Kamis, 13 April 2017

RMINU Berduka atas Kecelakaan Santri Langitan di Bengawan Solo

Jakarta, Bupati Tegal - Pengurus Pusat Rabithah Ma’ahid Isamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) atau asosiasi pesantren NU menyampaikan duka mendalam atas peristiwa kecelakaan yang menimpa sejumlah santri Pondok Pesantren Langitan, Tuban, Jawa Timur, di sungai Bengawan Solo pada Jumat (7/10).

Kecelakaan berlangsung ketika perahu berpenumpang 25 santri yang hendak pergi ke pasar untuk membeli kebutuhan pokok sehari-hari tenggelam karena kelebihan muatan. Hingga berita ini dimuat, sebanyak tujuh santri masih dalam proses pencarian, sementara sisanya selamat.

RMINU Berduka atas Kecelakaan Santri Langitan di Bengawan Solo (Sumber Gambar : Nu Online)
RMINU Berduka atas Kecelakaan Santri Langitan di Bengawan Solo (Sumber Gambar : Nu Online)

RMINU Berduka atas Kecelakaan Santri Langitan di Bengawan Solo

"Semoga para korban menjadi syahid dan keluarga yang ditinggalkan mendapat kesabaran. Musibah ini juga milik kita," kata Ketua PP RMINU KH Abdul Ghaffar Rozin.

Bupati Tegal

Ia juga mengingatkan, keselamatan santri dalam melakukan perjalanan harus diutamakan. Tidak hanya perjalanan, kegiatan-kegiatan lain yang dilakukan oleh santri, baik internal pesantren ataupun dengan masyarakat umum, seperti ngecor, mandi di kolam atau sungai, mesti mengutamakan keselamatan.

"Pesantren dan seringkali bersama masyarakat melakukan kegiatan berkala atau rutin yang memang cukup beresiko terjadinya kecelakaan, seperti ngecor bangunan. Ke depan harus lebih berhati-hati dan dihitung betul resikonya," ujar Gus Rozin, demikian ia biasa dipanggil, dalam siaran pers.

Bupati Tegal

Peristiwa tenggelamnya perahu di Bengawan Solo, lanjutnya, mungkin terjadi lagi kalau tidak hati-hati. "Pesantren akrab sekali dengan sungai, laut, gunung, sehingga potensi musibah juga selalu ada. Kejadian di Bengawan Solo ini wajib kita ambil hikmahnya, agar tidak terjadi lagi," jelas Gus Rozin yang juga pengasuh pesantren Maslakul Huda, Kajen, Pati ini.

"Gunung meletus, banjir, bangunan yang rapuh, gempa bumi, harus kita antispasi," tambahnya. (Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Anti Hoax, Ubudiyah Bupati Tegal

Bupati Tegal - Kabupaten tegal. RMINU Berduka atas Kecelakaan Santri Langitan di Bengawan Solo di Bupati Tegal - Kabupaten tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Bupati Tegal - Kabupaten tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Bupati Tegal - Kabupaten tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Bupati Tegal - Kabupaten tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock