Jumat, 22 September 2017

Penduduk Papua: Jangan Hina Gus Dur, Nanti Kamu Saya Kasih Mati

Kuningan, Bupati Tegal. Bagi masyarakat Papua, peran Gus Dur sangat besar dalam membangun perdamaian dan semangat nasionalisme di bumi cenderawasih. Sampai saat ini, peran tersebut terus membekas di dalam hati masyarakat setempat.

Hal ini diungkapkan oleh salah seorang Pengurus Lembaga Kajian Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PBNU, Eman Hermawan saat mengisi kegiatan Kaderisasi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kuningan, Jawa Barat. Senin (5/4)

"Bagi orang Papua, jasa-jasa Gus Dur itu tidak terlupakan, mereka bahkan menganggap bahwa Bapak orang Papua itu adalah Gus Dur, jangan lupa dalam konstruksi Bapak kami di sana itu sangat serius, begitu mendalam"ungkapnya

Penduduk Papua: Jangan Hina Gus Dur, Nanti Kamu Saya Kasih Mati (Sumber Gambar : Nu Online)
Penduduk Papua: Jangan Hina Gus Dur, Nanti Kamu Saya Kasih Mati (Sumber Gambar : Nu Online)

Penduduk Papua: Jangan Hina Gus Dur, Nanti Kamu Saya Kasih Mati

Gus Dur, tambah Eman, dianggap sebagai Bapak Papua karena saat menjadi Presiden, Gus Dur mengganti nama Irian Jaya menjadi Papua. Saat masih bernama Irian Jaya, warga disana bisa dikatakan sebagai masyarakat kelas dua.

"Ketika menyebut nama Papua secara konstitusi, harga diri masyarakat di sana dikembalikan, kesadaran kolektif dalam berbangsa itu menjadi utuh, bahwa masyarakat Papua itu setara dengan warga negara yang lain"tandasnya

Masyarakat Papua, kata Eman, sampai saat ini masih ingat betul kata-kata Gus Dur saat mengganti nama Irian Jaya menjadi Papua, saat itu Gus Dur menyampaikannya ketika matahari berganti pada tanggal 1 Januari 2001.

Bupati Tegal

"Orang Papua sangat ingat betul perkataan Gus Dur kata demi kata; Mata saya memang tidak bisa melihat, tapi hati saya bisa merasakan air mata dan penderitaan orang Papua, maka dari itu wahai orang Papua, hari ini ku kembalikan harga dirimu sebagai bagian utuh dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kata-kata itu membuat mereka bisa menangis," tambah Eman yang beberapa hari yang lalu berkunjung ke Papua.

Ditambahkan, sebelum menjadi Papua ada banyak suku dengan etnik dan bahasa yang berbeda, dalam satu kecamatan saja bahasanya bisa berbeda, namun saat Gus Dur jadi Presiden, orang Papua bisa berbahasa Indonesia dan hal itu mampu menyatukan perbedaan di sana. Sehingga membuat mereka semakin mencintai Gus Dur, saking cintanya kepada Gus Dur orang Papua tidak rela jika Gus Dur dihina.

"Itu Gus Dur Bapak kami, kamu jangan hina bapak kami, nanti kamu saya kasih mati," tegas Eman sambil mengungkapkannya dengan dialek Papua.

Bupati Tegal

Saat ini, kata dia, masyarakat Papua mengajukan kepada DPP PKB untuk membangun Monumen Gus Dur. Keinginan tersebut oleh PKB akan diteruskan kepada Presiden Jokowi agar segera membangun monumen Gus Dur di Papua. (Aiz Luthfi/Zunus)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Ulama, IMNU, AlaSantri Bupati Tegal

Bupati Tegal - Kabupaten tegal. Penduduk Papua: Jangan Hina Gus Dur, Nanti Kamu Saya Kasih Mati di Bupati Tegal - Kabupaten tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Bupati Tegal - Kabupaten tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Bupati Tegal - Kabupaten tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Bupati Tegal - Kabupaten tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock