Tampilkan postingan dengan label Pesantren. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pesantren. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Februari 2018

LPBI NU Beraudiensi dengan Ketua Umum PMI

Jakarta, Bupati Tegal. Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI NU) beraudiensi atau melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) di kantor PMI, Jum’at (13/8).

Pertemuan ini dimaksudkan untuk meningkatkan sinergitas baik kerjasama yang selama ini telah dilakukan dan membahas tindak lanjut hasil pertemuan dengan ketua umum PMI periode lalu yaitu H. Mari’e Muhammad dengan CBDRM NU, lembaga penanganan bencana berbasis komunitas yang merupakan embrio dari LPBI NU.

LPBI NU Beraudiensi dengan Ketua Umum PMI (Sumber Gambar : Nu Online)
LPBI NU Beraudiensi dengan Ketua Umum PMI (Sumber Gambar : Nu Online)

LPBI NU Beraudiensi dengan Ketua Umum PMI

HM Jusuf Kalla menyambut baik proses kerjasama yang telah terjalin dan menyiapkan tim kecil dari kedua lembaga untuk membahas hal kerjasama kemudian.

Bupati Tegal

Dalam kesempatan ini Pak Jusuf Kalla memaparkan program yang dilakukan saat ini dan yang bisa dilakukan pula oleh LPBI NU. Ia menjelaskan bahwa bencana bisa dikurangi resikonya melalui kearifan budaya seperti kebiasaan yang turun temurun atau kearifan lokal atau tradisional seperi di pulau Semeleu pada saat gempa dan tsunami.

Selain itu pula struktur bangunan yang dahulu mengikuti pola tradisional seperti rumah panggung sekarang menjadi rumah batu yang struktur bangunannya tidak kuat atau tahan gempa atau terkena banjir.

Bupati Tegal

Kesiapsiagaan yang lain dalam pencegahan bencana yang lebih luas dampaknya yaitu melalui sistem peringatan dini baik fisik maupun non fisik (spiritual). Untuk yang fisik sudah ada baik kearifan tradisional seperti melihat tanda-tanda alam maupun tekhnologi seperti sirine, internet dsb.

Untuk kesiapsiagaan non fisik (non spiritual) peranan partisipasi masyarakat khususnya tokoh-tokoh agama sangat diperlukan karena tokoh agama mempunyai pengaruh dan timbal balik positif di masyarakat. Dalam konteks ini NU merupakan bagian yang tepat dalam pengurangan risiko bencana dan perubahan iklim berbasis masyarakat.

Jusuf Kalla menambahkan program PMI saat ini adalah mengurangi resiko yang besar melalui hal yang kelihatannya sepele namun memiliki pengaruh yang besar seperti salah satunya di Jakarta yaitu Program 1 juta skop untuk kampanye lingkungan.

Hal ini untuk menstimulasi masyarakat untuk dapat aktif membersihkan selokan baik yan kotor maupun akibat banjir sehingga dapat berkurangnya masalah lingkungan dan kesehatan di pemrumahan. Selain itu program PMI di Jakarta adalah mengurangi bencana kebakaran di area pemukiman yang sangat besar dampaknya bagi masyarakat umum khususnya masyarakat miskin dan marjinal berkaitan dengan hal ini PMI di Jakarta mempunyai program kampanye pemakaian listrik yang baik di rumah-rumah.

Sedangkan di luar Jakarta/ daerah program PMI untuk pengurangan resiko bencana dan perubahan iklim penghijauan jalan tuhan yaitu penyemaian bibit secara alam atau melalui angin. Berdasarkan konsep ini PMI mencoba melakukan pembibitan lewat jalan udara atau dengan helikopter sehingga diharapakan dapat menyemai bibit sekitar 2 Juta hektar/tahun.

Pada kesempatan itu ini LPBI NU memberikan media kampanye baik berupa buku maupun booklet pada PMI.

Dari LPBI NU dihadiri oleh Ketua LPBI NU Avianto Muhtadi didampingi oleh Sultonul Huda (sekretaris), Yayah Ruchyati (Wakil Sekretaris), Ali Yusuf (Bendahara), dr. Afan Hermawan (Wakil ketua bidang kedaruratan dan rehabilitasi). (mad)Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Pesantren Bupati Tegal

Minggu, 04 Februari 2018

GNB Serukan Mahkamah Pidana Internasional Adili Israel

Teheran, Bupati Tegal. Pertemuan darurat tingkat menteri Gerakan Non-Blok (GNB) Senin menyerukan kepada Mahkamah Pidana Internasional (ICC) untuk membawa para pejabat Israel ke pengadilan atas dakwaan kejahatan perang di Gaza.

GNB Serukan Mahkamah Pidana Internasional Adili Israel (Sumber Gambar : Nu Online)
GNB Serukan Mahkamah Pidana Internasional Adili Israel (Sumber Gambar : Nu Online)

GNB Serukan Mahkamah Pidana Internasional Adili Israel

Dalam pernyataan akhir pertemuan Komite GNB mengenai Palestina, para Menlu mengungkapkan kemarahan pada pertumpahan darah di Gaza dan mendesak Dewan Keamanan PBB untuk menghentikan kejahatan Israel terhadap kemanusiaan.

Mereka meminta masyarakat internasional, PBB dan organisasi-organisasi internasional lainnya serta LSM, untuk membantu memberikan korban agresi Israel di Jalur Gaza dengan bantuan kemanusiaan secara mendesak, menurut pernyataan yang disiarkan oleh media Iran. 

Bupati Tegal

Pernyataan itu mengakui peran penting Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA) di Gaza, termasuk dalam menangani kebutuhan darurat selama periode krisis.

Bupati Tegal

Para menteri mendesak masyarakat internasional untuk memberikan dukungan yang diperlukan kepada Badan itu serta badan-badan PBB lainnya dalam memberikan bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina saat ini, termasuk lebih dari 180.000 pengungsi Palestina pada periode terakhir.

Selain itu, pertemuan menyerukan kepada DK PBB "untuk menegakkan tugas Piagam dan hidup sesuai dengan harapan masyarakat internasional untuk bertindak segera dalam mengatasi situasi krisis ini, dalam Pendudukan Palestina, yang jelas merupakan ancaman terhadap perdamaian dan keamanan regional dan internasional. 

"DK PBB juga telah diimbau untuk mengadopsi langkah-langkah" untuk memaksa Israel, kekuatan pendudukan, untuk menghentikan agresi militernya terhadap rakyat Palestina dan untuk memenuhi segera dengan semua kewajibannya berdasarkan hukum internasional, khususnya Konvensi Jenewa ke-4 dan resolusi PBB yang relevan. 

"Pertemuan tingkat menteri sangat mengutuk "penggunaan mematikan, tidak pandang bulu, kekuatan yang berlebihan oleh Israel, dan kekuasaan yang mendukungnya, terhadap warga sipil Palestina dan infrastruktur sipil penting, termasuk air bersih dan sanitasi jaringan, pembangkit listrik dan berbagai rumah sakit serta pusat kesehatan, dan juga terhadap personil kemanusiaan, darurat dan wartawan. 

"Selain itu, para menteri luar negeri GNB mengutuk "kekerasan dan penganiayaan fisik dan psikologis, termasuk penyiksaan, para tahanan Palestina dan tahanan, termasuk anak-anak, perempuan dan pejabat terpilih, di antaranya anggota Dewan Legislatif Palestina, termasuk lebih dari 800 orang yang ditahan sejak 13 Juni 2014 diminta segera dibebaskan tanpa syarat."

Sementara itu, para Menlu menyambut baik keputusan Dewan Hak Asasi Manusia "untuk memulai penyelidikan internasional, independen, resmi ke dalam semua pelanggaran hukum kemanusiaan internasional dan hukum hak asasi manusia internasional yang dihasilkan dari agresi militer Israel baru-baru terhadap Jalur Gaza yang dikepung." 

Pernyataan itu "menekankan perlunya untuk terus memenuhi dan konsultasi di dalam Komite GNB Palestina, serta Koordinator Biro yang lebih besar dari Gerakan, dengan pandangan, antara lain, untuk menyusun rencana aksi bagi GNB dalam rangka menindaklanjuti semua isu-isu kritis di PBB dan di semua forum politik, hukum dan peradilan lain yang sesuai.

"Akhirnya, para menteri luar negeri GNB menegaskan kembali "dukungan tak tergoyahkan mereka terhadap Palestina dan solidaritas dengan rakyat Palestina."

Mereka juga menegaskan kembali "dukungan prinsip dan sejak lama terhadap hak-hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri dan pencapaian aspirasi nasional yang sah mereka, termasuk kebebasan, kemerdekaan, keadilan, perdamaian dan bermartabat di tanah air mereka sendiri," demikian OANA. (antara/mukafi niam)

Foto:ndtv

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Quote, Olahraga, Pesantren Bupati Tegal

Kamis, 01 Februari 2018

Lama Kosong, IPNU-IPPNU Gading Terbentuk

Probolinggo, Bupati Tegal - Setelah lama kosong karena keterbatasan kader yang berkualitas, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, resmi terbentuk.

“Selama ini IPNU-IPPNU di Kecamatan Gading memang kosong dan baru terbentuk. Hal ini dikarenakan kami baru menyadari akan banyaknya kader-kader yang ada di desa kami yang bisa dimaksimalkan. Jadi kami berkumpul dan bermusyawarah untuk membentuk PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Gading,” kata Ketua PAC IPNU Kecamatan Gading Abd Rohim, Sabtu (26/11).

Lama Kosong, IPNU-IPPNU Gading Terbentuk (Sumber Gambar : Nu Online)
Lama Kosong, IPNU-IPPNU Gading Terbentuk (Sumber Gambar : Nu Online)

Lama Kosong, IPNU-IPPNU Gading Terbentuk

Dalam kepengurusan baru tersebut, Ketua IPNU Kecamatan Gading dipercayakan kepada Abd Rohim dan Ketua PC IPPNU Kecamatan Gading dijabat oleh Robiatul Adawiyah. Selanjutnya mereka akan memimpin para pelajar NU di Kecamatan Gading.

Bupati Tegal

Sebagai bentuk syukur atas terbentuknya kepengurusan PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Gading, diselenggarakan shalawatan dan pengajian umun dalam rangka menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW dan tasyakuran di halaman MA Miftahul Hasan Kecamatan Gading, Jumat (25/11) malam.

“Di samping untuk tasyakuran sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, kegiatan ini bertujuan untuk membentuk kader-kader militan ke depannya untuk mengisi kepengurusan PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Gading,” jelas Rohim.

Bupati Tegal

Kegiatan ini diikuti oleh 100 orang peserta? dari unsur pengurus IPNU dan IPPNU di Kecamatan Gading sekaligus santri Pondok Pesantren Miftahul Hasan Kecamatan Gading. Hadir pula jajaran pengurus MWCNU Kecamatan Gading.

“Dengan terbentuknya kepengurusan ini ke depan kami berharap dapat membentuk kader-kader IPNU-IPPNU yang militan dan cinta sosial serta memiliki kepedulian kepada masyarakat,” pungkasnya. (Syamsul Akbar/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Pesantren Bupati Tegal

Keikhlasan Membuat Pesantren Mampu Hadapi Tantangan Zaman

Probolinggo, Bupati Tegal. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengapresiasi kiprah ? pondok pesantren sebagai jantung pendidikan umat Islam di Indonesia yang tetap eksis di tengah arus globalisasi. Menurutnya, hal itu tidak terlepas dari nilai-nilai yang hidup di dunia pesantren itu sendiri yang menjadi modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan, rintangan, dan halangan.

Keikhlasan Membuat Pesantren Mampu Hadapi Tantangan Zaman (Sumber Gambar : Nu Online)
Keikhlasan Membuat Pesantren Mampu Hadapi Tantangan Zaman (Sumber Gambar : Nu Online)

Keikhlasan Membuat Pesantren Mampu Hadapi Tantangan Zaman

“Nilai-nilai tersebut adalah keikhlasan, kesederhanaan, kemandirian, dan kebebasan berpikir terkait keilmuan” tutur Menag saat memberi taushiyah dalam rangka tasyakuran 2 Windu Pondok Pesantren al-Mashduqiyah, Patokan, Krasan, Probolinggo, Jawa Timur, Jum’at (24/4) sore seperti dilansir oleh situs kemenag.go.id.

Keikhlasan para pengasuh, kiai dan ustadz pesantren, bagi Menag tak ternilai harganya. Hal ini membuat pesantren terus terterangi cahaya. Apalagi keikhlasan tersebut dikuatkan dengan kesederhanaan para pemegang amanah pesantren.

Bupati Tegal

Pesantren juga mandiri dan tidak bergantung. Hal ini yang menjadikan lulusan pesantren mampu dan siap mengerjakan apa pun, karena para santri mempunyai spirit kuat, selain juga jiwa entrepreneurship tinggi, sehingga sedikit yang berkeinginan menjadi pegawai, baik pegawai sipil maupun swasta. “Nilai kemandirian ini sungguh sesuatu yang mahal,” ungkapnya.

Bupati Tegal

Menag melihat, meski para santri mempunyai jiwa kethawadu’an yang tak diragukan, namun di pesantren ada kebebasan dalam berpikir terkait dengan keilmuan. Jadi seorang santri yang menimba ilmu, tidak dibatasi dengan ilmu-ilmu tertentu. “Bebas yang dimaksud adalah bebas dalam artian masih dalam norma-norma dan acuan, bukan bebas dalam kontenks berpikir yang mengarah pada liberalisasi,” jelasnya.?

Bebas di sini, tambah Menag, adalah suatu pemahaman, bahwa masing-masing santri, mempunyai tantangannya tersendiri. Karenanya tak jarang seorang santri, dalam menuntut ilmu, sering kali berpindah pesantren, baik karena tuntutan pencarian ilmu ataupun arahan dari pengasuhnya. Selain itu, seorang santri bersamaan dengan keharusannya untuk tetap menghormati ulama, tetap mempunyai ruang untuk berbeda pendapat. “Karena, apa yang disampaikan sang guru, kadang, kurang sesuai dengan masa si santri,” urai Menag panjang lebar.

Pondok Pesantren al-Mashduqiyah didirikan oleh KH Muhlisin Sa’ad yang merupakan salah satu ustadz Menag, saat masih menuntut ilmu di pesantren. Ikut hadir dalam tasyukuran tersebut, para alim dan ulama, Bupati Probolinggo, Kakanwil Kemenag Jawa Timur, Kakankemenag Kabupaten Probolinggo dan Kabag TU Pimpinan (Sesmen) Khoirul Huda. (mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Pesantren Bupati Tegal

Senin, 29 Januari 2018

Jihad Itu di Bidang Ekonomi, Budaya, dan Pendidikan, Bukan Ngebom!

Tasikmalaya, Bupati Tegal

Pelajar muslim harus berjihad melalui berbagai bidang diantaranya ekonomi, budaya, dan pendidikan. Saat ini pelajar dan generasi muda sudah tidak zamannya lagi lempar bom, perang, dan sebagainya atas nama jihad agama.

Hal itu disampaikan Haryadi Ahmad Satari Sekretaris Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yang juga Wakil Ketua GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya saat mengisi materi Seminar Peningkatan Wawasan Pelajar Muslim Nusantara di Kantor MWCNU Salopa, Rabu (20/1).

Jihad Itu di Bidang Ekonomi, Budaya, dan Pendidikan, Bukan Ngebom! (Sumber Gambar : Nu Online)
Jihad Itu di Bidang Ekonomi, Budaya, dan Pendidikan, Bukan Ngebom! (Sumber Gambar : Nu Online)

Jihad Itu di Bidang Ekonomi, Budaya, dan Pendidikan, Bukan Ngebom!

“Di negara kita masih banyak yang harus kita fikirkan dan perbaiki seperti ekonomi , dimana anak muda sekarang bisa mengisi peluang dan memperbaiki ekonomi untuk jangka panjang ke depan. Nah anak muda ini sebagai pelopor dan bisa berkreativitas untuk lebih memajukan daerah dan negara diawali dari diri sendiri,” paparnya.

Adapun jihad lewat budaya, tambahnya, adalah pelajar harus bisa mengaplikasikan Qowaid Ushul Fiqh yang menjadi landasan NU, Almuhafaadzatu ala al-qadimi asshalih wal akhadzu bil jadidil ashlah.

Lewat kegiatan ini, imbuhnya, adalah salah satu bentuk hormat kepada para pejuang kemerdekaan yang memperjuangkan jiwa dan raga. “Kita harus isi Kemerdekaan ini dengan cara yang positif, salah satunya dengan terus belajar bersama seperti kegiatan ini,” ujarnya. (Husni Mubarok/Fathoni)

Bupati Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal

Bupati Tegal Humor Islam, Pesantren, Amalan Bupati Tegal

Jumat, 19 Januari 2018

Hampir Sejuta Anak di Afrika Kekurangan Gizi Akut

New York, Bupati Tegal

Dana Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations Childrens Fund/UNICEF) pada Rabu (17/2) memperingatkan bahwa hampir satu juta anak memerlukan perawatan karena kekurangan gizi akut di Afrika Selatan dan Timur.

Hampir Sejuta Anak di Afrika Kekurangan Gizi Akut (Sumber Gambar : Nu Online)
Hampir Sejuta Anak di Afrika Kekurangan Gizi Akut (Sumber Gambar : Nu Online)

Hampir Sejuta Anak di Afrika Kekurangan Gizi Akut

Dua tahun hujan tak menentu dan kekeringan bersama dengan salah satu peristiwa El Nino paling kuat dalam 50 tahun menjadi malapetaka bagi kehidupan anak-anak paling rentan, kata UNICEF.

Di Malawi, Program Pangan Dunia (World Food Programme/WFP) juga telah memperingatkan bahwa lembaga dihadapkan dengan peningkatan kebutuhan dan sangat memerlukan 38 juta dolar AS untuk membantu mereka yang paling rentan selama musim berkepanjangan ini.

Tanpa sumbangan tambahan, pembagian uang kontan harus ditangguhkan pada Maret, sementara pembagian makanan akan dikurangi secara drastis atau bahkan diputus pertengahan April.

Bupati Tegal

Situasi bertambah parah dengan naiknya harga pangan, yang memaksa banyak keluarga menjalankan mekanisme penghematan drastis seperti melewatkan makan dan menjual aset, mengakibatkan hampir satu juta anak membutuhkan perawatan karena kekurangan gizi akut parah di wilayah tersebut, kata Leila Gharagozloo-Pakkala, Direktur Regional UNICEF untuk Afrika Selatan dan Timur, dalam siaran pers Rabu (17/2).

"Fenomena cuaca El Nino akan berkurang, tapi dampaknya pada anak-anak --banyak di antara mereka sudah hidup pas-pasan-- akan terasa sampai bertahun-tahun ke depan," katanya.

"Pemerintah meresponsnya dengan sumber daya yang ada, tapi ini situasi yang tak pernah terjadi sebelumnya. Kelangsungan hidup anak-anak tergantung pada tindakan yang dilakukan hari ini."

Menurut UNICEF, Lesotho, Zimbabwe dan sebagian besar provinsi di Afrika Selatan telah mengumumkan kondisi bencana dalam menghadapi peningkatan kekurangan sumber daya.?

Bupati Tegal

Di Ethiopia, jumlah orang yang memerlukan bantuan makanan diperkirakan naik dari 10 juta lebih jadi 18 juta sampai akhir tahun ini.

UNICEF, yang mengeluarkan informasi terkininya mengenai dampak El Nino pada anak-anak di wilayah tersebut, menyatakan bahwa di Ethiopia, dua musim hujan yang gagal berarti hampir enam juta anak memerlukan bantuan pangan, dengan makin banyak anak tak bisa bersekolah karena dipaksa berjalan lebih jauh untuk mencari air.

Di Somalia, lebih dari dua-pertiga mereka yang memerlukan bantuan segera adalah warga yang kehilangan tempat tinggal, sedangkan di Kenya, hujan lebat terkait El Nino dan banjir menambah parah penyebaran wabah kolera.

Sementara itu di Lesotho, seperempat warga terpengaruh. Kondisi tersebut menambah parah kondisi negara tempat 34 persen anak adalah yatim-piatu, 57 persen orang hidup di bawah garis kemiskinan, dan hampir satu dari empat orang dewasa hidup dengan HIV/AIDS tersebut.

Di Zimbabwe 2,8 juta orang diperkirakan menghadapi kondisi rawan pangan dan gizi. Kemarau telah mengurangi air dari sedikit sumur bor yang masih berfungsi sehingga menambah parah risiko penyebaran penyakit yang menular lewat air, terutama diare dan kolera.

Badan PBB itu menyatakan Malawi menghadapi krisis pangan terburuk dalam sembilan tahun dengan 2,8 juta orang, lebih dari 15 persen penduduk negeri tersebut, terancam kelaparan. Kasus kekuragan gizi akut telah melonjak sampai 100 persen dari Desember 2015 hingga Januari 2016.

Di Angola, sebanyak 1,4 juta orang diperkirakan terdampak kondisi cuaca ekstrem dan 800.000 orang menghadapi kondisi rawan pangan, terutama di provinsi Angola Selatan yang setengah tandus.

Kantor PBB Urusan Kemanusiaan (UN Office for Humanitarian Affairs/OCHA) telah memperkirakan masyarakat yang terpengaruh diperkirakan memerlukan sekitar dua tahun untuk pulih dari kemarau yang diperparah oleh El Nino jika kondisi pertanian membaik dalam semester kedua tahun ini.

UNICEF juga mengatakan permohonan bantuan kemanusiaannya hanya kurang dari 15 persen yang didanai di seluruh negara yang terpengaruh El Nino di Afrika Selatan, demikian seperti dilansir kantor berita Xinhua. (Antara/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Kyai, Pesantren, Bahtsul Masail Bupati Tegal

Kamis, 28 Desember 2017

Kebersamaan Jadi Kunci Sukses Pendidikan

Probolinggo, Bupati Tegal - Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Kabupaten Probolinggo KH Moh Zuhri Zaini menyampaikan bahwa penyelenggaraan pendidikan yang baik memerlukan kebersamaan. Tanpa kebersamaan, akan sulit mencapai kesuksesan pendidikan, termasuk di lingkungan pondok pesantran.

Hal itu disampaikan KH Moh Zuhri Zaini saat memberikan tausiyah di acara silaturahim dan rapat wali Santri Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Kabupaten Probolinggo, Sabtu (2/9).

Kebersamaan Jadi Kunci Sukses Pendidikan (Sumber Gambar : Nu Online)
Kebersamaan Jadi Kunci Sukses Pendidikan (Sumber Gambar : Nu Online)

Kebersamaan Jadi Kunci Sukses Pendidikan

“Tanpa adanya dukungan dari wali santri, kami yang di dalam lingkungan pesantren akan berat. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan adanya cara pandang yang sama dalam pendidikan pesantren,” katanya.

Menurut Kiai Zuhri Zaini, banyak perubahan yang akan dilakukan di pesantren. Mulai dari tata kelola dan semacamnya yang dimaksudkan supaya para santri bisa menjalani pembinan dengan kondusif dan efektif.

Bupati Tegal

“Perubahan-perubahan itu tentunya penuh dengan kejutan-kejutan. Mudah-mudahan kejutan ini tidak menyedihkan, namun menggembirakan,” tegasnya.

Bupati Tegal

Kiai Zuhri menambahkan bahwa setiap perubahan butuh pengorbanan. Selain menyamakan visi dan misi dalam mewujudkan pendidikan yang baik bagi santri, penciptaan iklim yang kondusif juga perlu masuk-masukan. Sebab masih banyak kekurangan yang perlu diperbaiki.

“Dukungan doa dari wali santri sangat mujarab. Sebab doa orang tua itu sama dengan doa nabi pada umatnya. Dukungan moral dan doa serta pemahamn yang sama,” pungkasnya. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Nusantara, News, Pesantren Bupati Tegal

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Bupati Tegal - Kabupaten tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Bupati Tegal - Kabupaten tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Bupati Tegal - Kabupaten tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock