Jakarta, Bupati Tegal. Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menyatakan dirinya malu memiliki pemimpin parlemen yang terindikasi melakukan pelanggaran etika sebagaimana diperdengarkan dalam rekaman pada sidang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).
| Said Aqil: Kita Malu Memiliki Pemimpin Parlemen Langgar Etika (Sumber Gambar : Nu Online) |
Said Aqil: Kita Malu Memiliki Pemimpin Parlemen Langgar Etika
“Kita semua malu, memiliki pemimpin parlemen seperti itu. Memalukan. Kita tersinggung,” tandasnya kepada Bupati Tegal.?Ia menegaskan, dalam rekaman tersebut, sudah cetho welo-welo (terang benderang) bahwa pertemuan antara Setya Novanto, Riza Chalid, dan Dirut Freeport Maroef Sjamsoeddin tersebut mempunyai maksud untuk melakukan permufakatan jahat.
“Soal belum terlaksana, ya memang belum. Masak masih menunggu action dulu,” imbuhnya.?
Bupati Tegal
Sebagai pengadilan etika, Kiai Said berharap agar para anggota mahkamah tersebut mengambil keputusan berdasarkan hati nurani dan aspirasi publik, tidak didasarkan atas kepentingan politik kelompok tertentu.?Bupati Tegal
Hari ini, Rabu, 16 Desember 2015 17 anggota MKD akan mengambil keputusan apakah Setya Novanto terbukti melanggar etika atau tidak. Selasa kemarin, sejumlah anggota DPR lintas fraksi menuntut agar Setyo Novanto turun dari jabatannya sebagai pimpinan DPR. (Mukafi Niam)Dari Nu Online: nu.or.id
Bupati Tegal Pondok Pesantren, Tegal Bupati Tegal
