Tampilkan postingan dengan label Hadits. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hadits. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 Maret 2018

Cabang-Cabang Lakpesdam Berbagi Pengalaman dan Unjuk Produk

Jakarta, Bupati Tegal. Beberapa Cabang Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Nahdlatul Ulama berkumpul di Hotel Milenium, Kebon Sirih, Jakarta pada Kamis-Jumat  (28-29/8). Mereka berbagai pengalaman rintisan usaha di daerah masing-masing serta menampilkan beberapa produknya.

Cabang-Cabang yang berkumpul diantaranya Lakpesdam Lombok, Bulukumba, Indramayu, Ambon, Jepara, Cilacap, Cimahi, Pandeglang.

Cabang-Cabang Lakpesdam Berbagi Pengalaman dan Unjuk Produk (Sumber Gambar : Nu Online)
Cabang-Cabang Lakpesdam Berbagi Pengalaman dan Unjuk Produk (Sumber Gambar : Nu Online)

Cabang-Cabang Lakpesdam Berbagi Pengalaman dan Unjuk Produk

Menurut Ketua Pengurus Pusat Lakpesdam H Yahya Ma’sum mengatakan, cabang-cabang itu merupakan para pelaksana dan penanggung jawab Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPN) Peduli sejak tahun 2011 yang sudah berakhir.

Bupati Tegal

Mereka, menurut Yahya, kemudian diundang ke Jakarta oleh Pengurus Pusat Lakpesdam sebagai penyalur dana hibah World Bank (bank dunia) melalui program tersebut. “Sharing pengalaman dan ekspos kegiatan dan hasil-hasilnya,” katanya di Hotel Milenium Kamis (28/8).

Menurut Yahya, secara proyek program tersebut sudah berakhir, tapi mereka tetap berkewajiban untk terus melanjutkannya secara mandiri.

Bupati Tegal

Ditanya apakah merasa bisa mandiri, Yahya menjawab optimis. Dengan dilepasnya dana ahibah yang dikucurkan melalui PP Lakpesdam, kelompok-kelompok yang sudah terbentuk di daerah akan bisa mandiri. “Optimis bisa. Sebagian besar sudah bisa membangun jejaring dengan berbagai pihak sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan mereka,” terangnya.  

Yahya menjelaskan salah satu kelompok penerima manfaat (benefiserias) dari program ini di Lakpesdam Indramayu, yaitu ibu-ibu pembuat bakso ikan. Hasil produksinya sudah sampai bisa menjual ke daerah Bogor. Pada mulanya cuma 500 buah sekarang sudah 5000.

Ia juga bercerita ibu-ibu pembuat kain songket di Palembang, Sumatera Selatan. Mereka kemudian bergerak sendiri, bisa mendapatkan bantuan sendiri, sekarang uang yang bergulir di antara mereka sekitar 80 juta. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Nasional, Humor Islam, Hadits Bupati Tegal

Sabtu, 03 Maret 2018

Bupati Letakan Batu Pertama Pembangunan SMK Ma’arif NU Bulakamba

Brebes, Bupati Tegal. Guna memberikan pelayanan di bidang pendidikan, Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Bulakamba Kabupaten Brebes membangun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). SMK berlabel SMK Maarif NU Bulakamba tersebut dimulai pembangunannya setelah dilakukan peletakan batu pertama oleh Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE, Ahad Sore (9/8).

“Selaku pemerintah daerah, kami merasa bangga dengan pendirian SMK Maarif NU di Bulakamba, karena bisa membantu mengentaskan kebodohan dan meningkatkan derajat pendidikan masyarakat Brebes,” ucap Bupati dalam sambutan peletakan batu pertama dilokasi pembangunan Desa Bulusari Kecamatan Bulakamba. 

Bupati Letakan Batu Pertama Pembangunan SMK Ma’arif NU Bulakamba (Sumber Gambar : Nu Online)
Bupati Letakan Batu Pertama Pembangunan SMK Ma’arif NU Bulakamba (Sumber Gambar : Nu Online)

Bupati Letakan Batu Pertama Pembangunan SMK Ma’arif NU Bulakamba

Bupati berharap keberadaan SMK Maarif di Bulakamba itu nantinya akan dapat berkiprah membantu Pemkab di bidang pelayanan pendidikan. Apalagi, dengan modal dasar pendidikan agama yang kuat akan menjadi pondasi akhlakul karimah generasi muda penerus bangsa. 

Bupati Tegal

"Saya sangat mengapresiasi peran serta masyarakat swasta di bidang pendidikan. Keberadaan SMK ini bisa mencetak generasi bangsa berakhlak mulia, cerdas dan berkeahlian," katanya.

Bupati Tegal

Pihaknya juga mengaku siap untuk membantu mendukung kegiatan pendidikan di sekolah tersebut. Termasuk dengan bantuan anggaran melalui APBD. "Saya sudah bilang sama kepada Dinas Pendidikan, dan bisa tinggal teknis dan berapa nilainya akan disesuaikan lagi," jelas Bupati.

Selain pembangunan sekolah, di lokasi tersebut juga akan digunakan untuk membangun kantor MWCNU Kecamatan Bulakamba, masjid dan pondok pesantren. Selain Bupati, ikut meletakan peletakan batu pertama berturut-turut Ketua PCNU Brebes Athoilah Syatori, pengurus MWCNU Bulakamba, KH Subhan Makmun serta tokoh lainnya.

Halalbihalal dan Pelantikan Muslimat NU

Dalam kesempatan tersebut juga digelar halal bihalal warga NU dan pelantikan pengurus ranting Muslimat NU se-kecamatan Bulakamba. Ketua PCNU Brebes, Athoilah Satori saat memberikan sambutan berharap agar warga NU tidak terpecah akibat pemberitaan muktamar NU seperti muncul di berbagai media. Karena di internal struktural sendiri masih bersatu dan soliid. 

Sementara sbagai penceramah, pengasuh Ponpes Assalafiyah Luwungragi, KH Subkhan Makmun yang mangajak jamaah untuk tetap berpegang teguh pada persatuan dan kesatuan. Warga NU, hendaknya juga paham dengan dinamika yang berkembang agar tidak salah paham, termasuk dengan wacana Islam Nusantara yang banyak disalahartikan sejumlah pihak.  

Pengurus Yayasan Al-Ihsan, Ghofar Mughni mengatakan lokasi pembangunan komplek pendidikan dan sekretariat MWCNU itu adalah hasil wakaf dari keluarga besar H Johari seluas 750 m2 lebih. Setelah SMK NU dan MWC berdiri direncanakan pula akan dibangun ponpes dan sarana dakwah lainnya. 

Ketua MWCNU Bulakamba, Moh Robikhun MAg menjelaskan, SMK Maarif tahun ini sudah mendapat 86 siswa jurusan teknik sepeda motor dan multimedia. Untuk sementara belajar di MTs Maarif Bulakamba sampai selesainya pembangunan gedung. “Insya Allah pembangunan akan cepat selesai karena telah ditanggung sepenuhnya pihak pemberi wakaf,” pungkasnya. (Wasdiun/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Olahraga, Hadits Bupati Tegal

Rabu, 07 Februari 2018

775 Calhaj Probolinggo Tasyakuran Pemberangkatan ke Tanah Suci

Probolinggo, Bupati Tegal. Sedikitnya 775 orang calon jemaah haji (Calhaj) Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur tahun 2016 mengikuti penutupan bimbingan manasik haji sekaligus tasyakuran pemberangkatan ke tanah suci yang digelar oleh Pemkab Probolinggo, Kamis (25/8) di Pendopo Kabupaten Probolinggo.

775 Calhaj Probolinggo Tasyakuran Pemberangkatan ke Tanah Suci (Sumber Gambar : Nu Online)
775 Calhaj Probolinggo Tasyakuran Pemberangkatan ke Tanah Suci (Sumber Gambar : Nu Online)

775 Calhaj Probolinggo Tasyakuran Pemberangkatan ke Tanah Suci

Sejak pagi hari, suasana religius sangat terasa, terlebih kumandang ayat-ayat suci Al Qur’an dan puji-pujian mengagungkan nama Allah SWT membuat suasana menjadi makin khidmat. Apalagi juga dengan lantunan sholawat Nabi yang dibaca bersama-sama.

Hadir pada acara tersebut Bupati Probolinggo Hj. Puput Tantriana Sari, Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo H. Hasan Aminuddin, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo H. Busthami, Rais PCNU Kota Kraksaan KH. Munir Cholili, Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo KH. Abdul Hadi dan Ketua IPHI Kabupaten Probolinggo KH Masrur Nashor.

Jumlah CJH Kabupaten Probolinggo yang akan berangkat ke tanah suci mencapai 775 orang yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 63 dan 64. Mereka akan diberangkatkan dari obyek wisata religius Miniatur Ka’bah di Desa Curahsawo Kecamatan Gending pada 4 September mendatang.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo H. Busthami mengatakan selama melaksanakan ibadah haji, para CJH ini akan didampingi oleh beberapa petugas haji yang terdiri dari ketua kloter, pembimbing, dokter dan paramedis. Petugas ini sudah dibekali dengan berbagai macam obat untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada CJH selama berada di tanah suci.

Bupati Tegal

“Selama ini persiapan pemberangkatan CJH sudah dilaksanakan secara maksimal, baik dari segi pelatihan maupun diklat. Para CJH ini sudah melakukan bimbingan manasik haji baik di tingkat kabupaten dan di tingkat kecamatan bekerja sama dengan IPHI kecamatan masing-masing. Ilmu manasik sudah banyak yang dikuasai oleh CJH secara mendalam,” katanya.

Sementara H Hasan Aminuddin mengatakan, sebagai tamu Allah diharapkan agar supaya calhaj tidak bingung karena tidak hafal kepada doa-doanya. Calhaj disarankan untuk membaca doa yang dihafalnya saja dalam mengerjakan rangkaian ibadah haji selama berada di tanah suci.

Bupati Tegal

”Tidak ada doa yang wajib pada pelaksanaan umroh maupun haji. Jangan bingung buat yang belum hafal doanya. Baca saja Al-Fatihah pada waktu tawaf dan sa’i maupun saat mengerjakan rangkaian ibadah haji yang lain,” katanya.

Lebih lanjut Hasan meminta agar keberangkatan Calhaj ke tanah suci ini diniati sebagai ibadah kepada Allah. Selain itu Calhaj harus selalu tawadhu’ dan berdoa yang baik-baik semoga sehingga haji yang mabrur.

”Mabrur bukan saat berada di tanah suci, tetapi setelah pulang dari haji. Oleh karena itu, selama berada di tanah suci usahakan lebih banyak di masjid dari pada di maktab. Selain itu, jangan terlalu banyak menguras fisik sebelum pelaksanaan wajib haji,” pungkasnya. (Syamsul Akbar/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Sunnah, Sholawat, Hadits Bupati Tegal

Minggu, 04 Februari 2018

PCNU Pringsewu Minta Pengurus NU Tidak Berhenti Ngaji

Pringsewu, Bupati Tegal - Ketua PCNU Kabupaten Pringsewu H Taufiqurrohim (Mas Taufiq) berpesan kepada seluruh pengurus untuk senantiasa memperdalam keilmuan khususnya di bidang agama. Untuk itu para pengurus NU diharapkan untuk gemar menghadiri majelis taklim para kiai.

"Sebelum mengajak orang lain hendaknya kita harus memperdalam ilmu agama dan juga dapat menjadi suri teladan yang baik," kata Mas Taufiq saat melantik kepengurusan Ranting NU Desa Ganjaran Kecamatan Pagelaran, Pringsewu, Selasa (20/12).

PCNU Pringsewu Minta Pengurus NU Tidak Berhenti Ngaji (Sumber Gambar : Nu Online)
PCNU Pringsewu Minta Pengurus NU Tidak Berhenti Ngaji (Sumber Gambar : Nu Online)

PCNU Pringsewu Minta Pengurus NU Tidak Berhenti Ngaji

Menurutnya, memperdalam ilmu agama di era sekarang ini sangat penting sebagai modal menghadapi era globalisasi dan semakin banyaknya aliran-aliran agama transnasional dengan ajaran yang aneh-aneh.

"Mari memperdalam ilmu keagamaan. Karena menuntut ilmu bukan hanya di sekolah dan pesantren. Bukan hanya waktu muda. Tapi setiap saat mari mengaji, mengaji, dan mengaji," kata Mas Taufiq pada pelantikan yang digelar di Masjid Nurul Iman Ganjaran.

Bupati Tegal

Salah satu majelis yang bisa meningkatkan kemampuan agama adalah Ngaji Ahad pagi atau Jihad pagi yang rutin dilaksanakan setiap pekan. "Mari bersama-sama hadir di Jihad pagi. Kita akan mendapat berbagai macam keilmuan agama pada majelis tersebut," ajaknya kepada warga dan pengurus NU Desa Ganjaran yang lokasinya sangat dekat dengan Gedung NU Kabupaten Pringsewu.

Di akhir pengarahannya, Mas Taufiq mengingatkan pesan Pendiri NU Hadratus Syekh KH Hasyim Asyari yang sangat masyhur bahwa siapa saja mengurusi NU maka ia menjadi santri beliau. Siapa saja santrinya didoakan memiliki kehidupan yang berkah, keturunan saleh dan salehah serta dipanggil Allah dalam keadaan husnul khatimah.

Bupati Tegal

Kepengurusan Ranting NU Desa Ganjaran yang dilantik akan melaksanakan tugas jamiyyah selama 5 tahun 2016-2021. Kepengurusan yang disahkan berdasarkan SK PCNU Nomor 70/PC/A.II/013/IV/2016 tersebut dinakhodai oleh Rais Syuriyah Ustadz Nur Huda dan Ketua Pengurus Ranting NU Akhya Syaikhuddin. (Muhammad Faizin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Hadits, Halaqoh, Nahdlatul Ulama Bupati Tegal

Rabu, 31 Januari 2018

Swara Nahdlatoel Oelama

Majalah bulanan Swara Nahdlatoel Oelama diterbitkan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama. Belum diketahui sejak kapan majalah ini terbit. Dokumentasi Perpustakaan PBNU dan Perpustakaan Nasional di Jakarta hanya menyimpan dari No. 6 Tahun ? ke-1, yang terbit pada bulan Jumadits Tsani 1346 H, hingga No. 12 Tahun ke-3, yang terbit bulan Dzul Hijjah 1348 H.?

Dengan data ini, berarti No. Tahun ke-1 terbit pada bulan Muharom 1346 atau Juni 1927. Alamat redaksi berpindah-pindah, nomor 6 tahun ke-1 di Jalan Kertopaten, Kebondalem No. 6, Surabaya. Terbitan nomor 12 tahun ke-1 di Jalan Bubutan Gang 1, Surabaya, dan lain-lain.

Swara Nahdlatoel Oelama (Sumber Gambar : Nu Online)
Swara Nahdlatoel Oelama (Sumber Gambar : Nu Online)

Swara Nahdlatoel Oelama

Tertera nama Hasan Gipo sebagai mudir atau direktur (foto samping kanan). Ahmad Dahlan bin Muhammad Ahid duduk sebagai sebagai anggota. Pada No. 12 Tahun ke-3, Abdul Wahab Hasbullah Tambakberas sebagai redaktur dan administrasi tercantum nama Dahlan bin Abdul Qohhar Kertosono.?

Rubrikasi majalah ini tidak jelas. Antara satu tulisan dengan tulisan lain hanya dipisahkan dengan baris dan dengan dua huruf hijaiyah “alif” dan “ha”, singkatan dari kata intaha, artinya habis.

Bupati Tegal

Sebagian besar artikel tidak mencantumkan nama penulisnya. Di antara penulis yang memunculkan namanya adalah Mas Alwi bin Abdul Aziz, Abdul Wahab Hasbullah.

Bupati Tegal

Majalah ini menggunakan bahasa Jawa dengan huruf pego atau pegon. Tapi, pada No. 11 Tahun je-3, ada satu tulisan yang diterjemahkan ke dalam bahasa Melayu dengan aksara latin, yakni keputusan kongres NU ke-10.

Dalam menampilkan iklan, majalah tersebut menggunakan huruf latin berbahasa Melayu atau Belanda. Di antara Iklan yang muncul adalah iklan bank, hotel, toko pakaian, toko kitab, biro perjalanan haji, hingga toko tempat tidur Hadji Sirat.?

Jumlah halaman tidak pasti, nomor enam tahun pertama terdiri dari delapan halaman, halaman iklan terpisah, tidak ada nomor halamannya. Belum diketahui secara jelas kapan majalah ini mengakhiri terbitannya. Koleksi paling akhir yang dimiliki perpustakaan PBNU No. 12 Tahun ke-3, terbit pada bulan Dzul Hijjah 1348 H. (Hamzah Sahal)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Tokoh, Hadits Bupati Tegal

Senin, 29 Januari 2018

Agar Mudah Dikenali, Jamaah Diimbau Selalu Bawa Identitas Haji

Madinah, Bupati Tegal. Sejumlah kejadian menimpa calon jamaah haji dari Indonesia. Seperti terpisah dari rombongan, hingga tersesat. Karenanya, menggunakan identitas haji sangatlah penting agar mudah tertolong dan bisa segera kembali ke penginapan.

Agar Mudah Dikenali, Jamaah Diimbau Selalu Bawa Identitas Haji (Sumber Gambar : Nu Online)
Agar Mudah Dikenali, Jamaah Diimbau Selalu Bawa Identitas Haji (Sumber Gambar : Nu Online)

Agar Mudah Dikenali, Jamaah Diimbau Selalu Bawa Identitas Haji

"Kita berharap agar jamaah calon haji selalu memakai identitas haji," kata H Farmadi Hasyim kepada media, Jumat (4/9) pagi. Ia menceritakan ada salah seorang jamaah yang usianya sudah sepuh ternyata tersesat dan tidak bisa kembali ke asrama tempat menginap. Hal ini terjadi lantaran yang bersangkutan memang awam kondisi di Madinah, juga tidak mengenakan identitas seperti gelang maupun tas paspor.

"Ketika yang bersangkutan ditanya, malah menjawab gelang dan tas paspornya sengaja disimpan di kamar karena takut hilang," kata Ustadz Farmadi, sapaan akrabnya. Yang agak memprihatinkan, baik gelang dan tas paspor sengaja ia simpan lantaran akan diberikan kepada anaknya saat di tanah air. "Yang bersangkutan hanya membawa KTP, padahal itu bukan identitas yang bisa memudahkan bila terjadi hal yang tidak diinginkan selama proses haji," kata Kasi Haji Kementerian Agama Kota Surabaya ini.

Bupati Tegal

Di samping harus memakai identitas haji ke mana saja pergi, selama di Makkah dan Madinah calon jamaah juga harus memperbanyak minum dan mengonsumsi buah. "Cuaca di Madinah cukup panas berkisar 45 derajat selsius, karenanya banyak yang mimisan dan dehidrasi," ungkapnya.

Bupati Tegal

Menghadapi cuaca yang demikian ekstrim tersebut, para jamaah juga diimbau untuk memanfaatkan botol kecil yang telah diberikan gratis selama di asrama. "Botol itu nantinya harus diisi air dan disemprotkan ke wajah, agar terhindar dari cuaca yang sangat panas, masker juga harus dikenakan jamaah selama berada di luar ruangan,” lanjut Wakil Ketua PW Lembaga Dakwah NU Jawa Timur ini.

Menaati sejumlah anjuran dan aturan saat disampaikan ketika manasik dan membaca buku panduan adalah di antara hal yang harus dilakukan jamaah. "Dan yang tidak kalah penting adalah doa dari keluarga dan masyarakat di Tanah Air," kata kandidat doktor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya ini. Karena meskipun telah mengikuti panduan yang ada, bukan jaminan jamaah dapat mengikuti rangkaian ibadah haji dengan baik dan sempurna.

"Jangan capek mendoakan kami yang sedang menunaikan ibadah haji," harapnya. Di samping untuk menunaikan rukun Islam kelima, para jamaah juga diharapkan mampu merengkuh titel sebagai haji yang mabrur. "Ini penting demi kebaikan diri, keluarga, masyarakat bahkan bangsa Indonesia karena para penduduknya memiliki perilaku yang baik," pungkasnya. (Syaifullah/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Hadits, Anti Hoax Bupati Tegal

Rabu, 24 Januari 2018

Jalin Kerja Sama, UNU Kalbar-PMII Pontianak Siap Bentuk Lembaga Pelatihan

Pontianak,Bupati Tegal. Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kalimantan Barat menjalin kerja sama dengan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Pontianak. Bentuk jalinan mesra itu berupa penandatangan naskah kerja sama atau Memorandum of Undertanding (MoU) dilangsungkan di Kampus UNU Kalbar, 14 Maret 2016.

Jalin Kerja Sama, UNU Kalbar-PMII Pontianak Siap Bentuk Lembaga Pelatihan (Sumber Gambar : Nu Online)
Jalin Kerja Sama, UNU Kalbar-PMII Pontianak Siap Bentuk Lembaga Pelatihan (Sumber Gambar : Nu Online)

Jalin Kerja Sama, UNU Kalbar-PMII Pontianak Siap Bentuk Lembaga Pelatihan

“Alhamdulillah, hasrat UNU Kalbar untuk menjalin kerja sama mulai kita realisasikan. Sebagai langkah awal, kita menjalin kerja sama dengan PMII Kota Pontianak. Setelah ini, kita juga akan menjalin kerja sama dengan banom NU,” kata Rektor UNU Kalbar, Dr Rachmat Sahputra M Si usai penandatangan naskah.

Alumnus Institut Pertanian Bogor (IPB) ini menjelaskan, UNU Kalbar sebagai lembaga pendidikan yang dilahirkan oleh NU merasa sangat perlu menjalin kerja sama dengan banom NU. Dengan adanya kerja sama ini, UNU merasa tidak sendirian.

Bupati Tegal

“UNU bukan hanya milik NU melainkan milik seluruh organ atau badan di bawah NU itu sendiri. Hal lebih penting lagi, NU adalah milik masyarakat Kalbar khususnya dan Indonesia umumnya. Sebab, UNU terlahir untuk mencerdaskan bangsa dan menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas,” papar Rachmat.

Bupati Tegal

Setelah MoU ditandatangani, Rachmat mengharapkan segera dilakukan program aksi nyata terutama dari mahasiswa UNU dan para anggota PMII itu sendiri. Semakin cepat mewujudkan kerja sama, itu artinya semakin cepat berbuat untuk masyarakat.

“Kegiatan itu bisa berupa bakti sosial, pelatihan, maupun seminar. Sebagai rektor, saya selalu mendukung setiap kegiatan yang memberikan manfaat untuk masyarakat. Kerja sama dengan semua pihak membuat kita kuat,” ujar alumnus Universitas Indonesia (UI) ini.

Sementara itu, Ketua Umum PMII Kota Pontianak, Fathurrazi merasa senang dan bangga bisa menjalin kerja sama dengan UNU Kalbar. Bagaimanapun PMII itu tidak lepas dari dunia kampus. Kampus merupakan basis utama PMII.

“Apalagi ini adalah kampus yang didirikan oleh NU, tentu kita merasa bangga. Selama ini, PMII melakukan kaderisasi di kampus-kampus umum. Sekarang dengan adanya kampus milik NU, kita sebagai organ NU merasa miliki tanggung jawab besar untuk membesarkan PMII di sini,” kata Fathurrazi didampingi para pengurus PMII Kota Pontianak.

PMII tidak bisa dipisahkan dari NU. Kader PMII adalah kader NU juga. UNU Kalbar sebagai lembaga pendidikan secara otomatis akan mencetak kader-kader militan NU. Kehadiran PMII di kampus UNU seperti menemukan rumah baru yang selama ini diimpikan.

“Lahirnya UNU ibarat seperti rumah baru yang sudah lama PMII inginkan. Saya yakin, PMII akan besar dan kuat di UNU. Sebagai universitas, UNU pasti akan banyak melahirkan sarjana. Para sarjana itu jelas akan membawa misi besar NU untuk dakwah Islam dan tegaknya NKRI,” papar Ozi –sapaan akrabnya.

Setelah penandatangan naskah kerja sama, UNU dan PMII segera merancang beberapa kegiatan nyata dalam waktu dekat. “Kegiatan yang segera akan kita wujudkan dari kerja sama ini adalah membentuk semacam lembaga pelatihan penulisan. Kita belum memberikan nama lembaga itu. Intinya ingin mendirikan pusat pelatihan penulisan yang nantinya untuk mahasiswa UNU, PMII, dan masyarakat umum,” tambah Kepala Bidang Sarana Promosi dan Bisnis UNU Kalbar, Rosadi Jamani S Ag M Si.

“Selain itu, kita akan mewujudkan bentuk pengabdian masyarakat dengan melaksanakan Safari Ramadan. Pesertanya jelas dari mahasiswa UNU dan PMII. Soal tempat, tinggal direncanakan nanti. Dua kegiatan itu yang akan segera diwujudkan,” tambah mantan jurnalis ini.

Ditambahkannya, kerja sama ini bukan hanya dengan PMII, segera dilakukan kerja sama serupa dengan Ansor, Muslimat, Fatayat, IPNU, dan IPPNU, serta Banom yang lainnya. “Kita ingin semua Banom ikut membesarkan UNU,” harap Rosadi.

Dalam acara penandatangan itu, selain rektor hadir juga perwakilan dosen dan mahasiswan UNU. Dari pihak PMII, hadir para pengurus inti dan perwakilan komisariat PMII IAIN, Untan, dan IKIP STKIP. Acara berlangsung sederhana namun penuh arti. (ros/abdullah)?

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Hadits Bupati Tegal

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Bupati Tegal - Kabupaten tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Bupati Tegal - Kabupaten tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Bupati Tegal - Kabupaten tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock