Minggu, 06 Februari 2011

Kemiskinan dan Ketidakadilan, Persemaian Ideologi Komunisme

Jember, Bupati Tegal. Kemiskinan dan ketidakadilan menjadi tempat persemaian yang subur bagi tumbuhnya ideologi berbahaya seperti komunisme, gerakan radikal, dan sebagainya. 

Sebab, masyarakat yang miskin dan merasa diperlakukan tidak adil secara ekonmi, akan mudah menerima ajaran baru bersamaan dengan terpenuhinya kebutuhan hidup mereka. 

Kemiskinan dan Ketidakadilan, Persemaian Ideologi Komunisme (Sumber Gambar : Nu Online)
Kemiskinan dan Ketidakadilan, Persemaian Ideologi Komunisme (Sumber Gambar : Nu Online)

Kemiskinan dan Ketidakadilan, Persemaian Ideologi Komunisme

Demikian diungkapkan Dosen Fakultas Hukum Uiniversias Jember (Unej), Adam Muhsi saat menjadi pembicara dalam Simposium Kebangsaan dan Refleksi Perjuangan Ulama Korban PKI di aula Fakultas Hukum Unej, Sabtu (30/9).

Menurut Adam, secara umum masyarakat yang hak-hak ekonominya merasa tidak dipenuhi oleh pemerintah, merupakan sasaran empuk para propagandis. Ideologi apapun bisa masuk dan berkembang dalam kondisi masyarakat yang seperti itu, apakah marxisme, leninisme, HTI (Hizbut Tahrir Indonesia), dan sebagainya. 

Bupati Tegal

"Karena mereka tahu kebutuhan masyarakat. Butuh beras dikasih beras. Butuh pelayanan kesehatan, diberi pelayanan kesehatan gratis. Jadi muara sesungguhnya adalah ketidakadilan, terutama ketidakadilan ekonomi. Namun ketika hak-hak ekonomi masyarakat sudah terpenuhi, maka peluang masuknya ideologi baru semakin sempit, bahkan tertutup sama sekali," lanjutnya.

Sementara itu, Direktur Aswaja Center NU Jember, KH Abdul Haris menegaskan bahwa apapun bentuknya, komunisme tetap bertentangan dengan Islam dan Pancasila. 

Bupati Tegal

Penegasan tersebut disampaikan menjawab munculnya  isu bahwa komunisme adalah sekadar wadah untuk memperjuangkan keadilan, bukan ideologi. 

Sehingga anggotanya bisa dari berbagai penganut agama, termasuk Muslim. Menurutnya, hal itu adalah upaya pengaburan arti untuk mengelabui masyarakat. 

"Itu tidak benar, komunisme bukan sekadar wadah, tapi ideologi. Jangan sekali-kali dikasih pintu, nanti bisa bekembang," urainya. (Aryudi A. Razaq/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Budaya, Hadits, Kajian Bupati Tegal

Bupati Tegal - Kabupaten tegal. Kemiskinan dan Ketidakadilan, Persemaian Ideologi Komunisme di Bupati Tegal - Kabupaten tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Bupati Tegal - Kabupaten tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Bupati Tegal - Kabupaten tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Bupati Tegal - Kabupaten tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock