Kamis, 14 Januari 2016

Waspada, Perempuan Bisa Dimanfaatkan Kelompok Radikal

Yogyakarta, Bupati Tegal. Anggota DPR-RI Ida Fauziyah mengatakan, peran perempuan dalam menangkal radikalisme sangat penting.

“Terorisme adalah kejahatan luar biasa yang menjadi musuh dunia. Jaringan terorisme mulai melibatkan perempuan sebagai pemeran aktif,” kata Ida pada Seminar Peran Perempuan Menuju Indonesia Bebas

Waspada, Perempuan Bisa Dimanfaatkan Kelompok Radikal (Sumber Gambar : Nu Online)
Waspada, Perempuan Bisa Dimanfaatkan Kelompok Radikal (Sumber Gambar : Nu Online)

Waspada, Perempuan Bisa Dimanfaatkan Kelompok Radikal

Radikalisme di Konferensi Besar (Konbes) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) di Asrama Haji Yogyakarta, Sabtu (28/10) sore.

Ida menyebut beberapa perempuan terlibat sebagai pemeran aktif dalam aksi terorisme seperti Dian Yulia Novi, calon ‘pengantin’ bom bunuh diri;, Ika Puspitasari yang ditangkap di Purworejo; Umi Delima, istri Santoso pimpinan Mujahidin Indonesia Timur yang ditangkap Poso, Sulteng, 

"Kelompok radikal bisa memanfaatkan kelemahan dan kodrat perempuan untuk direkrut menjadi teroris," papar aktivis perempuan itu.

Bupati Tegal

Menurutnya perempuan dijadikan sebagai kurir dan dimanfaatkan untuk merekrut anggota lain. 

“Hal itu dilakukan karena perempuan lebih bisa masuk kemana-mana, bahkan mampu mengelabui petugas,” tambahnya.

Terkait hal itu, IPPNU harus menjadi garda terdepan dalam melawan gerakan radikalisme. 

Bupati Tegal

“IPPNU harus menjadi teman untuk para remaja, khususnya pelajar perempuan, karena dengan menjadi teman para pelajar,” lanjut Ida.

IPPNU akan mudah dalam mewujudkan deradikalisasi di kalangan pelajar. Organisasi IPPNU sangat strategis dalam melakukan deradikalisasi. 

“Karena yang menjadi sasaran gerakan radikal adalah para remaja yang juga menjadi konsen kaderisasi IPPNU,” tegasnya.

Aktivis perempuan Rustini Murtadho menyampaikan IPPNU harus menguatkan strategi dalam penguatan ideologi ke-Nuan, karakter Aswaja an-Nahdliyah, trilogi ukhuwah.

“Pandai-pandai memilih organisasi di berbagai bidang, termasuk politik, serta fokus pada persiapan ideologi menuju, perguruan tinggi dan pesantren, dan terakhir perkuat perspektif perempuan,” harapnya.(Anty Husnawati/Kendi Setiawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Internasional, Santri Bupati Tegal

Bupati Tegal - Kabupaten tegal. Waspada, Perempuan Bisa Dimanfaatkan Kelompok Radikal di Bupati Tegal - Kabupaten tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Bupati Tegal - Kabupaten tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Bupati Tegal - Kabupaten tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Bupati Tegal - Kabupaten tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock