 pelajar mengikuti makesta bersama. Mereka terdiri dari pelajar MANU Putri BPC, MANU Putra BPC, MTsNU Putra 1 BPC, MTsNU Putra 2 BPC, MTsNU Putri 3 BPC, dan SMK NU Mekanika BPC.

Perihal itu disampaikan oleh Ketua PC IPPNU Putri Hidayani kepada Bupati Tegal per telepon, Kamis (28/3). Makesta bersama berlangsung selama dua hari yang diakhiri dengan pembaiatan. 

“Peserta akan membahas sejumlah materi, antara lain manajemen kepemimpinan, manajemen keorganisasian, ke-NUan, ke-IPPNUan, ke-IPNUan, dan materi Ahlussunah Waljamaah,” ungkap Putri Hidayani.

Dalam membahas sejumlah materi itu, para pelajar Buntet Pesantren dipandu oleh KH Wawan Arwani, Ahmad Ropahan, KH Tubagus Rifqy Chowas, Salman Alfarisi, Ketua PC IPPNU Kabupaten Cirebon Putri Hidayani, dan Ketua PC IPNU Kab Cirebon, tambah Putri.

Bupati Tegal

Setelah pelantikan dan rakercab pengurus PC IPPNU-IPNU Kabupaten Cirebon Sabtu-Ahad lalu (23-24/3), “Kami tidak mau menunggu lama untuk segera bergerak terutama dalam tugas utama, kaderisasi selain program lainnya,” kata Putri.

Usai makesta di Buntet Pesantren, kami masih harus merambah ratusan sekolah lain di Kabupaten Cirebon, pungkas Putri.

Bupati Tegal

Penulis: Alhafiz Kurniawan

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Anti Hoax, Pemurnian Aqidah Bupati Tegal

Minggu, 14 Januari 2018

Lebaran dan Ketupat

Ada beberapa tradisi penting yang tidak tampak dalam kebudayaan masyarakat Arab, seperti tradisi lebaran dan ketupat. Jika ada yang mengatakan ini bid’ah atau hal baru, memang benar namun bid’ah hasanah, hal baru yang baik dan merupakan manifestasi dari nilai-nilai Islam.

Pertama, istilah lebaran berasal dari bahasa Jawa "lebar" yang artinya bebas, selesai, atau rampung. Istilah ini merupakan pengalihbahasaan yang baik dan substansial dari istilah bahasa arab "idul fitri". Para ulama terdahulu sangat jitu dalam mengajarkan ajaran-ajaran inti Islam. Lebih dari sekedar alih bahasa, bahkan para ulama penyebar Islam memakai istilah lebaran untuk menerjemahkan "idul fitri" ke dalam tradisi setempat yang baik bahkan sesuai dengan ajaran inti Islam.

Setelah umat Islam menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh lalu ditambah zakat fitrah maka akan mendapatkan "idul fitri" atau biasa diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia yang lebih umum "kembali kepada kesucian".

Lebaran dan Ketupat (Sumber Gambar : Nu Online)
Lebaran dan Ketupat (Sumber Gambar : Nu Online)

Lebaran dan Ketupat

Dijelaskan, bagi umat Islam yang telah menjalankan puasa dengan baik dan benar akan diampuni dosanya yang telah lalu bahkan dosa yang akan datang jika ia konsisten memelihara ibadah yang telah dijalaninya di bulan Ramadhan. Lalu zakat fitrah berupa 3,5 liter atau 2,5 kg beras atau berupa uang yang diperuntukkan bagi mereka yang mendapati malam lebaran dan mempunyai bersediaan makanan untuk esok hari adalah prasyarat agar umat Islam yang telah lebur dosanya itu agar kembali kepada kesucian, fitrah atai fitri, sebagaimana bayi yang baru lahir.

Nah, dosa-dosa yang diampuni barusan hanyalah dosa hamba dengan Tuhannya, tidak dengan sesama manusia. Dalam Islam, jika dosa yang telah dilakukan oleh manusia itu berkaitan dengan manusia lain, ada kewajiban untuk meminta maaf dan ampunan kepada sesama manusia dan merampungan persoalan keperdataan jika ada.

Di sinilah posisi lebaran. Para ulama penyebar Islam menambahkan, agar benar-benar idul fitri, lebaran, terbebas dari dosa-dosa, umat Islam harus mengujungi saudaranya untuk saling bermaaf-maafan dan menyelesaikan semua sengketa. Inilah yang menyebabkan tradisi lebaran begitu hidupnya di Indonesia. Selain memang, tradisi saling kunjung, saling merasa bersalah, basa basi, tukar menukar makanan, dan seterusnya telah akrab dijalani oleh bangsa Indonesia. Di Timur Tengah dan di beberapa negara yang dihuni umat Islam hari raya Idul Fitri tidak dipertingati dengan hal serupa, dengan kata lain tidak ada tradisi lebaran di sana.

Bupati Tegal

Kedua, tradisi ketupat. Ketupat adalah sejenis lontong, yakni beras dalam balutan anyaman daun kelapa, lontar atau blarak yang direbus menjadi nasi liwet yang kempal. Orang Jawa dulu biasa membuat ketupat untuk keperluan mapag sri atau pesta panen padi. Ketupat sebagai bagian dari persembahan untuk dewi Sri yang empunya padi. Di beberapa tempat di dataran tinggi Jawa, ketupat ada dalam upacara kematian anak tersayang. Ketupat diberi bumbu secukupnya dan dibagikan kepada tetangga terdekat. Nah, para ulama pendahulu melestarikan tradisi ketupat ini dengan memasukkan ajaran inti Islam.

Pesta ketupat diadakan seminggu setelah lebaran. Dijelaskan, umat Islam yang menjalankan puasa sunat selama enam hari terhitung satu hari setelah lebaran maka ia akan mendapatkan pahala puasa selama satu tahun lamanya. Orang yang melaksanakan puasa enam hari ini tergolong mulia dan istimewa. Di saat umat Islam yang lain bersenang-senang dan melampiaskan dendamnya dengan memakan apa saja karena di siang hari bulan Ramadhan semua makanan dilarang, ia malah berpuasa. Nah sebagai penghargaan terhadap hamba mulia ini, pada hari kedelapan lebaran para ulama pendahulu menganjurkan umat Islam yang lain membuat ketupat dan membagi-bagikannya kepada tetangga terdekat dan menjadilah ketupat sebagai bagian dari tradisi lebaran.

Kenapa ketupat dan bukan lontong yang nikmatnya tidak jauh berbeda? Ketupat mempunyai keistimewaan yakni lebih tahan lama sehingga bisa dibagi-bagikan kepada tetangga dan sanak kerabat jauh sekalipun. Ketupat biasa mempunyai pasangan bernama lepet, yakni makanan dari ketan yang dibumbuhi kemudian dibalut dengan lontar dalam bentuk prisma segi tiga lonjong. Lepet berasal dari bahasa Jawa "lepat" yang artinya kesalahan. Membagi ketupat dan lepet adalah simbul salaing memaafkan segala kesalahan.

Demikianlah. Ada banyak usaha yang ditempuh oleh para ulama terdahulu untuk memasukkan ajaran-ajaran inti Islam -yang sesungguhnya tidak banyak berbeda dengan agama-agama lain- ke dalam tradisi yang telah berlaku, sembari secara perlahan memasukkan nilai-nilai Islam ke dalamnya. Bisa dilihat dalam tradisi selamatan, tingkeban, babaran, pasaran, pitonan, dan seterusnya.

Bupati Tegal

Kita bersyukur, berbagai tradisi itu masih lestari dan menjadi bagian dari masyarakat sampai sekarang. (A. Khoirul Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Doa, Anti Hoax, Olahraga Bupati Tegal

Jumat, 12 Januari 2018

Ketua MK: Keislaman dan Keindonesiaan harus Selaras

Jakarta, Bupati Tegal. Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie mengatakan perlunya penyelarasan antara keislaman dan keindonesiaan. “Kita harus memberi penyadaran kepada lingkungan ummat untuk menerima keindonesiaan apa adanya seperti menerima Islam apa adanya,” katanya dalam Temu Wicara dengan Muslimat NU, Kamis malam.

Diakuinya bahwa sebagian warga negara Indonesia memang belum bisa menerima konsep keislaman dan keindonesiaa sebagai satu kesatuan. “Banyak orang yang beranggapan menjadi Islam yang baik berbeda dengan menjadi warga negara yang baik,” tandasnya.

Ketua MK: Keislaman dan Keindonesiaan harus Selaras (Sumber Gambar : Nu Online)
Ketua MK: Keislaman dan Keindonesiaan harus Selaras (Sumber Gambar : Nu Online)

Ketua MK: Keislaman dan Keindonesiaan harus Selaras

Hal ini telah menimbulkan standard ganda dalam konsep berfikir masyarakat. Beberapa orang, katanya, sangat meninggikan hukum Islam tanpa mengindahkan hukum yang tertera dalam UUD 1945. Sedangkan sebagian yang lain bertindak sebaliknya.

Kondisi itu, menurut dia, dapat menimbulkan gesekan apabila masing-masing pihak saling memaksakan kehendak. "Jadi kuncinya bagaimana memahami dua konstitusi tersebut," katanya.

Pemahaman kedua konstitusi itu, menurut Jimly, harus dipahami sebagai proses yang tidak terpisahkan untuk menciptakan warga negara Indonesia yang beragama. "Ibaratnya hukum Islam di tangan kanan, konstitusi di tangan kiri," kata Jimly menambahkan.

Bupati Tegal

Sikap Nahdlatul Ulama yang telah menegaskan kesetiaannya kepada bentuk NKRI dan Pancasila patut menjadi contoh untuk kemajuan bersama. Menjadi umat Islam yang baik bisa juga berarti menjadi warga negara yang baik..

Ia sangat menyesalkan upaya dari sekelompok kecil orang yang berusaha memaksakan keyakinannya dan merasa benar sendiri meskipun hanya masuk “pesantren kilat”, mengutip apa yang dikatakan oleh KH Hasyim Muzadi dalam temu wicara dengan MK sebelumnya. “Habis energi kita untuk mengurusi yang begini-begini. Minimal citra kita keburu negative,” tuturnya.

Hubungan yang harmonis antara umat Islam dengan aturan perundang-undangan digambarkannya seperti masa kehidupan Rasulullah di Madinah yang menyepakati adanya piagam Madinah sebagai kontrak sosial antar umat beragama dan ketaatan menjalankan perintah Nabi Muhammad sebagai seorang Rasul. (mkf)

Bupati Tegal



Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Nusantara, PonPes, Anti Hoax Bupati Tegal

Kamis, 04 Januari 2018

Selama Muktamar, 1600 Muktamirin Periksakan Diri di Posko Kesehatan

Jakarta, Bupati Tegal
Upaya tim kesehatan untuk mensukseskan muktamar tampaknya cukup berhasil. Selama muktamar berlangsung terdapat lebih dari 1600 muktamirin yang memeriksakan dirinya di posko kesehatan disamping berbagai kegiatan lainnya yang juga berjalan sukses.

“Paling tinggi saat hari pertama yang mencapai 300 orang yang memeriksakan diri dan hari terakhir yang mencapai 500 orang,” ngkap Ketua Tim Kesehatan Dr. Bina Suhendra, Selasa.

Secara umum, penyakit yang diderita hanya penyakit ringan seperti diare, demam, batuk. Terdapat satu penyakit yang agak berat, yaitu ada peserta yang mengalami kelainan jiwa, yang memang sudah terdapat gejalanya ketika berangkat. Ia masuk rumah sakit selama dua hari dan selanjutnya diambil oleh keluarganya. Terdapat juga diantara peserta yang mengalami gejala typus, tetapi tidak serius.

Selain itu, terdapat juga satu panggilan on call atau panggilan ke tempat penginapan peserta yang mengalami sakit. “Kami juga menangani satu korban dari pesawat Lion Air yang jatuh. Korban tersebut ditemukan oleh Banser kemudian diajak ke posko kesehatan,” tandas Bina Suhendra.

Sesepuh NU yang juga merupakan paman Gus Dur, KH Yusuf Hasyim juga sempat dijenguk oleh tim kesehatan di rumah sakit karena dikabarkan terkena serangan jantung. Namun ketika diperiksa, bukan sakit jantung, cuma akibat dari sakit jantung.

Beberapa kegiatan sosial bidang kesehatan juga telah dilaksanakan. Diantaranya adalah khitanan massal yang melibatkan 80 anak di kantor PCNU Solo.

Program lainnya adalah operasi katarak yang mengoperasi 30 pasien. Terdapat dua orang pasien yang tidak jadi dioperasi karena tekanan darah tinggi sehingga membahayakan jika dipaksakan. “Operasi ini merupakan hasil kerjasama dengan Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami) wilayah Jateng serta Rumah Sakit Islam Surakarta (Yarsis),” tambahnya.

Masyarakat sekitar Asrama Haji Donohudan juga tak dilupakan dalam rangkaian bakti sosial tersebut. Pada tanggal 26 juga diadakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi penduduk sekitar asrama haji dengan jumlah pasien 80 orang.

Berbagai demonstrasi yang terjadi selama muktamar juga sudah diantisipasi oleh tim kesehatan karena memang dalam kondisi tersebut, rawan terjadinya kekerasan,. Selama muktamar, juga terdapat peserta yang luka akibat benturan waktu dorong-dorongan. Namun tidak serius dan mendapat 2 jahitan.

Tim kesehatan juga membuka klinik selama 24 jam dengan 2 ambulan bantuan dari 2 RSUD Dr. Mawardi dan RSI Yarsis. Terdapat dua orang perawat dan dokter yang siap siaga sepanjang waktu disamping dokter-dokter dari PBNU yang mensupervisi.

Untuk obat-obatan yang diperoleh, tim kesehatan memperoleh sumbangan dari PT Indofarma, Kimia Farma sedangkan alat kesehatan diperoleh dari Terumo untuk pemeriksaan gula darah dan alat testometer dari PT Rajawali Nusindo. “Namun kami juga membeli obat-obatan yang memang tidak disediakan oleh perusahaan tersebut,” tandasnya.

Kecelakaan pesawat Lion Air yang terjadi di Solo juga tak lupa dari perhatiannya tim kesehatan muktamar NU. Untuk itu, diadakan donor darah untuk menyumbang kebutuhan darah yang sangat besar waktu itu. Pada acara tersebut, dihasilkan 37 kantong darah.(mkf)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Warta, Anti Hoax Bupati Tegal

Selama Muktamar, 1600 Muktamirin Periksakan Diri di Posko Kesehatan (Sumber Gambar : Nu Online)
Selama Muktamar, 1600 Muktamirin Periksakan Diri di Posko Kesehatan (Sumber Gambar : Nu Online)

Selama Muktamar, 1600 Muktamirin Periksakan Diri di Posko Kesehatan

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Bupati Tegal - Kabupaten tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Bupati Tegal - Kabupaten tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Bupati Tegal - Kabupaten tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock