Tampilkan postingan dengan label Kiai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kiai. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Februari 2018

Ribuan Warga Iringi Kirab Merah Putih

Kudus, Bupati Tegal. Ribuan masyarakat Kecamatan Undaan mengiringi kirab merah putih yang diadakan Kanzus Sholawat Angudi Barokahe Gusti (ABG) cabang Kudus Ahad (24/2) sore.

Ribuan Warga Iringi Kirab Merah Putih (Sumber Gambar : Nu Online)
Ribuan Warga Iringi Kirab Merah Putih (Sumber Gambar : Nu Online)

Ribuan Warga Iringi Kirab Merah Putih

Mereka yang terdiri dari siswa berbagai sekolah, organisasi masyarakat, dan komunitas lintas agama itu mengiringi kirab dengan menempuh perjalanan 2,5 kilometer mulai dari Balai Desa Undaan Tengah.

Kirab kebangsaan dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini berlangsung meriah. Ragam kebudayaan ditampilkan seperti pakaian adat nusantara, seni terbang papat, Barongan, reog ponorogo, barongsai dan marching band ? dari Madrasah Aliyah (MA) NU Nahdlatul Muslimin Undaan dan ? Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang.

Bupati Tegal

Ketua Panitia Ali Makhrus mengatakan nilai kebangsaan dan nasionalisme menjadi tema utama pelaksanaan peringatan maulid Nabi Muhammad oleh kanzus Sholawat. Tujuannya untuk menanamkan kembali nilai-nilai nasionalisme di kalangan anak bangsa yang akhir-akhir ini semakin luntur.?

Bupati Tegal

"Melalui kirab kebangsaan ini dimaksudkan nilai-nilai dan semangat nasionalisme anak bangsa bisa tertanam kembali," ujarnya..

Ia mengatakan, Nabi ? Muhammad SAW ? diturunkan sebagai rahmatal lil alamin (rahmat bagi semesta alam). Makanya dalam kirab kita menampilkan ragam budaya dari berbagai agama, suku dan etnis.

"Dari agama,suku maupun etnis apapun kita libatkan selama masih dalam bingkai NKRI. Makanya semboyan kegiatan ini adalah NKRI harga mati, bukan basa-basi, tegas Machrus..

Kirab kebangsaan ini, tambahnya, merupakan salah satu rangkaian ? peringatan maulid Nabi Muhammad SAW yang diadakan Kanzus sholawat Cabang Kudus ini ? sejak 20 - 27 Februari. Kegiatan lainnya, ? Bazar maulid (20-27/2), Pentas seni Budaya (20-25/2),dan pentas malam pasihan bersama musik gambus Macica Solo (26/2).

"Puncak acaranya malam Kamis (27/2) berupa pengajian umum yang akan dihadiri Habib Luthfi bin Ali bin Yahya dari Pekalongan,"terangnya.

Kegiatan Maulid Nabi ? Kanzus Sholawat Kudus di Desa Undaan Lor ini selalu menjadi perhatian dan hiburan ? warga masyarakat kudus dan daerah lainnya. Salah seorang warga Undaan Lor Farhan mengaku terhibur dengan adanya rangkaian kegiatan maulid di kanzuz Sholawat ini.

"Setiap tahun acara semacam ini sudah rutin dan selalu dinanti masyarakat. Selain menghibur masyarakat terhibur juga ada tuntunannya terutama saat pengajian bersama ulama, kiai dan habaib," ujarnya.

Redaktur ? ? : A. Khoirul Anam

Kontributor : Qomarul Adib

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Kiai, Kajian Sunnah Bupati Tegal

Jumat, 09 Februari 2018

Perilaku Islami Tak Ditentukan Gamis dan Jenggot

Sidoarjo, Bupati Tegal 

Dewasa ini, banyak sekali kelompok tertentu yang berpakaian dan berpenampilan sangat islami. Padahal mereka gemar menampakkan permusuhan dengan kelompok yang lain. Mereka gemar memicu keresahan.

“Karena itu, jangan mudah terkecoh dengan penampilan fisik,” ujar Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj ketika menyampaikan pengarahan dalam acara pembukaan Konferensi Wilayah (Konferwil) NU Jawa Timur di Pesantren Bumi Shalawat Kompleks SMP Progresif, Lebo Sudoarjo, Jumat (31/5) malam lalu. 

Perilaku Islami Tak Ditentukan Gamis dan Jenggot (Sumber Gambar : Nu Online)
Perilaku Islami Tak Ditentukan Gamis dan Jenggot (Sumber Gambar : Nu Online)

Perilaku Islami Tak Ditentukan Gamis dan Jenggot

Kang Said menambahkan, salah satu dari perilaku dan penampilan yang kelihatannya islami tersebut adalah tampilnya kelompok yang selalu menggunakan gamis dengan jenggot lebat. Padahal prilakunya belum tentu sesuai dengan Islam yang rahmatal lil ’alamin.

Bupati Tegal

Dikatakannya, dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam ibadah, perbedaan antara yang benar dan yang salah sangat tipis, sehingga perlu hati-hati dalam  menyikapinya. 

Bupati Tegal

Dalam kesempatan itu Kang Said kembali menyerukan untuk kembali ke pesantren, yakni kembali kepada nilai-nilai yang diajarkan oleh para aulia.

Menurutnya, kembali ke pesantren sebagai rujukan dari nilai-nilai justru sangat penting di tengah globalisasi yang tidak menentu. Kembali ke pesantren, katanya, berarti kembali kepada kebudayaan nusantara.

“Pesantren adalah merupakan budaya asli nusantara yang mengembangkan nilai kenusantaraan dengan bimbingan nilai-nilai keislaman,” ujarnya di acara yang dihadiri Mahfudz MD, Ali Masykur Musa, Soekarwo, Saifullah Yusuf serta sejumlah pimpinan dan daerah dan partai politik Jawa Timur.

Redaktur    : A. Khoirul Anam

Kontributor: Aryudi A. Razak

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Kiai Bupati Tegal

Selasa, 06 Februari 2018

30 April Batas Akhir PWNU dan PCNU Gelar Konferensi

Jakarta, Bupati Tegal. Pengurus Harian PBNU menyampaikan maklumat bagi PWNU dan PCNU se-Indonesia perihal ketentuan muktamar. Rapat Harian Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU di Jakarta, Senin (9/3) sore, memberikan kesempatan bagi PWNU dan PCNU yang sudah jatuh tempo untuk melakukan konferensi paling lambat 30 April 2015 mendatang.

30 April Batas Akhir PWNU dan PCNU Gelar Konferensi (Sumber Gambar : Nu Online)
30 April Batas Akhir PWNU dan PCNU Gelar Konferensi (Sumber Gambar : Nu Online)

30 April Batas Akhir PWNU dan PCNU Gelar Konferensi

PBNU menjatuhkan sanksi bagi mereka yang telat mengadakan konferensi. Selain harus melakukan segera konferensi, mereka juga tidak memiliki hak pada Muktamar Ke-33 NU di Jombang.

Sejumlah peserta Rapat Harian mengusulkan agar mereka yang melewati batas yang ditentukan PBNU ditolak pada forum muktamar NU mendatang. Tetapi Wasekjen PBNU H Abdul Mun’im DZ tidak sepakat.

Bupati Tegal

Mereka yang melewati batas akhir, perlu diakomodasi hanya sebagai peninjau, bukan sebagai peserta muktamar. Artinya, mereka tidak memiliki hak-hak sebagai peserta penuh, ujar Munim.

Bupati Tegal

“Kalau konferensi wilayah dan cabang tidak segera dilaksanakan, maka PWNU dan PCNU yang bersangkutan tidak memiliki hak penuh dalam muktamar termasuk salah satunya hak suara,” kata Sekjen PBNU H Marsudi Syuhud.

Ketentuan ini disepakati oleh pengurus harian Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU beserta panitia Muktamar Ke-33 NU. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Syariah, Kiai, Sejarah Bupati Tegal

Senin, 05 Februari 2018

Belajar Al-Qur’an di atas Becak

Solo, Bupati Tegal. Pada bulan Ramadhan, semua ibadah akan dilipat gandakan. Nah belasan tukang becak di Solo ini tidak mau kerlena dengan profesi mereka.

Mereka yang tergabung dalam paguyuban dalam Paguyuban Tukang Becak Solo Grand Mall itu berkumpul sambil menunggu penumpang terlihat antusias menyimak penjelasan dari sesama kawannya.

Belajar Al-Qur’an di atas Becak (Sumber Gambar : Nu Online)
Belajar Al-Qur’an di atas Becak (Sumber Gambar : Nu Online)

Belajar Al-Qur’an di atas Becak

Momentum Ramadan tahun ini dimanfaatkan para tukang becak ini untuk belajar bersama membaca Al-Qur’an. Kegiatan itu digelar untuk mengisi waktu senggang saat menjalani puasa di bulan Ramadan.

Bupati Tegal

Ukur Sukar (71) salah seorang tukang becak mengaku jika dirinya memang tidak bisa membaca Al-Qur’an. Namun, ia sering mendengarkan bacaan Al-Qur’an melalui pengajian di masjid.

“Saya tidak bisa membaca Al-Qur’an sejak dulu, ya dengan adanya kegiatan ngaji bersama ini saya menjadi sedikit mengerti cara membacanya dan memahami arti dari Al-Qur’an tersebut,” ujarnya kepada wartawan seusai membaca Al-Qur’an.

Bupati Tegal

Menurut Ukur, kegiatan ini sangat berarti daripada ia bersama teman-temannya jenuh menunggu penumpang dan hanya dihabiskan waktu dengan tidur saja. Saling belajar membaca Al-Qur’an menurutnya lebih positif dan mendatangkan pahala.

Sementara itu, tukang becak lain yang bertindak sebagai guru pengajar Al-Qur’an, Imam Suyatno (49) mengatakan senang bisa mengajari teman-temannya agar bisa menjalankan syariat Islam dengan baik. Karena selain ibadah salat membaca Al-Qur’an saat bulan Ramadan pahalanya besar sekali.

Ia berharap kegiatan mengaji ini tidak hanya dilakukan saat bulan puasa saja, tapi di bulan-bulan selanjutnya bisa terus berjalan.

"Saya juga ingin mengajarkan salat pada teman-teman yang lain, saya liat mereka salatnya masih banyak yang bolong-bolong bahkan ada yang tidak bisa doanya,” jelasnya.

Redaktur    : A. Khoirul Anam

Kontributor: Ahmad Rosyidi

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Daerah, Pemurnian Aqidah, Kiai Bupati Tegal

Kamis, 25 Januari 2018

RMI Jateng Ajak Santri Sadar Investasi

Surakarta, Bupati Tegal

Rabithah Maahid Islamiyah NU (RMI-NU) Jawa Tengah menggelar Silaturahim Daerah (Silatda) “Gerakan Ayo Mondok” di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta, 17-19 Oktober 2017. Dalam rangkaian Silatda turut dihelat Seminar Pasar Modal Syariah dengan tema Santri Sadar Investasi, Rabu (18/10).



Seminar tersebut diikuti sekitar 200 santri, dengan menghadirkan pembicara Supervisor Sharia Capital Market Development Indonesia Stock Exchange, 
Derry Yustria; dan perwakilan Panin Sekuritas Solo H Subiyanto. 

RMI Jateng Ajak Santri Sadar Investasi (Sumber Gambar : Nu Online)
RMI Jateng Ajak Santri Sadar Investasi (Sumber Gambar : Nu Online)

RMI Jateng Ajak Santri Sadar Investasi

Pada sesi pertama, para santri diajak untuk mengenal pasar modal syariah, khususnya ajakan untuk berinvestasi di saham syariah. Derry menjelaskan bahwa saham adalah tanda bukti kepemilikan terhadap suatu perusahaan.

"Dengan berinvestasi di saham syariah, seorang investor akan mendapatkan capital gain dan deviden," kata Derry.

Perusahaan yang menawarkan saham di Bursa Efek Indonesia dan sahamnya termasuk sebagai saham syariah sebenarnya ada di sekitar kita.

Bupati Tegal

"Selama ini kita hanya bertindak sebagai konsumen, tetapi belum banyak menyadari bahwa keuntungan dari hasil penjualan produk-produk perusahaan yang sahamnya ditawarkan di Bursa Efek Indonesia juga akan dinikmati oleh investor dalam bentuk deviden dan kenaikan harga saham perusahaan tersebut," lanjutnya.

Selain itu, para santri dikenalkan dengan istilah IHSG yaitu Indeks Harga Saham Gabungan serta makna dari naik turunnya nilai IHSG yang selama ini sering kita ketahui melalui media-media nasional baik cetak maupun eletronik. 

Para santri juga diajak untuk mengenal istilah inflasi. Pentingnya kesadaran untuk berinvestasi di pasar modal syariah bagi para santri adalah bahwa dengan berinvestasi nilai uang pada saat ini lama-lama akan tergerus oleh waktu akibat inflasi. Oleh sebab itu penting bagi para santri untuk melindungi nilai uang saat ini dengan berinvestasi agar nilai uang pada saat ini tidak tergerus oleh inflasi di masa depan dengan ikut mensukseskan Gerakan Yuk Nabung Saham Syariah.

Bupati Tegal

Pada akhir tahun 2016, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) mencatatkan kinerja yang lebih tinggi dibandingkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara Year to Date dimana ISSI mencatatkan kenaikan 18,6% sementara IHSG mencatatkan kenaikan sebesar 15,3%.

Hal tersebut menandakan, kinerja saham-saham syariah lebih tinggi dibanding keseluruhan kinerja saham yang ada di Bursa Efek Indonesia. Oleh sebab itu, partisipasi santri dalam mengembangkan pasar modal syariah menjadi elemen yang penting dalam upaya memajukan keuangan syariah di Indonesia. Per Okober 2017 menurut materi presentasi yang disampaikan, tercatat sudah ada 345 saham syariah yang ditawarkan oleh Bursa Efek Indonesia sebagai pilihan instrumen investasi.

Sementara itu, H Subiyanto memaparkan bertransaksi di pasar modal melalui aplikasi POST Syariah (PaninSekuritas Online Stock Trading Syariah). Panin Sekuritas Online Stock Trading Syariah atau POST Syariah adalah sistem perdagangan saham melalui internet (online stock trading), saham-saham yang bisa ditransaksikan adalah saham-saham yang sesuai dengan prinsip syariah sebagaimana yang diatur dalam Fatwa Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (“DSN-MUI”) dan peraturan OJK mengenai pasar modal syariah.





POST Syariah telah memperoleh Sertifikasi dari Dewan Syariah Nasional berdasarkan Surat Keputusan Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia No. 007.18.02/DSN-MUI/XI/2012 tanggal 12 November 2012 tentang Kesesuaian Syariah atas Sistem POST Syariah untuk PT Panin Sekuritas Tbk. Dengan demikian POST Syariah dapat digunakan untuk melakukan transaksi saham secara syariah. Saham-saham yang tidak termasuk dalam saham syariah tidak dapat ditransaksikan. Di akhir sesi, lima peserta seminar mendapatkan hadiah berupa pembukaan akun dari Panin Sekuritas.  (Muhammad Alan Nur/Kendi Setiawan). Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Pendidikan, Internasional, Kiai Bupati Tegal

Selasa, 09 Januari 2018

Siswa MI Nahdlatul Ulama Sumberrejo Belajar ke PMI

Bojonegoro, Bupati Tegal. Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro, Rabu (25/9) siang, tampak riuh oleh suara anak-anak usia 8-9 tahun. Pasalnya, rombongan murid Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama Sumberejo, Bojonegoro, sedang berkunjung ke markas para relawan yang berada di jalan Trunojoyo no 5 Bojonegoro, Jawa Timur itu.

Siswa MI Nahdlatul Ulama Sumberrejo Belajar ke PMI (Sumber Gambar : Nu Online)
Siswa MI Nahdlatul Ulama Sumberrejo Belajar ke PMI (Sumber Gambar : Nu Online)

Siswa MI Nahdlatul Ulama Sumberrejo Belajar ke PMI

Kunjungan dimaksudkan sebagai pengenalan sejak dini para siswa tentang pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan didampingi dewan guru, mereka mengelilingi kompleks PMI Bojonegoro, mulai dari ruang resepsionis, ruang donor darah, mushola, sampai aula markas.

Di aula markas, rombongan pelajar yang berjumlah tak kurang dari 30 anak tersebut menonton pemutaran film tentang relawan. Salah satu staf PMI, Muhani, mengatakan, pengenalan makna relawan kepada anak usia dini sangat diperlukan. Menurut dia, merekalah cikal bakal relawan-relawan masa depan Bojonegoro.�

Bupati Tegal

“Siapapun yang tergerak hatinya untuk membantu kesulitan yang dialami oleh orang lain sebenarnya dia sudah menjadi relawan,” ujar Kak Hani, pangilan populer Staf PMI yang sudah puluhan tahun menjadi Relawan di PMI.

Murid-murid yang siang itu mengenakan seragam batik LP Ma’arif tampak antusias mengikuti pembelajaran luar kelas yang diadakan pihak sekolah. “Ternyata kakak-kakak yang ada di PMI bisa disebut sebagai pejuang kemanusiaan ya!” tutur Faricha, siswa paling bersemangat, ketika mengunjungi ruang donor darah.

Bupati Tegal

Di sela-sela kunjungan, sebuah cendera mata diberikan pihak MINU kepada para staf PMI yang dinilai sudah mengabdikan sebagian hidupnya untuk orang lain. ”Ini merupakan pengikat dari kami bahwa kami juga bangga memiliki para relawan dan anak-anak calon relawan masa depan bangsa yang mendapatkan info langsung dari sumbernya,” pungkas guru pendamping, Ahsanul Amilin.

Rangkaian kunjungan studi karya MINU Sumberrejo ini diawali dari kantor Pos Indonesia, PMI, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), dan diakhri di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Bojonegoro (DPRD). (Uzlifatul Jannah/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Kajian, Ulama, Kiai Bupati Tegal

Senin, 08 Januari 2018

Gelar Aksi, PMII Dukung Pembongkaran Kasus Korupsi

Blitar, Bupati Tegal. Sejumlah kader muda NU yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Blitar, Jum’at (1/3) menggelar aksi di jantung kota Blitar. Mereka menyatakan mendukung upaya pengungkapan berbagai kasus korupsi besar di Indonesia. 

Gelar Aksi, PMII Dukung Pembongkaran Kasus Korupsi (Sumber Gambar : Nu Online)
Gelar Aksi, PMII Dukung Pembongkaran Kasus Korupsi (Sumber Gambar : Nu Online)

Gelar Aksi, PMII Dukung Pembongkaran Kasus Korupsi

Salah satu dukungan disampaikan untuk Anas Urbaningrum, mantan ketua umum Partai Demokrat yang telah ditetapkan sebagai tersangka, untuk membongkar sejumlah skandal korupsi besar seperti kasus Hambalang, kriminalisasi Antasari Azhar dan bailout Century yang merugikan negara 6,7 T.

“Niat Anas untuk  membongkar kasus yang merugikan bangsa dan negara patut mendapat dukungan dari semua pihak,” kata Mahathir Muhammad, salah seorang mahasiswa dalam orasinya.

Bupati Tegal

Mahathir juga menyatakan PC PMII Blitar akan mengajak elemen lain dan masyarakat untuk mendukung Anas dalam konteks membongkar kasus korupsi dan terus memantaunya.

Aksi ini sempat panas ketika polisi melarang mahasiswa membakar ban sebagai simbol kekecewaan terhadap rezimSBY. Perdebatan antara Mahathir dan polisi pun terjadi. Mahasiswa berhasil membakar ban, namun saling dorong antara mahasiswa dan polisi tidak dapat dihindari. Aksi PC PMII Blitar ini ditutup dengan doa dan mahasiswa kembali dengan tertib.

Bupati Tegal

Redaktur    : A. Khoirul Anam

Kontributor: Imam Kusnin

Dari Nu Online: nu.or.id

Bupati Tegal Kiai Bupati Tegal

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Bupati Tegal - Kabupaten tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Bupati Tegal - Kabupaten tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Bupati Tegal - Kabupaten tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock