Malang, Bupati Tegal
Menanggapi beberapa isu di media sosial seakan-akan menunjukkan bahwa NU telah terpecah dua, Ketua PCNU Kota Malang KH Ishraqun Najah mengimbau agar masyarakat tidak mudah terpancing. Ia menekankan agar warga NU tidak menelan mentah-mentah semua informasi di media sosial lantaran kurang bisa dipertanggungjawabkan.
“Siapa yang menulis di media sosial itu saya tidak tahu. Yang penting jika ada informasi tentang sesuatu haruslah kita klarifikasi,” kata putra Almarhum Kiai Masduqi Mahfudh ini.
| Banyak Fitnah tentang NU, Nahdliyin Diimbau Tak Terpancing (Sumber Gambar : Nu Online) |
Banyak Fitnah tentang NU, Nahdliyin Diimbau Tak Terpancing
“Dalam tradisi NU, tabayyun adalah budaya. Barang siapa yang mendapatkan sebuah informasi haruslah diklarifikasi,” katanya kepada Bupati Tegal saat ditemui di acara Seminar Nasional dan Bahtsul Masail Islam Nusantara, Sabtu (13/02).Bupati Tegal
Dalam acara yang diselenggarakan di Gedung Utama Rektorat Universitas Negeri Malang (UM) itu ia menyampaikan bahwa memang akhir-akhir ini banyak fitnah dan isu-isu tidak menyenangkan tentang NU. Nahdliyyin supaya tidak mudah terpancing. Bahkan terkadang mengatasnamakan seorang tokoh NU, padahal tidak.Bupati Tegal
“Beberapa waktu lalu ada SMS yang memberikan informasi tidak baik tentang NU dan mengatasnamakan Gus Najih Maimun. Tapi tadi setelah kami klarifikasi, ternyata tidak,” katanya. (Ahmad Nur Kholis/Mahbib)Dari Nu Online: nu.or.id
Bupati Tegal Nasional, Ulama, Cerita Bupati Tegal
