Jumat, 20 November 2015

Wali Nyantri kepada Kiai Said (Bagian IV)

Jakarta, Bupati Tegal 



Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj membicarakan tentang bid’ah bersama para personel grup band Wali. Menurut Kiai Said, banyak bid’ah yang dilakukan umat Islam saat ini seperti ilmu tajwid, nahwu, sharaf, juga ilmu fiqih.

“Ilmu membaca Al-Quran, bid’ah itu, menulis Al-Qur’an, nahwu, sharaf, itu bid’ah,” katanya saat menerima manajer Wali dan personelnya yaitu Apoy yang ditemani Farhan ZM atau Faank (vokalis), Ihsan Bustomi, dan Hamzah Shopi, serta manajemen Wali, di ruangan Kiai Said, lantai tiga gedung PBNU, Jakarta, Rabu sore (18/1).

Wali Nyantri kepada Kiai Said (Bagian IV) (Sumber Gambar : Nu Online)
Wali Nyantri kepada Kiai Said (Bagian IV) (Sumber Gambar : Nu Online)

Wali Nyantri kepada Kiai Said (Bagian IV)

(Baca: Wali Nyantri kepada Kiai Said (Bagian I))



Seandainya sahabat Abu Bakar Ash-Shidiq dibangunkan dari kuburan sekarang, menurut Kiai Said, dia tidak akan mengerti ikhfa, idgham, dan iqlab. 

Bupati Tegal

Abu bakar, tidak mengerti mubtada; khabar tidak mengerti,” lanjutnya. “Namun demikian, Abu Bakar mengerti dan bisa membaca Al-Qur’an dengan benar.” 





Baca: Wali Nyantri kepada Kiai Said (Bagian II)

Bupati Tegal

Menurut Kiai Said, sebab pada masa Abu Bakar, belum ada yang merumuskan ilmu tajwid, nahwu, sharaf, dan fiqih. Ulama-ulama yang lahir belakangan kemudian menciptakan ilmunya.

“Zaman Nabi tidak ada fiqih. Tapi kita meniru shalat Nabi, maka lahir ilmu fiqih,” kata kiai yang pernah nyantri di Kempek, Lirboyo dan Krapyak tersebut. 

Baca: Wali Nyantri kepada Kiai Said (Bagian III)

Kiai Said melanjutkan, apa yang diperintahkan Allah dan Nabi harus dijalankan. Apa yang dilarang Allah dan Nabi harus dihindari. Namun, kalau tidak ada perintah dan larangan Allah dan Nabi, hal itu diserahkan kepada umat Islam. Jika baik menurut kesepatakan ulama, boleh dilakukan. 

Menurut Pengasuh Pondok Pesantren Al-Tsaqofah tersebut, shalat yang dilakukan umat Islam adalah ijma’ para ulama yang sampai kepada kita hari ini. Sebab, jika umat Islam menggali gerakan shalat dalam Al-Qur’an dan hadits tidak akan ditemukan. 

Makanya, lanjut dia, jika ada orang tidak mengaku taqlid dalam shalat itu adalah bohong. Sebab, dia tidak mungkin menggali dan mencari shalat dari Al-QUr’an. Dia pasti bisa shalat dengan baik karena belajar dari orang tua atau gurunya. Ujung-ujungnya akan belajar kepada imam mazhab dalam Islam secara berantai. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Pendidikan, Daerah, Olahraga Bupati Tegal

Bupati Tegal - Kabupaten tegal. Wali Nyantri kepada Kiai Said (Bagian IV) di Bupati Tegal - Kabupaten tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Bupati Tegal - Kabupaten tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Bupati Tegal - Kabupaten tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Bupati Tegal - Kabupaten tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock