Minggu, 21 Oktober 2012

Grand Syekh Al-Azhar Cerita Perempuan Masuk Neraka Karena Kucing

Jakarta, Bupati Tegal. Duta Grand Syekh Al-Azhar Mesir Prof DR Abdul Mun’im Fuad mengingatkan kembali rahmatan lil alamin sebagai ajaran utama dalam Islam. Dalam kunjungan rombongan Al-Azhar ini, Mun’im Fuad membawa hadits Rasulullah SAW yang menyebutkan kisah seorang perempuan yang dimasukkan ke dalam neraka hanya karena menganiaya seekor kucing.

Grand Syekh Al-Azhar Cerita Perempuan Masuk Neraka Karena Kucing (Sumber Gambar : Nu Online)
Grand Syekh Al-Azhar Cerita Perempuan Masuk Neraka Karena Kucing (Sumber Gambar : Nu Online)

Grand Syekh Al-Azhar Cerita Perempuan Masuk Neraka Karena Kucing

Dakhalatim ro’atun naro fi hirroh (seorang wanita masuk neraka karena menyiksa kucing). Sementara seorang lelaki diperkenankan masuk surga hanya karena memberikan minum seekor anjing haus. Inilah ajaran rahmatan lil alamin yang dibawakan Rasulullah SAW,” kata Mun’im Fuad dalam bahasa Arab di hadapan pengurus harian Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU di Jakarta, Rabu (27/5) sore.

Mun’im mempertanyakan aktivitas kekerasan dan teror sejumlah kelompok atas nama Islam. “Kalau kekerasan sebagai ajaran Islam itu hanya klaim mereka. Adapun budaya kita ialah budaya Rasulullah SAW,” kata Mun’im Fuad yang menyebut kedatangan rombongannya sebagai dukungan terhadap gerakan Islam Nusantara yang dikembangkan NU.

Bupati Tegal

Grand Syekh Al-Azhar, kata Mun’im Fuad, menyatakan sepakat dengan gerakan tasamuh NU. Al-Azhar mengecam keras aktivitas kekerasan atas nama apapun dalam konteks ini kekerasan atas nama agama.

“Padahal al-muslim man salimal muslimun min lisanihi wa yadih (Yang disebut orang Islam itu ialah orang yang menjaga tangan dan perkataannya agar tidak menyakiti orang lain),” jelas Mun’im mengutip hadits Rasulullah SAW.

Bupati Tegal

Begitulah cara berpikir Al-Azhar dalam beragama. Paham seperti ini mirip betul dengan paham Aswaja NU. Mun’im Fuad lalu menutup pertemuan 10 menit dengan pengurus harian PBNU dengan mengutip ayat Quran, “Wa in ahadun minal musyrikinastajaroka fa ajirhu (jika ada seorang musyrik meminta perlindungan kepadamu, maka berilah perlindungan).”

Menyambung Mun’im, Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj mengatakan, “Begitulah Islam. Agama ini sangat mengedepankan kasih sayang. Kalau menganiaya binatang saja sanksinya berat, apalagi menganiaya anak Adam.” (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal IMNU, News, Nahdlatul Bupati Tegal

Bupati Tegal - Kabupaten tegal. Grand Syekh Al-Azhar Cerita Perempuan Masuk Neraka Karena Kucing di Bupati Tegal - Kabupaten tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Bupati Tegal - Kabupaten tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Bupati Tegal - Kabupaten tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Bupati Tegal - Kabupaten tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock