Tampilkan postingan dengan label Kajian Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kajian Islam. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 Februari 2018

Giliran Pergunu Jombang Soroti Soal Ujian Bernuansa Khilafah

Jombang, Bupati Tegal - Sebelumnya Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama Jombang memprotes keberadaan soal ujian yang menyinggung khilafah. Hari ini, Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Jombang turut memberikan sorotan terkait soal yang sedang menjadi perbincangan hangat khalayak tersebut.

"Perlu diketahui bahwa dalam mata pelajaran tersebut memang tercantum standar kompetensi tentang khilafah," kata Ahmad Faqih, Kamis (7/12).

Giliran Pergunu Jombang Soroti Soal Ujian Bernuansa Khilafah (Sumber Gambar : Nu Online)
Giliran Pergunu Jombang Soroti Soal Ujian Bernuansa Khilafah (Sumber Gambar : Nu Online)

Giliran Pergunu Jombang Soroti Soal Ujian Bernuansa Khilafah

Ketua Pergunu Jombang tersebut mengatakan, bila ditelisik lebih jauh, rumusan yang ada tidak dibatasi pada sekedar aspek kesejarahan. "Maka kami simpulkan akar masalahnya ada di kurikulum," kata Faqih.

Bupati Tegal

Bagi Pergunu, solusi bijaknya adalah merevisi kurikulum. "Dan kami akan berkerja sama dengan Lembaga Pendidikan Maarif  NU Jombang untuk memperjuangkan terwujudnya revisi kurikulum tersebut," terangnya.

Selanjutnya tim pengembang kurikulum di Kementerian Agama harus bertanggung jawab atas hal ini.

Bupati Tegal

"Mereka paling tidak harus memberikan klarifikasi. Bilamana ditemukan kecerobohan, maka sudah semestinya Menteri Agama RI memberikan sanksi kepada mereka sesuai aturan yang berlaku," pungkas Faqih. (Ibnu Nawawi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Daerah, Kajian Islam, Habib Bupati Tegal

Minggu, 04 Februari 2018

Dua Jenis Zakat yang Wajib Ditunaikan

Di depan telah dijelaskan dasar-dasar kewajiban zakat. Di dalam fiqih, zakat wajib dibagi menjadi dua macam. Pertama, zakat nafs (badan) atau yang lebih dikenal dengan zakat fitrah. Dalam suatu hadits disebutkan:

Dua Jenis Zakat yang Wajib Ditunaikan (Sumber Gambar : Nu Online)
Dua Jenis Zakat yang Wajib Ditunaikan (Sumber Gambar : Nu Online)

Dua Jenis Zakat yang Wajib Ditunaikan

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Bupati Tegal

“Baginda Rasulullah shallallahu ‘alihi wasallam mewajibkan zakat fitrah di bulan Ramadhan kepada manusia yaitu satu sha’ dari kurma atau satu sha’ dari gandum kepada setiap orang merdeka, budak laki-laki atau orang perempuan dari kaum muslimin.” (HR. Bukhari Muslim)

Dengan demikian, zakat fitrah ditunaikan dalam bentuk bahan makanan pokok di daerah setempat.  Dalam konteks Indonesia, satu sha’ setara dengan sekitar dua setengah kilo gram beras perorang (ada yang berpendapat 2,7 kilogram).

(Baca juga: Hukum Zakat Fitrah dalam Bentuk Uang)Kedua, zakal mal. Secara umum aset zakat mal meliputi hewan ternak, emas dan perak, bahan makanan pokok, buah-buahan, dan mal tijarah (aset perdagangan). Syekh an-Nawawi Banten berkata:

Bupati Tegal

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? -- ? ? ?-- ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

“Zakat mal wajib di dalam delapan jenis harta. Yaitu, emas, perak, hasil pertanian (bahan makanan pokok), kurma, anggur, unta, sapi, kambing ... Sedangkan aset perdagangan dikembalikan pada golongan emas dan perak karena zakatnya terkait dengan kalkulasinya dan kalkulasinya tidak lain dengan menggunakan emas dan perak.”(Syekh an-Nawawi Banten, Nihayatz Zain, Surabaya, al-Haramain, cetakan pertama, halaman: 168)

Namun kemudian menurut beberapa ulama kotemporer, aset zakat juga memasukkan uang (bank note/al-auraq al-maliyah), hasil profesi, atau hadiah yang diterima oleh seseorang sebagaimana yang dijelaskan oleh Syekh Wahbah az-Zuhaili di dalam al-Fiqh al-Islami, Syekh Yusuf al-Qardawi di dalam Fiqhuz Zakah, Syekh Abdurrahman al-Juzairi di dalam al-Fiqh ‘ala al-Madzahib al-Arba’ah, dan yang lainnya. Pendapat ini berpedoman pada beberapa riwayat ulama, di antaranya:

1. Riwayat dari Ibn Abbas

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

“Diriwayatkan dari Ibn ‘Abbas tentang seseorang yang memperoleh harta, (lalu) Ibn ‘Abbas berkata: ‘(Hendaknya) ia menzakatinya pada saat memperolehnya.’.” (HR. Ahmad ibn Hanbal)

2. Riwayat dari Ibn Mas’ud

? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

“Diriwayatkan dari Habirah ibn Yarim, ia berkata: ‘Abdullah ibn Mas’ud memberi kami suatu pemberian di dalam keranjang kecil, kemudian beliau mengambil zakat dari pemberian-pemberian tersebut.” (HR. Abu Ishaq dan Sufyan ats-Tsauri)

3. Riwayat dari Umar ibn ‘Abdul ‘Aziz

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

“Abu ‘Ubaid menyebutkan bahwa sesungguhnya Umar ibn ‘Abdul ‘Aziz memberi upah seorang pekerja, maka beliau mengambil zakat darinya, ketika mengembalikan madhalim (harta yang diambil secara zalim), maka beliau mengambil zakat darinya, dan beliau mengambil zakat dari ‘athiyah (pemberian-pemberian) saat dibagikan pada pemiliknya.” (Yusuf al-Qardawi, Fiqhuz Zakah, Beirut, Dar al-Fikr, jilid I, halaman: 431)

Begitulah sekilas penjelasan global tentang pembagian zakat yang wajib dibayarkan. Insyaallah, selanjutnya akan dijelaskan lebih detail dan terperinci terkait satu persatu harta yang wajib dizakati.

Wallahu a’lam.

(Moh. Sibromulisi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Lomba, Kajian Islam Bupati Tegal

Minggu, 14 Januari 2018

Rakernas Ke-2 KMNU Fokuskan Pembahasan Dakwah di Era Teknologi

Bandar Lampung, Bupati Tegal. Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-2 ? Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) resmi dibuka pada Jumat malam (1/4), di Pondok Pesantren Marfaatuddiniyyah Al-Islamiyah Kaliawi Bandar Lampung. ? Meskipun hujan mengguyur sepanjang malam, acara yang secara resmi dibuka Rais Syuriyah PBNU,? ? KH. Ishomuddin ini berlangsung khidmat dengan diawali lantunan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan Syubbanul Wathan dan Mars KMNU oleh para peserta.

Agenda Rakernas yang mengusung tema "Revitalisasi Peran Mahasiswa NU dalam Dakwah di Era Teknologi Guna Memperkuat Pilar-pilar Bangsa" ini dihadiri 58 peserta perwakilan KMNU dari 12 Perguruan Tinggi di Indonesia. Rencananya, ? acara ini akan berlangsung selama tiga hari, Jumat-Ahad, (1-3/4).

Rakernas Ke-2 KMNU Fokuskan Pembahasan Dakwah di Era Teknologi (Sumber Gambar : Nu Online)
Rakernas Ke-2 KMNU Fokuskan Pembahasan Dakwah di Era Teknologi (Sumber Gambar : Nu Online)

Rakernas Ke-2 KMNU Fokuskan Pembahasan Dakwah di Era Teknologi

Dalam sambutannya, KH Ahmad Ishomuddin kembali mengingatkan tugas mahasiswa NU untuk menjaga perjuangan nilai-nilai Aswaja, terutama di kampus-kampus yang mulai didominasi oleh aliran-aliran Wahabi dan Salafi. Beliau menjelaskan pilar- pilar yang harus dimiliki seluruh mahasiswa NU untuk merebut kembali dominasi tersebut. ? Pilar- pilar yang dimaksud di antaranya, At-taaruf bi nahdlatil ulama (Mengenal seluk-beluk Nahdlatul Ulama), Al-mujahadah bi Nahdlatil Ulama (Bersungguh-sungguh), As-sobru bi Nahdlatil Ulama ? (sabar dalam berjuang) dan terakhir At-tsiqotu bi nahdlatil ulama (teguh berkeyakinan).

Bupati Tegal

Kiai yang akrab dipanggil Gus Ishom ini mengukapkan keyakinannya yang tinggi bahwa nantinya akan lahir dari kader-kader KMNU ini yang berjuang meneruskan estafet kepemimpinan dan kepengurusan di tubuh NU ke depan.? (Red)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal

Bupati Tegal Nasional, Kajian Islam, Internasional Bupati Tegal

Sabtu, 06 Januari 2018

SMK Pesantren se-Jateng DIY Lakukan Koordinasi

Jepara, Bupati Tegal. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang berada di pesantren se-provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan Koordinasi dan Sarasehan bertempat di pesantren Balekambang desa Gemiring Lor kecamatan Nalumsari, Ahad (7/4). 

Prakata panitia, Miftahudin mengatakan kegiatan merupakan bentuk penguatan budaya pesantren. Menurutnya, budaya pesantren harus mewarnai SMK yang berbasis pesantren. 

SMK Pesantren se-Jateng DIY Lakukan Koordinasi (Sumber Gambar : Nu Online)
SMK Pesantren se-Jateng DIY Lakukan Koordinasi (Sumber Gambar : Nu Online)

SMK Pesantren se-Jateng DIY Lakukan Koordinasi

“Kegiatan juga untuk mengembangkan ekonomi pesantren yang bekerjasama dengan IKIP Veteran Semarang. Hal itu sejalan dengan maksud IKIP untuk sedekah ilmu di SMK Pesantren yang ada di Jateng dan DIY,” katanya. 

Bupati Tegal

Lewat pertemuan itu, sambung Miftah pihaknya juga menjalin kerjasama dengan 3 Perguruan Tinggi (PT) Universitas Negeri Semarang (Unnes), Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) dan Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Veteran Semarang. 

Bupati Tegal

“Tujuannya untuk pengembangan SMK Pesantren. Harapannya SMK Pesantren maju dan berkembang bersama-sama,” imbuhnya saat ditemui disela-sela kegiatan. 

Ia menambahkan pertemuan yang dilakukan pihaknya bersama 15 SMK Pesantren bulan kemarin harapannya menjembatani kebutuhan lembaga terkait. Ke depan SMK Pesantren semakin terlihat kontribusinya kepada bangsa. Sehingga siapa pun yang menjadi pemimpin tidak lupa dengan eksistensi SMK Pesantren. 

H Ahmad Marzuqi, Bupati Jepara sekaligus mewakili pengasuh pondok dalam sambutannya mengungkapkan melalui koordinasi tersebut ia meminta semua elemen dari tingkat daerah, provinsi hingga pusat memperhatikan keberadaan SMK Pesantren agar ke depan semakin maju dan berkembang. 

Rektor IKIP Veteran Semarang, H Bambang Triono yang berkesempatan hadir memaparkan pendidikan ke depan harus berbasis produksi. Hal itu seuai yang dilaksanakan di kampusnya mahasiswa dan alumni harus menjadi pengusaha. SMK sebagai lembaga pendidikan kejuruan terangnya juga bisa melakukan hal tersebut. 

Sementara itu, Rektor Unwahas yang diwakili H Mahmutarom mengemukakan SMK Pesantren mempunyai visi membangun insan berkarakter akhlakul karimah. Hal itu menurutnya sejalan dengan konsep pendidikan manusia seutuhnya. Rektor Unnes, Sudijono Sastroatmodjo menyatakan pesantren merupakan gudangnya pendidikan. Menurutnya, budaya pesantren lanjutnya merupakan identitas pondok. 

Hadir dalam kesempatan itu, Anang Tjahjono, direktur pembinaan Sekolah Menengah Keujuruan (SMK) dan M Mustaghfirin Amin, sekretaris direktorat Jenderal pendidikan menengah Kemendikbud. 

Redaktur    : Mukafi Niam

Kontributor: Syaiful Mustaqim

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Kajian Islam Bupati Tegal

Jumat, 29 Desember 2017

TV Anti Imperialisme Diluncurkan

Venezuela, Bupati Tegal
Presiden Venezuela Hugo Chavez meresmikan stasiun televisi baru Amerika Latin hari Minggu untuk memerangi apa yang disebut pemerintahnya sebagai "imperialisme kebudayaan" dari media AS dan Eropa.
   
Telesur (Telesouth), stasiun televisi berbahasa Spanyol yang  didirikan pemerintah Venezuela, Argentina, Kuba dan Uruguay, mulai menyiarkan komentar dari para pejabat stasiun televisi itu dan  badan penasehat yang terdiri atas para intelektual sayap kiri dan selebriti internasional.
   
"Kami meluncurkan Telesur untuk mematahkan rejim komunikasi ini dan menyampaikan satu visi, satu suara yang sampai kini masih diam. Telesur adalah satu prakarsa untuk menandingi imperialisme kebudayaan," kata Andres Izarra, Direktur utama Telesur dan menteri komunikasi Venezuela.
    
Tujuan usaha yang dibiayai Venezuela itu adalah untuk memberikan satu perspektif Amerika Latin, mempromosi kebudayaan yang beragam dan melawan apa yang disebut para penciptanya sebagai "hegomoni" jaringan internasional dan komersial lokal dalam liputan mereka tentang kawasan itu.
    
Chavez, pemimpin nasionalis berhaluan kiri yang sering menuduh Presiden AS George W. Bush melakukan persekongkolan untuk menggulingkannya, menyebut peluncuran itu sebagai "keberhasilan" dan mengatakan Telesur penting bagi visinya tentang integrasi Amerika Latin dan Karibia.
    
Ia mengatakan saluran itu dapat menarik para pamirsa dari seluruh kawasan dan bahkan Bush "terpaku menonton Telesur. Hubungan dengan AS, pembeli utama minyak Venezuela, memburuk sejak Chavez memerintah tahun 1998 dan memperkokoh hubungan dengan Kuba yang komunis. AS mengimpor 15 persen minyaknya dari Venezuela, pengekspor minyak mentah terbesar kelima di dunia.
    
Chavez mengatakan jaringan televisi itu merupakan pukulan terhadap usaha sejumlah anggota parlemen AS yang berusaha melakukan apa yang idisebut sebagai "perang elektronik."
    
Pekan lalu, DPR AS menyetujui rancangan undang-undang dengan satu amandemen yang memberikan wewenang penyiaran ke Venezuela untuk menghadapi apa yang disebut Washington sebagai retorika anti-Amerika dan anti-kebebasan" ujar Chavez.
   
"AS mengancam kami dengan siaran untuk menetralkan Telesur. Kami telah memperoleh tujuan pertama," kata Chavez dalam percakapan telepon dengan televisi itu sewaktu acara peresmiannya.
   
Chavez juga membela Telesur dalam menghadapi para pengamat yang mengatakan jaringan itu akan menjadi alat propaganda bagi pemerintah "revolusioner’nya  dan bagi sekutu Karibianya, Presiden Kuba Fidel Castro.
   
"Saya yakin Telesur akan mampu mempertahankan independensinya.Telesur tidak akan tergantung pada pemerintah manapun, ia bebas melayari perairan kebenaran dan membantu pembangunan sebuah dunia baru," kata Chavez.
   
Saluran yang berpusat di Caracas itu akan menyiarkan berita melalui satelit dari biro-biro di Buenos Aires (Argentina), Brasilia (Brazil), Montevideo (Uruguay), La Paz (Bolivia), Bogota (Colombia), Caracas (Venezuela), Havana (Kuba), Kota Meksiko (Meksiko) dan Washington.(reuters/atr/cih)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Kajian, Kajian Islam, PonPes Bupati Tegal

TV Anti Imperialisme Diluncurkan (Sumber Gambar : Nu Online)
TV Anti Imperialisme Diluncurkan (Sumber Gambar : Nu Online)

TV Anti Imperialisme Diluncurkan

Selasa, 26 Desember 2017

LTMNU Kudus Siap Berdayakan Masjid

Kudus, Bupati Tegal. Lembaga Ta’mir Masjid Nadlatul Ulama (LTMNU) se-Kabupaten Kudus menyatakan siap mengembangkan fungsi masjid. Kemakmuran masjid diperjuangkan akan meluas kepada kemakmuran masyarakat di sekelilingnya.

LTMNU Kudus Siap Berdayakan Masjid (Sumber Gambar : Nu Online)
LTMNU Kudus Siap Berdayakan Masjid (Sumber Gambar : Nu Online)

LTMNU Kudus Siap Berdayakan Masjid

Komitmen ini muncul dalam rapat pimpinan daerah (Rapimda) LTMNU yang digelar Pengurus Cabang NU (PCNU), Sabtu (9/3), di aula PCNU setempat, Kudus, Jawa Tengah. Forum ini dikikuti sedikitnya 300 peserta dari unsur pengurus NU tingkat cabang, majelis wakil cabang, dan ranting.

Secara resmi acara bertema ”Wujudkan Masjid Sebagai Pusat Pemberdayaan Umat ini dibuka Kepala kementerian Agama Kebupaten Kudus H Hambali. Hadir pula dalam kesempatan ini, Rais Syuriyah PBNU KH Masdar Farid Mas’udi, Ketua Pengurus Pusat LTMNU H Abdul Manan A Ghani, dan Ketua PCNU Kabupaten Kudus H Chusnan.

Bupati Tegal

Kiai Masdar mengajak seluruh peserta untuk serius mengelola masjid. Menurut dia, gerakan melalui masjid termasuk langkah strategis tak hanya untuk menguatkan NU sebagai organisasi, tapi juga memberi manfaat bagi jamaahnya.

”Kami dari PBNU datang ke daerah-daerah, mengetuk kesadaran terdalam untuk mengingatkan aset Nahdlatul Ulama yang sangat mahal harganya namun kurang diperhatikan,” ujarnya.

Bupati Tegal

Kiai alumni Pesantren Krapyak ini juga menjelaskan, guna menyongsong peringatan satu abad mendatang, NU harus mulai bergerak dari sekarang. Dan salah satu sarana yang paling bisa diandalkan adalah melalui tempat ibadah, yakni masjid.

Kegiatan LTMNU kali ini bekerja sama dengan larutan penyegar cap Badak produksi PT Sinde Budi Sentosa.

Penulis: Mahbib Khoiron

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Hadits, Kajian Islam Bupati Tegal

Minggu, 24 Desember 2017

Jangan Lupakan Palestina

Berbagai isu besar menyangkut dunia muslim seperti manuver kelompok radikal ISIS, gesekan Sunni-Syiah dan belakangan propaganda LGBT jangan sampai melupakan persoalan besar yang sampai saat ini belum terselesaikan, yakni Palestina dan Al Quds. Kekerasan terhadap warga Palestina dan pembatasan akses beribadah yang dilakukan Israel terhadap warga Palestina di Al-Quds Al-Syarif nyaris luput dari perhatian dunia.

Karena itu pelaksanaan KTT Luar Biasa Organisasi Konferensi Islam (OKI) 7 Maret 2016 di Jakarta mendatang diharapkan akan memperkuat dukungan OKI terhadap penyelesaian Palestina dan Al Quds Al Syarif sebagai isu prioritas dunia Islam. Atas permintaan Palestina, Pemerintah RI telah menyampaikan kesiapan untuk menjadi tuan rumah KTT Luar Biasa OKI tentang Palestina dan Al-Quds Al-Sharif.

?

Jangan Lupakan Palestina (Sumber Gambar : Nu Online)
Jangan Lupakan Palestina (Sumber Gambar : Nu Online)

Jangan Lupakan Palestina

Persoalan Al-Quds Al-Syarif merupakan salah satu isu utama yang menjadi perhatian khusus OKI. Komite Al-Quds OKI yang didirikan pada tahun 1975 diberikan mandat untuk mengimplementasikan seluruh resolusi berkenaan dengan konflik Arab-Israel, khususnya terkait dengan Al-Quds. Komite ini diketuai oleh Raja Maroko dan terdiri dari 16 negara anggota, termasuk Indonesia.

Bupati Tegal

KTT Luar Biasa OKI ke-5 ini merupakan KTT pertama yang mengangkat secara khusus isu Palestina dan Al-Quds Al-Syarif. KTT akan dihadiri oleh 55 negara anggota OKI dan 4 negara pengamat (observer) OKI. ?

Selain akan menghasilkan sebuah resolusi yang memuat pernyataan politik negara anggota OKI, KTT juga akan mencanangkan Jakarta Declaration yang memuat sejumlah rencana aksi penyelesaian isu Palestina dan Al-Quds Al-Syarif. Kedua dokumen penting tersebut disiapkan oleh Indonesia selaku negara tuan rumah dan Palestina.

Bupati Tegal

Pemerintah RI telah secara konsisten berada pada garda terdepan dalam mendukung perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina.? Selain merupakan elemen penting dalam pelaksanaan politik luar negeri Indonesia, dukungan tersebut merupakan bagian yang tak terpisahkan dari amanat UUD 1945 yang menempatkan kemerdekaan sebagai hak segala bangsa dan agar Indonesia ikut melaksanakan ketertiban dunia.

Penyelenggaraan KTT Luar Biasa OKI tahun ini merupakan bukti komitmen Pemerintah RI untuk mewujudkan perdamaian dunia. Pelaksanaan KTT juga merupakan tindak lanjut dari momentum yang diciptakan oleh Pemerintah RI sepanjang tahun 2015 dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina, yaitu Deklarasi Palestina yang dihasilkan pada Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia-Afrika, April 2015, dan penyelenggaraan Konferensi Internasional tentang Jerusalem Timur, Desember 2015.

Indonesia telah memberikan dukungan bagi berdirinya Negara Palestina yang merdeka dan berdaulat dengan Yerusalem sebagai ibu kotanya. Realisasi dari dukungan tersebut diwujudkan dalam bentuk dukungan diplomatik, yaitu pengakuan terhadap keputusan Dewan Nasional Palestina (Palestinian National Council) untuk memproklamasikan Negara Palestina pada tanggal 15 November 1988.

Dukungan kemudian dilanjutkan dengan pembukaan hubungan diplomatik antara Pemerintah RI dan Palestina pada tanggal 19 Oktober 1989. Di samping itu, Indonesia adalah anggota Committee on Al-Quds (Yerusalem) yang dibentuk pada tahun 1975. Indonesia juga mendorong OKI untuk tetap mendukung penyelesaian politik konflik Palestina secara adil.

Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia harus memainkan peranan yang aktif dalam menciptakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi? dan keadilan sosial sesuai dengan amanat Konstitusi. Melalui KTT itu diharapkan menghasilkan dukungan OKI dan dunia internasional terhadap penyelesaian masalah Palestina. ?

Pada 9 Februari 2016 lalu, pertemuan segitiga Indonesia, Palestina dan Setjen OKI telah dilakukan. Pada 6 Maret 2016 akan diselenggarakan pertemuan tingkat pejabat tinggi (SOM) yang dilanjutkan dengan pertemuan tingkat tinggi menteri luar negeri. Sedangkan konferensi dilaksanakan 7 Maret 2016.? Upaya itu merupakan bagian upaya mengingatkan kembali negoisasi mengenai Al Quds yang sudah terhenti sejak Mei 2015.

Pada mulanya KTT itu diselenggarakan di Maroko, namun Maroko menyatakan ketidaksiapan. Kemudian Indonesia diminta menjadi tuan rumah mengganti Maroko.? Kesiapan Indonesia menyelenggarakan KTT Luar Biasa OKI di satu sisi juga? menunjukkan Indonesia konsisten mendukung Palestina.

Indonesia telah sukses menyelenggarakan KTT Asia Afrika pada tahun 2015 lalu. Tentu penyelenggaraan KTT Luar Biasa OKI ini akan menjadi peluang untuk membuktikan peran Indonesia. Semua elemen pemerintah daerah terutama DKI Jakarta, jajaran pemerintah pusat, serta masyarakat dapat mendukung KTT OKI.

Sebagai tuan rumah yang baik, Indonesia harus memberikan pelayanan yang baik. Salah satu kontribusi yang dapat diberikan adalah ikut serta menjadi bagian dari upaya menunjukkan pada dunia bahwa Indonesia adalah negara yang aman, warganya ramah sehingga menarik untuk dikunjungi. Selamat sukses KTT Luar Biasa OKI 2016. (*)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Kajian Islam Bupati Tegal

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Bupati Tegal - Kabupaten tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Bupati Tegal - Kabupaten tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Bupati Tegal - Kabupaten tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock